Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Juli 2018 14:53
Kukerta di Meranti, Mahasiswa UR Olah Kelapa Jadi Nuget dan Sirup

Senin, 23 Juli 2018 14:40
Disbud Riau Gelar Lomba Desain Pakaian Melayu Harian untuk Umum 

Senin, 23 Juli 2018 14:26
Pimpin Apel Gabungan, Pj Sekda Rohul Minta Setiap OPD Miliki Kegiatan Unggulan

Senin, 23 Juli 2018 14:18
Sampaikan Dua Tuntutan, Puluhan Massa HMI Kota Pekanbaru Gelar Aksi di DPRD Riau

Senin, 23 Juli 2018 14:11
197 JCH Kuansing Akan Berangkat Tahun ini

Senin, 23 Juli 2018 14:04
Heboh, Bocah di Duri, Bengkalis Ketagihan Panjat Tower

Senin, 23 Juli 2018 13:48
Pemkab Inhil Akan Selenggarakan Festival Sampan Leper

Senin, 23 Juli 2018 13:45
Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten Diringkus Reskrim Polres Pelalawan

Senin, 23 Juli 2018 13:00
Hari Bakti Adhyaksa ke-58, Kejati Riau Ekspos Kinerja 2018

Senin, 23 Juli 2018 12:54
Bupati Harris Lepas 388 JCH Pelalawan Tingkat Kabupaten

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juli 2017 19:47
Kunjungi DPRD, Peserta Lemhanas Tanyakan Radikalisme di Riau

Sebanyak 20 peserta Lemhanas lakukan kunjungan ke kantor DPRD Riau. Sejumlah cara penanganan permasalahan daerah termasuk penanganan radikalisme menjadi pertanyaan mereka.

Riauterkini-PEKANBARU- Puluhan peserta dari Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) kunjungi Gedung DPRD Riau. Para peserta mempertanyakan tentang radikalisme yang ada di Riau.

"Tadi mereka bertanya, bagaimana penanganan radikalisme di Riau. Saya jawab, perhatian pemerintah pusat masih kurang terhadap penanganan radikalisme di Riau," kata Sugianto, anggota DPRD Riau dari PKB usai pertemuan dengan peserta Lemhanas, Senin (17/07/17).

Anggota Komisi B ini menyebut, Provinsi Riau sangat rentan terhadap radikalisme. Apalagi, Provinsi Riau berbatasan dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan juga berbatasan dengan provinsi tetangga.

"Kita tidak punya kewenangan dalam hal pencegahan, itu kewenangan pusat. Kalau tidak ada proteksi dini, maka ini sangat membahayakan masyarakat Riau, apalagi radikalisme itu sendiri tidak memandang siapapun," ungkapnya.

Lebih lanjut, sebagai wakil rakyat, ia berharap persoalan minimnya perhatian pemerintah pusat terhadap radikalisme ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi para peserta untuk disampaikan ke pemerintah pusat nantinya.

Selain itu, peserta juga mempertanyakan perkembangan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau. Ia menjawab jika sampai saat ini, Panitia Khusus atau Pansus Raperda RTRW Riau sedang bekerja.

"Pesertanya tadi sekitar 20 orang. Ada juga dari Zimbabwe dan Thailand," ujarnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sampaikan Dua Tuntutan, Puluhan Massa HMI Kota Pekanbaru Gelar Aksi di DPRD Riau
- DPS Hasil Perbaikan Pemilu,  KPU Bengkalis Tetapkan 368.364 Pemilih
- Lima Anggota DPRD Pelalawan Jalani Proses PAW
- Hampir Semua Partai di Kuansing Melakukan Pebaikan Hasil Verifikasi KPU
- Banyak Bacaleg di Rohul Menulis Gelar, Tapi Ijazah‎ Sarjana tidak Dilampirkan
- Terancam Pidana, Bawaslu Imbau Parpol dan Bacaleg Jangan Curi Start
- Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg
- Sebanyak 487 Bacaleg di Kuansing Siap Bertarung di Pileg 2019
- Mensukseskan Akreditasi Puskesmas, A2K3 Kampar Taja Pelatihan K3 dan APAR
- Nyoblos 2 kali, Anggota KPPS Kampar Divonis 24 Bulan Penjara
- Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis
- Pindah Partai,
Anggota DPRD Riau Muhammad Adil Ajukan Surat Pengunduran Diri ke Sekretariat DPRD Riau

- DPD Golkar Riau Belum Terima Surat Pengunduran Yopi
- Kecewa Usulan Bacaleg Hilang, Yopi Mundur dari Ketua Golkar Inhu
- Pelayanan Dikeluhkan Masyarakat, Ketua DPRD Pelalawan Sidak Diskes
- Komisi IV DPRD Riau Ingatkan Dinas PUPR Tuntaskan 5 Proyek Rp700 Miliar Seusai Jadwal
- Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan
- Partai PSI Tak Ikut Pileg di Inhu
- 658 Bacaleg dari 16 Parpol Daftar ke KPU Bengkalis
- Noviwaldy Jusman Temui Masyarakat Eks Transmigrasi di Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com