Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 19 Juni 2017 16:37
Legislator Riau Lukman Edy Janjikan RUU Pemilu Tuntas 20 Juli

Pansus RUU Pemilu kembali menunda keputusan terhadap lima isu krusial di RUU itu. Ketua Pansus Lukman Edy mengatakan akan tuntas pada 20 Juli mendatang.

Riauterkini-JAKARTA- Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Pemilu lagi-lagi menunda pengambilan keputusan terhadap lima isu krusial di RUU. Ketua Pansus Lukman Edy yang juga anggota DPR asal Riau berjanji RUU akan tuntas dan diparipurnakan tanggal 20 Juli 2017 mendatang.

"Pansus sepakat paripurna 20 Juli. Dan tanggal 10 Juli pengambilan keputusan tingkat satu," kata Lukman Edy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/17).

Calon Gubernur Riau 2018 mendatang tersebut mengatakan, Pansus akan terus berupaya mengambil jalan musyawarah mufakat untuk lima isu tersebut, bukan dengan voting. Wakil Ketua Komisi II DPR itu yakin musyawarah mufakat bisa dicapai.

"Kami akan menempuh jalur musyawarah mufakat sampai titik darah penghabisan," ungkap politisi PKB tersebut.

Seperti diketahui, terdapat lima isu krusial yang belum juga diputuskan Pansus RUU Pemilu. Lima isu itu adalah sistem pemilu, sistem penghitungan suara, alokasi kursi per dapil, ambang batas parlemen dan ambang batas pencalonan presiden.

Untuk alokasi kursi per dapil, Riau sendiri mendapat tambahan dua kursi pada pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang. Dimana saat ini jumlah kursi anggota DPR asal Riau adalah 11 anggota DPR, dan nantinya akan menjadi 13 anggota DPR tahun 2019.***(jor)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya

- Pilgubri 2018, Demokrat Buka Layanan SMS Masyarakat Pilih Nama Balon
- Bakal Berduet Dengan Andi Rachman,
Baleho Suyatno Mulai Terlihat di Simpang Tiga Pekanbaru

- 16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi
- Pendataran Ditutup, KPU Beri Waktu 1x24 Parpol Lengkapi Berkas
- Daftarkan Partai ke KPU, Pengurus PAN Rohul Kompak Pakai Tanjak Biru
- ‎DPC Partai Demokrat Mendaftar ke KPU 1 Jam Sebelum Injury Time


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.211.135
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com