Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 15:14
Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad

Jum’at, 15 Desember 2017 13:56
Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan

Jum’at, 15 Desember 2017 13:26
2017 Terjadi 436 Lakalantas Kendaraan Barang,
Hino Dutro Gelar Safety Driving Competition


Jum’at, 15 Desember 2017 13:23
Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan

Jum’at, 15 Desember 2017 13:20
Gantikan Setya Novanto,
Golkar Riau Harapkan Airlangga Hartarto Dikukuhkan sebagai Ketum Baru Jelang Munaslub


Jum’at, 15 Desember 2017 13:00
Demi Kepastian Hukum,
RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN


Jum’at, 15 Desember 2017 12:14
Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri

Jum’at, 15 Desember 2017 11:02
6 Kades di Gaung Dilantik, Bupati Inhil Pesan Memimpin Sesuai Ketentuan

Jum’at, 15 Desember 2017 08:33
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, Ayah Bupati Rohul Suparman Wafat

Jum’at, 15 Desember 2017 06:18
Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan, Solusi Alih Fungsi Lahan

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 10 Agustus 2017 21:34
Jadi Tersangka KPK, Legislator Sebut Sekda Dumai Layak Diganti

Sehubungan statusnya sudah sebagai tersangka kasus korupsi, maka jabatan Sekko Dumai yang dijabat M Nasir sepatutnya diganti.

Riauterkini-DUMAI- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai Bustami mengaku pasca penetapan tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Muhammad Nasir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi layak untuk diganti.

"Menurut saya layak untuk diganti, tapi sesuai dengan mekanisme berlaku. Karena Sekda itu posisi jabatan administrasi di Pemko Dumai. Apa lagi saat ini sudah masuk pembahasan anggaran perubahan," ujar Bustami dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya, Kamis (10/8/17).

Dengan kondisi Sekda Dumai sudah menjadi tersangka, kata dia, sistem administrasi di Pemko Dumai ikut kacau. Namun demikian dia juga mengaku prihatin atas penetapan tersangka oleh lembaga anti rasuah kepada orang nomor tiga di lingkungan Pemko Dumai.

"Jelas kacau sistem pemerintahan, apalagi yang sedang ada masalah itu Sekda Dumai. Tapi kita berharap proses yang sedang dihadapi Sekda Dumai cepat selesai dengan harapan Dumai menjadi lebih baik lagi," jelas politiai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sementara Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo kepada wartawan mengaku sedih atas penetapan tersangka Sekda Kota Dumai Muhammad Nasir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus proyek saat menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Benkalia era Bupati Herliyan Saleh tersebut.

"Apapun itu Sekda Dumai adalah bagian Kemendagri harusnya cermat dan hati-hati dalam melaksanakan tugasnya di Pemerintah Kota Dumai. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya.

Tjahjo juga berpesan seharusnya pejabat daerh berhati-hati dalam menjalankan tugasnya. Pejabat daerah juga diminta lebih mencermati area rawan korupsi. Sebab, dengan kejadian seperti ini sistem pemerintahan sangat terganggu dan pandangan takyat terhadap pejabat semakin buruk.

"Hindari daerah rawan korupsi dan jangan main api terkait KKN. Dengan demikian pandangan dan kepercayaan rakyat terhadap pejabat semakin bagus dan tidak ada lagi pejabat korup," pungkas Mendagri Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Dumai.***(had)



Berita Politik lainnya..........
- Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad
- Gantikan Setya Novanto,
Golkar Riau Harapkan Airlangga Hartarto Dikukuhkan sebagai Ketum Baru Jelang Munaslub

- Kebut Kerja Akhir Tahun, DPRD Riau Sahkan 4 Perda
- Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur
- Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau
- Jelang Pilgubri,
Demokrat Riau akan Umumkan Jagoannya Dua Hari Lagi

- Batas Wilayah Tiga Daerah di Riau Akhirnya Tuntas Dibahas
- Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba,
DPRD Riau Hearig Bersama Pengelolah Hiburan Malam di Pekanbaru

- Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas
- Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan

- Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi
- Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau
- Pemkab Meranti Tak Anggarkan Gaji Guru Madrasah
- Pilgubri 2018, Bupati Harris Siarkan Survei Tertinggi Versi LSI
- Rp500 Ribu Per Siswa, Dewan Anggarkan BOSDA dalam APBD Riau 2018
- Buntut Penolakan Ustadz Abdul Somad,
Legislator Riau Lukman Edy Laporkan Senator Asal Bali

- Komisi V DPRD Riau Usulkan Standarisasi Honor Guru Bantu SMA se-Derajat
- Legislator Pelalawan Ini Minta Pengelolaan Air Bersih Dialihkan ke Swasta
- Temuan DPRD, PDAM Pelalawan Distribusikan Air Sungai Kampar Tanpa Diolah
- PT ADEI tak Hadiri Hearing dengan DPRD Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.61.66
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com