Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 September 2017 21:50
Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif

Selasa, 19 September 2017 20:11
Begini Penampakan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terlihat dari Udara

Selasa, 19 September 2017 19:11
Diserahkan ke Posko Peduli Masjid An Nur,
XTC Muda Pekanbaru Galang Dana Solidaritas Rohingya


Selasa, 19 September 2017 19:03
Akui 'Sunat' Dana Rp250 Juta,
Kejari Pelalawan Tahan Seorang Lagi Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah


Selasa, 19 September 2017 18:56
Harhubnas 2017,
Walikota Dumai Minta Insan Perhubungan Menata Transportasi


Selasa, 19 September 2017 18:53
Bahas 1 Muharam 1439 H, Kwaran Pramuka Ujung Batu Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Selasa, 19 September 2017 18:48
Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua

Selasa, 19 September 2017 18:02
Dinas PUPR Dumai Kelola Dana Rp87 Miliar untuk Proyek Infrastruktur

Selasa, 19 September 2017 18:00
Fitplus Hadirkan Alat Olahraga Berkualitas Internasional

Selasa, 19 September 2017 17:59
LAMR Provinsi Tunjuk Yose Saputra Sebagai Plt Ketua LAMR Pekanbaru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 22 Agustus 2017 19:12
Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau


Salah satu wujud revolusi mental yang disosialisasikan pemerintah adalah bijak bermedia sosial. Hal itu disampaikan kepada puluhan pelajar dan netizen di 34 provinsi, termasuk Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Maraknya penggunaan media sosial (medsos) di kalangan masyarakat, termasuk pelajar di Indonesia ternyata menjadi satu perhatian serius bagi pemerintah pusat agar pemakaian medsos di era globalisasi saat ini tidak disalahgunakan untuk konten-konten yang bersifat ujaran kebencian (hate speech), suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), pornografi, ataupun hal-hal berbau negatif lainnya.

Upaya itupun digencarkan oleh pemerintah dengan menanamkan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) melalui medsos yang diikuti oleh puluhan pelajar serta netizen di 34 provinsi se Indonesia. Di Riau sendiri, GNRM itu diikuti pula oleh para puluhan pelajar yang berasal dari 4 kabupaten/kota, yakni Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak, Selasa (22/08/17).

"Sebelum ke Riau, kita sudah lebih dulu berkunjung ke beberapa provinsi lain untuk mensosialisasikan kegiatan yang sama, berdasarkan instruksi Presiden No 12 Tahun 2016. Dengan sosialisasi inilah, kita ingin semua masyarakat bisa merefresh diri, memperbaiki mental bangsa dan memahami karakter bangsa sesuai tiga nilai-nilai revolusi mental yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong," ujar Kabid Pengelolaan Sumber Daya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Melkianus Kebos usai membuka sosialisasi gerakan revolusi mental tersebut di Hotel Aryaduta Pekanbaru.

Disela kesempatannya, pria asal Kupang, Nusa Tenggara Timur itu pun berpesan supaya masyarakat dapat bijak dalam menggunakan medsos dan tidak melakukan praktek-praktek pemakaian konten yang sifatnya negatif. Lalu, tidak sembarangan mengupload foto atau memposting informasi yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

"Gunakanlah (medsos) dengan bijak. Kalau mau memposting foto dan menyampaikan informasi sebaiknya yang positif saja. Jangan memposting keburukan orang lain, jangan menghina, menghujat dan menyampaikan hate speech karena kalau di medsos itu bisa dibaca banyak orang. Informasi di medsos cepat menyebar luas, jadi harus dipikirkan dampaknya," sebutnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan Riau, Ahyu Suhendra menyampaikan bahwa pendidikan karakter melalui gerakan revolusi mental memang sangat perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Apalagi pelajar merupakan sasaran yang rentan terhadap pengaruh negatif dari penggunaan medsos.

"Dengan GNRM ini kita ingin menggali potensi mereka agar lebih cerdas menyikapi setiap informasi dari medsos dan selalu bersikap sopan santun jika berinteraksi dengan medsos tersebut. Kita juga ingin para pelajar memahami betapa pentingnya persatuan melalui medsos," singkatnya.***(gas)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
xxxxxxx
dicari pemain judi sabung ayam handal hubungi BBM : D1A1E6DF - D889B99C - BOLAVITA (NEW) atau sabungayam.in


loading...

Berita Politik lainnya..........
- Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua
- Sudah Disurati, Sejumlah Anggota DPRD Pekanbaru Belum Kembalikan Mobnas
- Pilgubri 2018, Firdaus Kembikan Berkas ke Partai Demokrat
- Jelang Pilgubri,
Sudah Didukung Golkar, Andi Rachman Tetap 'Lamar' Demokrat

- Dinilai Politis, Tiap Desa Tahun Depan Dapat Rp50 Juta
- Tertinggi di Indobarometer, Pengamat Sebut Elektabilitas LE Hanya di Baleho
- KUA-PPAS 2018 Diteken, Riau Defisit Anggaran Rp1,089 Triliun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.42.165
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com