Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 17:22
180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional

Ahad, 19 Nopember 2017 16:15
Dilepas Gubri, Jamaah Majelis Taqlim Antusias Kunjungi Islamic Center Rohul

Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 22 Agustus 2017 17:07
Fly Over di Simpang SKA Pekanbaru,
DPRD Riau Belum Mengetahui Ruas Jalan yang Dibangun


Komisi IV DPRD Riau mengaku belum mengetahui ruas jalan mana yang akan dibangun fly over di simpang SKA Pekanbaru. Pasalnya, ditempat rencana pembangunan ada dua jalan yang bersilangan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi IV DPRD Riau pertanyakan ruas jalan mana yang nantinya akan dibangun fly over atau jembatan layang di simpang Mal SKA Pekanbaru. Apalagi terdapat dua ruas jalan di areal tersebut.

Dua jalan tersebut, yakni Jalan Tuanku Tambusai, dan Jalan Soekarno-Hatta. Masing-masing jalan statusnya berbeda, yaitu ada yang berstatus jalan provinsi (Jalan Tuanku Tambusai) dan ada berstatus jalan nasional (Jalan Soekarno-Hatta).

"Pertanyaannya, fly over itu kita bangun diruas Jalan Tuanku Tambusai atau di ruas Jalan Soekarno-Hatta, itu yang kita belum tahu persis," kata Hardianto, Ketua Komisi IV kepada wartawan, Selasa (22/08/17).

Menurutnya, hal ini jelas akan berpengaruh kepada pihak mana yang lebih bertanggungjawab dalam penganggaran dan pelaksanaan pembangunan fly over tersebut.

"Jika jalan tersebut berstatus jalan nasional, tentu dibangun oleh pemerintah pusat dengan menggunakan APBN. Sedangkan jalan itu jalan provinsi dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui APBD Riau," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyebut, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui soal perencanaan tekhnis pembangunan fly over yang dimaksud. Hal ini disebabkan adanya pembangunan pusat perbelanjaan, Living World Pekanbaru, yang berada tepat di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta.

"Karena dengan adanya Living World itu pasti nanti perencanaan itu berubah. Karena kabarnya ruang yang tersedia untuk pembangunan fly over sesuai perencanaan awal itu tidak mungkin lagi terlaksana. Artinya harus ada revisi DED (Detail Engineering Design atau gambar kerja," jelasnya.

Kendati demikian, persoalan ini tidak lantas menjadi halangan untuk merealisasikan rencana pembangunan fly over (Jika seluruhnya menggunakan APBD Riau, red).

"DED itu bisa dilakukan revisi dan anggarannya bisa dimasukkan ke dalam APBD Perubahan tahun 2017 atau di APBD Murni tahun 2018. Yang penting kita berharap fly over itu bisa selesai di tahun 2018 mendatang," tutupnya. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol
- Sukseskan UMBK, Disdik Riau Ajukan Rp125 Miliar ke Komisi V DPRD Riau
- Anggota DPR RI Idris Laena Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pelalawan
- Bawaslu RI Gelar Sosialisasi Pilgubri
- Dua Desa di Inhu Terancam Tak Ikut Pilkades Serentak
- Mendagri Sebut Penyerapan Anggaran Daerah Banyak yang tak Fokus
- Razia KTP, Tim Yustisi Pekanbaru Berhasil Jaring 69 Warga 
- Syarat Embarkasi Haji Antara, DPRD Riau Gesa Pengerjaan Ranperda Transportasi Haji Daerah
- 2018, Pemprov Ajukan Rp170 Miliar Bangun Gedung Mapolda Riau
- Cak Imin Terharu Disebut "Next" Wapres
- Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil

- Komisi I DPRD Riau Lakukan Observasi ke Balai Besar Rehabilitasi Milik BNN
- Wakil Rakyat Sebut Banyak Program di RAPBD Riau 2018 Tak Punya Gebrakan
- Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja RAPP, Dua Waka DPRD Riau Datangi Kementerian LHK
- Cak Imin Nobatkan LE-Asri Auzar "Next" Gubernur dan Wagub Riau"
- Dewan Kuansing Menilai Pemerintah MH Tidak Serius Kelola Pariwisata
- Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan
- Hadapi 4 Event Pesta Demokrasi, DPW PKB Riau Gelar Mukerwill
- 2018, Belanja Pemkab Bengkalis Bakal Sentuh Rp3,62 T
- 28 Pejabat di Dinas PUPR Ingin Mundur,
Dewan Ingatkan Bekerja Tetap dalam Koridor Hukum



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.108.19
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com