Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 16 Juni 2017 15:08
Dewan Minta Pemprov Riau Bangun Pusat Pengelolaan Limbah

Anggota DPRD Riau sebut hingga kini Pemprov belum memiliki pengelollan limbah yang baik. Komisi D mendorong pemerintah untuk membangunun pengelollan yang diharapkan juga dapat meningkatkan PAD.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi D DPRD Riau mendorong pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk dapat membangun pengolahan limbah dengan baik. Jika limbah dikelola dengan baik, maka akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau.

"Anggaran untuk pembangunan sarana instalasi pengelohan limbah cukup besar. Jika dilihat jangka panjang, maka banyak dampak positif yang dihasilkan," kata Hardianto, Ketua Komisi D kepada wartawan, Jumat (16/06/17).

Selain pembangunan instalasi pengolahan limbah, di situ juga bisa dibangun laboratorium untuk penelitian lingkungan. Sebagai mitra kerja Dinas LHK Riau, ia sudah menyampaikannya dan masih butuh pembahasan lebih lanjut.

Berbagai kendala tentunya bakal ditemui saat melakukan pembangunan yang dimaksud, seperti sulitnya mencari lahan. Namun menurutnya, hal itu bisa diatasi, apalagi lahan milik Pemprov Riau banyak yang tidak digunakan.

"Tidak masalah lokasinya tidak didekat kota, di kabupaten dengan jarak tempuh satu jam juga tidak masalah. Yang penting lahannya tidak beli, kan aset Pemprov banyak. Jadi bisa menghemat anggaran untuk pembelian lahan," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk studi kelayakan dari pembangunan tersebut, bisa dianggarkan dalam APBD Perubahan 2017. Jika tidak memungkinkan, maka bisa dianggarkan di APBD Murni 2018, termasuk Detail Engineering Design (DED) nya.

"Meskipun program ini ada di Dinas LHK, namun untuk pembangunan fisiknya akan dilaksanakan dinas PUPR. Untuk itu kami akan lakukan pertemuan lagi dengan pihak Dinas LHK dan PUPR untuk pembahasan lebih lanjut," tutupnya. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- 213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi
- DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018
- Dikepung Seribuan Pendemo, di DPRD Riau Hanya Dua Wakil Rakyat
- Aksi di DPRD Riau, Massa BEM Se-Riau Sempat Sandera Satu Unit Mobil Tanki BBM
- Dewan Anggap Terlalu Kecil,
2018, Pemprov Riau Anggarkan Ro 50 JUta Per Desa

- Pilkada Inhil 2018, Wardan Jemput Rekomendasi DPP Demokrat ke Jakarta
- Pilgubri 2018, Ketum Golkar Dikabarkan Setujui Duet Andi-Suyatno


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.79.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com