Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 15 Juli 2018 21:56
Mayat Perempuan dalam Sumur Warga Talikumain, Rohul Bernama Asnawati ‎

Ahad, 15 Juli 2018 18:25
Pelaku Curas di Kuansing Berhasil Diamankan di Lampung

Ahad, 15 Juli 2018 17:14
9 Orang dari 5 Kabupaten Terima Beasiswa Instiper PT RAPP

Ahad, 15 Juli 2018 17:06
Kasus Penyitaan Alat Berat di Pelalawan,
Saksi Ahli Ini Sebut Penyidik Gakkum BPPLHK Tebang Pilih


Ahad, 15 Juli 2018 16:54
Di Dua Lokasi Berbeda, Terjadi Karlahut 23 Hektar di Pelalawan

Ahad, 15 Juli 2018 16:50
Dalam Kondisi Tangan Terborgol,
DPO Kasus Narkoba di Kampar Kabur dan Diduga Nyemplung ke Sungai 


Ahad, 15 Juli 2018 16:42
Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan


Ahad, 15 Juli 2018 16:35
Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis

Ahad, 15 Juli 2018 15:20
Sejumlah Pejabat Eselon II dan III Pemkab Kuansing Dilantik Dua Pekan Lagi

Ahad, 15 Juli 2018 14:54
Terkuak, Penyitaan Eksavator Milik Warga oleh Gakkum BPPLHK Diduga tak Sesuai SOP

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 September 2017 19:05
Mendagri Minta Incumbent di Pilkada 2018 tak Guna APBD untuk Kampanye

Setiap incumbent yang ikut pilkada, dilarang keras menggunakan dana ABPD untuk kampanye. Hal itu justru dapat membahayakan pencalonan yang bersangkutan.

Riauterkini-JAKARTA- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berpesan kepada para Kepala Daerah yang akan maju lagi di Pilkada serentak 2018 untuk berhati-hati terhadap penggunaan anggaran daerah. Menurutnya, para incumbent ini jangan sekali-kali berani menggunakan APBD untuk kampanye pencalonannya nanti.

Tjahjo Kumolo pun meyakini jika para incumbent ini benar-benar bekerja untuk rakyat, maka dirinya yakin rakyat akan memilihnya kembali, asal selama lima tahun dia bekerja yang terbaik untuk rakyat.

"Tanpa kampanye pun incumbent bisa jadi, asal dia mampu mengalokasikan program terbaik untuk rakyat. Dia mampu menggerakkan dan mengorganisir masyarakatnya dengan baik. Ditambah dia peduli dan mau mendengar. Ini jadi kunci kemenangan bagi dia," tegasnya politisi PDIP itu di Jakarta, Selasa (12/9/17).

Soal penggunaan anggaran, Tjahjo mewanti-wanti agar tidak mengutak-atik anggaran APBD. Karena ini menurutnya bisa membahayakan pencalonannya. "Tidak perlu memotong atau mengalokasikan anggaran APBD untuk kepentingan kampanye dia dan tim suksesnya. Ini perlu dihindari," sebutnya.

Secara umum Tjahjo meminta agar semua pihak untuk turut mensukseskan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Karena katanya, kunci sukses Pilkada itu adalah partisipasi masyarakat yang tinggi, tidak ada politik uang dan kampanye gelap.

"Ini 5 tahun sekali, kita harus ikut mensukseskannya. Kami juga terus memonitor daerah agar anggarannya tidak dipersulit, pengertian cukup dan tercukupi harus diwujudkan," ungkapnya.

Tjahjo pun meminta agar KPU dan Bawaslu termasuk aparat hukum untuk bertindak tegas kepada pasangan calon yang pada kampanyenya mengumbar kebencian dan sara. Bagi Tjahjo, pilkada adalah adu konsep adu program untuk memilih pemimpin daerah yang amanah.

"Kalau ada calon yang mengumbar kebencian, sara menyinggung masalah pribadi KPU harus tegas termasuk Bawaslu. Kita fokus Pilkada ini untuk membangun daerah, mempercepat kesejahteraan dan pemerataan untuk kemaslahatan daerah," katanya.***(jor)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sejumlah Pejabat Eselon II dan III Pemkab Kuansing Dilantik Dua Pekan Lagi
- Di Tengah Protes Fraksi-fraksi,
Ini Penjelasan F-Golkar Atas Keberhasilan Memperjuangkan Pegawai Honorer

- Harap Dukungan,
Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau

- Target 6 Kursi, DPD PAN Inhu Daftarkan 40 Bacaleg ke KPU
- Targetkan Kursi Terbanyak,
DPD PKS Rohul Jadi yang Pertama Daftarkan Bacaleg ke Kantor KPU

- Ponpes Hubulwathan Duri Gelar Syukuran Kemenangan Syamsuar-Edy
- Targetkan Kursi Terbanyak, Nasdem Perdana Mendaftar ke KPU Kuansing
- Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan Studi Mahasiswa UIN Suska
- PKS Kampar Yakin Makin Kuat di Pileg 2019
- PKS Parpol Pertama Mendaftarkannya Caleg ke KPU Kampar
- Fraksi PAN: Kami Dari Dulu Sudah Menolak Rumahkan Ribuan Pegawai Honorer Pelalawan
- Diprakarsai Fraksi Golkar, Pemda Pelalawan tak Jadi Berhentikan Pegawai Honorer
- Masyarakat Pulau Birandang Minta Pemkab Kampar Serius Selesaikan Konflik Lahan dengan PT SPS
- 'Jemput Bola' Terdaftar Pemilih, Panwas Bengkalis Sediakan Posko Bergerak
- Komisi V DPRD Riau Sidak ke Tiga SMA di Kota Pekanbaru
- DPRD Riau Minta Dinas ESDM Pro Aktif Urus Utang Pusat untuk Daerah
- Hingga Hari Kesembilan, Belum Ada Pendaftaran Caleg dari Parpol ke KPU Kampar
- Kalah di Pilgubri, Hardianto Pasitkan Kembali Incar Kursi Legislatif
- Tingkatkan PAD, Banggar DPRD Kampar Belajar ke Bapenda Pekanbaru
- 10 Orang Mendaftar di Hari Terakhir Pendaftaran Balon DPD RI Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com