Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 April 2018 13:26
Cawagubri Edy Nasution Memperbaiki APK Paslon Lain Rusak di Rohul

Ahad, 22 April 2018 13:17
2 Bulan Jelang Pencoblosan Pilgubri, PKB Riau Lakukan Evaluasi Kinerja

Ahad, 22 April 2018 12:10
Ablas, Ada Lobang Menganga di Tengah Jalan Nasional di Kuansing

Ahad, 22 April 2018 12:05
Prodi Pendidkan Fisika FKIP UR Peringati Milad ke-24 dengan Seminar Ilmiah

Ahad, 22 April 2018 10:03
Kampanye di Pinggir, Herdianto Tegaskan Bankeu Murni Usulan Dewan

Ahad, 22 April 2018 07:00
Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis

Sabtu, 21 April 2018 22:22
Karo Humas Protokol dan Kerja Sama Riau Buka Turnamen Sepak Takraw

Sabtu, 21 April 2018 22:16
Ingin Jalan ke Desanya seperti di Siak,
Warga Mahato: Pastinya Hanya Pak Syamsuar yang Bisa Mewujudkan


Sabtu, 21 April 2018 22:10
Safari Politik, Lukman Edy Sambangi Ketua IKKS Riau

Sabtu, 21 April 2018 21:44
Kampanye Dialogis di Kemuning,
Warga Mengadukan Penyerobotan Lahan dan Pembangunan Infrastruktur


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Juni 2017 19:21
Utang Pembangunan Main Stadion,
Takdibayar Tahun Ini, Pemprov Riau Terancam Denda Rp 50 Miliar


DPRD Riau bersama Pemprov Riau dan Kemendagri lakukan pertemuan membahas utang pembangunan dan infrastruktur Main Stadion. Pemprov bakal terkena denda Rp50 miliar jika tidak bisa membayar tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil rakyat di DPRD Riau gelar pertemuan dengan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Kemendagri, Kapolda Riau, Kajati Riau, BPKP Riau terkait pembayaran utang pembangunan dan infrastruktur Main Stadion yang totalnya mencapai Rp265 miliar.

Dalam pertemuan terungkap, jika utang tersebut tidak dibayarkan tahun ini, maka pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan dikenakan denda sebesar Rp50 miliar kepada pihak ketiga.

"Kalau seandainya tidak dibayarkan pada APBD tahun ini, akan ada denda sekitar Rp50 miliar akibat keterlambatan pembayaran," kata Sunaryo, Wakil Ketua DPRD Riau kepada wartawan usai pertemuan, Senin (19/06/17).

Kemudian, wakil rakyat sebutnya sepakat utang Pemprov Riau kepada pihak ketiga dibayarkan dengan cara dicicil. Jika dibayarkan sekaligus, maka dikhawatirkan akan mengganggu anggaran yang bersentuhan dengan masyarakat.

"Yang namanya hutang tentu kita bayar, tapi tidak sekaligus, Rp265 miliar itu besar tu. Kalau dibayar sekaligus, kepentingan masyarakat tahun ini bisa terabaikan. Pembayarannya mungkin akan mulai dianggarkan dalam APBD Perubahan," ujarnya.

Sebelum dianggarkan pembayarannya, DPRD Riau meminta dasar hukum yang kuat sebagai landasan pembayaran utang tersebut. Wakil rakyat tegasnya, tidak ingin pembayaran utang ini menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari.

"Intinya, bahwasanya DPRD sepakat untuk membayar utang. Namanya utang harus dibayar. Namun, tentunya kita meminta jaminan kepada semua yang terlibat. Supaya ke depannya tidak ada implikasi hukum. Kita tidak mau terlibat dengan permasalahan hukum," jelasnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- 2 Bulan Jelang Pencoblosan Pilgubri, PKB Riau Lakukan Evaluasi Kinerja
- Kampanye di Pinggir, Herdianto Tegaskan Bankeu Murni Usulan Dewan
- Ingin Jalan ke Desanya seperti di Siak,
Warga Mahato: Pastinya Hanya Pak Syamsuar yang Bisa Mewujudkan

- Safari Politik, Lukman Edy Sambangi Ketua IKKS Riau
- Kampanye Dialogis di Kemuning,
Warga Mengadukan Penyerobotan Lahan dan Pembangunan Infrastruktur

- Mantan Ketua MUI Riau Dukung Lukman Edy sebagai Cagubri
- Masyarakat Kabun dan Tandun: Putra Terbaik Riau, Syam-Edy Layak Jadi Gubri dan Wagubri
- Dua Kadernya Mundur,
NasDem Diklaim Tak Menganut Sistem Rezim

- Komunitas 2020 Dukung Niat Andi Rachman Jadikan Riau sebagai Embarkasi Haji Antara Tahun Ini
- KPU Ingatkan Calon DPD RI Besok Serahkan Dukungan
- Satu Periode Pemimpin Siak, Ini Keberhasilan Pendidikan yang Sudah Dilakukan Syamsuar
- Demi Jaga Harga Diri, Dua Pengurus DPD NasDem Pekanbaru Mengundurkan Diri
- Dikunjungi LE, Fauzi Kadir Sebut Riau Perlu Pemimpin Muda
- Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4
- Ketua PDIP Kuansing H Halim Bantu Korban Banjir di Gunung Toar
- Cawagubri Hardianto Terangkan Program "1 Rumah 1 Sarjana" Pada Warga Kandis
- Orasi Cawagubri Edy Nasution di Rohil Membuat Fitri Menangis, Ini Penyebabnya
- Dewan Minta Pemprov Lirik PAD di Pesisir Riau
- Raja Thamsir Rachman: LE Satu-satunya Calon yang Mewakili Orang Indragiri
- Wardan Jadi Khatib dan Imam Shalat Jum'at di Kemuning, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.48.243
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com