Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 September 2017 21:50
Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif

Selasa, 19 September 2017 20:11
Begini Penampakan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terlihat dari Udara

Selasa, 19 September 2017 19:11
Diserahkan ke Posko Peduli Masjid An Nur,
XTC Muda Pekanbaru Galang Dana Solidaritas Rohingya


Selasa, 19 September 2017 19:03
Akui 'Sunat' Dana Rp250 Juta,
Kejari Pelalawan Tahan Seorang Lagi Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah


Selasa, 19 September 2017 18:56
Harhubnas 2017,
Walikota Dumai Minta Insan Perhubungan Menata Transportasi


Selasa, 19 September 2017 18:53
Bahas 1 Muharam 1439 H, Kwaran Pramuka Ujung Batu Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Selasa, 19 September 2017 18:48
Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua

Selasa, 19 September 2017 18:02
Dinas PUPR Dumai Kelola Dana Rp87 Miliar untuk Proyek Infrastruktur

Selasa, 19 September 2017 18:00
Fitplus Hadirkan Alat Olahraga Berkualitas Internasional

Selasa, 19 September 2017 17:59
LAMR Provinsi Tunjuk Yose Saputra Sebagai Plt Ketua LAMR Pekanbaru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 17 Juli 2017 19:47
Kunjungi DPRD, Peserta Lemhanas Tanyakan Radikalisme di Riau

Sebanyak 20 peserta Lemhanas lakukan kunjungan ke kantor DPRD Riau. Sejumlah cara penanganan permasalahan daerah termasuk penanganan radikalisme menjadi pertanyaan mereka.

Riauterkini-PEKANBARU- Puluhan peserta dari Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) kunjungi Gedung DPRD Riau. Para peserta mempertanyakan tentang radikalisme yang ada di Riau.

"Tadi mereka bertanya, bagaimana penanganan radikalisme di Riau. Saya jawab, perhatian pemerintah pusat masih kurang terhadap penanganan radikalisme di Riau," kata Sugianto, anggota DPRD Riau dari PKB usai pertemuan dengan peserta Lemhanas, Senin (17/07/17).

Anggota Komisi B ini menyebut, Provinsi Riau sangat rentan terhadap radikalisme. Apalagi, Provinsi Riau berbatasan dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan juga berbatasan dengan provinsi tetangga.

"Kita tidak punya kewenangan dalam hal pencegahan, itu kewenangan pusat. Kalau tidak ada proteksi dini, maka ini sangat membahayakan masyarakat Riau, apalagi radikalisme itu sendiri tidak memandang siapapun," ungkapnya.

Lebih lanjut, sebagai wakil rakyat, ia berharap persoalan minimnya perhatian pemerintah pusat terhadap radikalisme ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi para peserta untuk disampaikan ke pemerintah pusat nantinya.

Selain itu, peserta juga mempertanyakan perkembangan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau. Ia menjawab jika sampai saat ini, Panitia Khusus atau Pansus Raperda RTRW Riau sedang bekerja.

"Pesertanya tadi sekitar 20 orang. Ada juga dari Zimbabwe dan Thailand," ujarnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
angeltan
Ayo Segera Bergabung Bersama KamiBandar Sabung Ayam Online Terbesar Di indonesiaDapatkan Promo Terbaik Hanya DisiniLivechat : www(titik)bolavita(titik)co / www(titik)ayamjago(titik)netBBM : D8C363CA (NEW) / BBM : BOLAVITA

saniabolavita
PROMO MERDEKA DI BULAN AGUSTUS 2017 Bonus Freebets dari tanggal 16 - 18 Agustus 2017 BONUS 100rb untuk anda DAPATKAN SEKARANG JUGA BBM : D8C363CA WA : 0813-7705-5002

riau merdeka
hasil riau pandai kalian makan.rakyat riau menderita.mana hati kalian.wajar kami brontak


loading...

Berita Politik lainnya..........
- Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua
- Sudah Disurati, Sejumlah Anggota DPRD Pekanbaru Belum Kembalikan Mobnas
- Pilgubri 2018, Firdaus Kembikan Berkas ke Partai Demokrat
- Jelang Pilgubri,
Sudah Didukung Golkar, Andi Rachman Tetap 'Lamar' Demokrat

- Dinilai Politis, Tiap Desa Tahun Depan Dapat Rp50 Juta
- Tertinggi di Indobarometer, Pengamat Sebut Elektabilitas LE Hanya di Baleho
- KUA-PPAS 2018 Diteken, Riau Defisit Anggaran Rp1,089 Triliun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.158.65
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com