Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 September 2017 11:39
Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Korupsi Jembatan Pandamaran II Ditunda

Rabu, 20 September 2017 11:23
Aniaya Istri Disaksikan Anak, Warga Kubu, Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 20 September 2017 11:20
Surati Bupati, DPRD Desak Kinerja Disdik Dievaluasi

Rabu, 20 September 2017 10:41
Polisi Selamatkan Maling dari Maut Akibat Amukan Massa di Duri

Rabu, 20 September 2017 10:36
Lusa Malam, Grand Final Bujang Dara Riau 2017

Rabu, 20 September 2017 10:03
Kawal Stabilitas Ekonomi, Bank Indonesia Lakukan 8 Tema Strategis di 2017-2019

Rabu, 20 September 2017 08:51
DPW PAN Riau Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI Dapat Doorprize

Rabu, 20 September 2017 08:46
Capai Rp1 Triliun, Gubri Sebut Devisit Anggaran Hal Biasa

Rabu, 20 September 2017 02:52
Beberapa Hari Tak Keluar Kamar Ayah Artis Momo Geisha Ditemukan Meninggal Dunia di Rengat

Selasa, 19 September 2017 21:50
Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 21 April 2017 20:53
Disorot Soal Pembebasan Lahan Depan SMA Pintar,
Wabup Halim Tak Persoalkan Lahannya Tak Diganti Rugi


Wabup Kuansing sempat disorot orang terkait ganti rugi lahannya di depan SMA Pintar. Ia menegaskan, tak akan mempersoalkan bila Pemkab tak memberi ganti rugi sama sekali.

Wabup Halim: Tak Digantipun Tidak Apa Apa, Nanti Kalau Saya Bangun Jangan Dipermasalahkan. Riauterkini-TELUK KUANTAN- Wakil Bupati Kuansing, H Halim menegaskan terkait rencana pembebasan lahan miliknya yang berada di depan SMA Pintar, Teluk Kuantan itu tidak perlu diribut ributkan. Bagi Halim, jika lahan tersebut tidak jadi diganti oleh Pemda Kuansing juga tidak jadi masalah, dan lahan tersebut ke depannya akan dimanfaatkannya untuk pembangunan yang lain seperti ruko dan rumah tinggal.

"Bagi saya tidak diganti gak masalah tapi kalau nanti saya bangun jangan dipermasalakan juga," tutur Halim kepada riauterkinicom, Jumat(21/4/17) sore.

Pasalnya kata Halim, jika lahan yang diperkirakan seluas seperempat hektar yang berada di depan SMA Pintar itu dibangun untuk pembangunan Ruko atau bangunan yang lainya, tentu akan menutupi sekolah tersebut.

"Karena mempertimbangkan itu makanya saya jual," terang Halim.

Wabup Halim juga menegaskan pernyataan mantan Sekda Kuansing, Muharman yang menyurutkan dirinya itu merupakan pernyataan yang salah. Sebab Muharman menyebutkan di salah satu media online, jika dulu pada era Sukarmis menjadi Bupati Kuansing lahan tersebut pernah diminta untuk dilakukan ganti rugi. Namun kata Muharman, pemilik Lahan H Halim waktu itu tidak mau menjual.

"Bukan tidak ada jawaban malahan kami yang menawarkan, katanya mahal. Diurus izin tidak boleh. Jadi diapakan maunya," ujar Halim menampik tudingan Muharman.

Halim menilai terkait pembebasan lahan tersebut tidak ada yang harus ditutup tutupi, semuanya harus ikut mekanisme yang ada. "Zaman terbuka kok. Berapa harga pasar, ya silakan tidak ada istilah mark up. Tak jadi digantipun juga tidak apa apa, toh saya bisa gunakan untuk yang lain kok," tegasnya.

Sementara itu Ketua Komis A DPRD Kuansing, Musliadi menilai, pembebasan lahan tersebut sah sah saja sepanjang tidak melanggar aturan dan dengan pertimbangan yang jelas, "Ya tidak ada masalah," tutut Musliadi. ***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Surati Bupati, DPRD Desak Kinerja Disdik Dievaluasi
- DPW PAN Riau Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI Dapat Doorprize
- Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua
- Sudah Disurati, Sejumlah Anggota DPRD Pekanbaru Belum Kembalikan Mobnas
- Pilgubri 2018, Firdaus Kembikan Berkas ke Partai Demokrat
- Jelang Pilgubri,
Sudah Didukung Golkar, Andi Rachman Tetap 'Lamar' Demokrat

- Dinilai Politis, Tiap Desa Tahun Depan Dapat Rp50 Juta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.49.217
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com