Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 17:22
180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional

Ahad, 19 Nopember 2017 16:15
Dilepas Gubri, Jamaah Majelis Taqlim Antusias Kunjungi Islamic Center Rohul

Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 14 September 2017 13:29
Minta PT SBAL Diusir, Ratusan Warga Tapung Hilir Demo di DPRD Riau

Gedung DPRD Riau kembali didatangi pendemo. Ratusan warga Tapung Hilir, Kampar menuntut pengusiran PT SBAL.

Riauterkini-PEKANBARU- Ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Koto Aman Menggugat gelar aksi di depan Gedung DPRD Riau. Massa meminta PT Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL) diusir dari daerahnya.

"Permasalahan tahan masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir, Kampar yang telah dirampas PT SBAL seluas kurang lebih 1400 hektar hingga saat ini tidak kunjung usai di tangan pemerintah," kata salah seorang aksi, Kamis (14/09/17).

Ia menjelaskan, sudah belasan tahun masyarakat menuntut haknya kepada pemerintah dari kecamatan hingga kabupaten, tetap saja permasalahan ini seperti sampah yang dibiarkan begitu saja.

"Banyak masyarakat menjerit karena kelaparan, banyak anak-anak mereka tidak sekolah ditambah lagi banyaknya pemuda-pemudi yang pengangguran. Ini penyebab ulah PT SBAL," ungkapnya.

Ia pun menyampaikan sejumlah poin tuntutan aksi.

Diantaranya, Kembalikan tanah masyarakat yang telah dirampas PT SBAL kurang lebih 1400 hektar, Ukur ulang HGU PT SBAL yang diduga tidak sesuai HGU yang ditetapkan, Status quo kan lahan yang telah dirampas PT SBAL.

"Kami minta DPRD bersikap tegas. Ini aspirasi masyarakat, jangan biarkan masyarakat menderita," jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kordias Pasaribu, Wakil Ketua DPRD Riau menyambut baik aspirasi yang disampaikan massa.

Politisi PDI Perjuangan ini akan meneruskan tuntutan tersebut ke komisi terkait yang ada di DPRD Riau. Selain Kordias Pasaribu, massa juga disambut oleh sejumlah anggota DPRD Riau. Seperti, Suhardiman Amby, Ilyas HU dan Makmun Solikhin. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol
- Sukseskan UMBK, Disdik Riau Ajukan Rp125 Miliar ke Komisi V DPRD Riau
- Anggota DPR RI Idris Laena Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pelalawan
- Bawaslu RI Gelar Sosialisasi Pilgubri
- Dua Desa di Inhu Terancam Tak Ikut Pilkades Serentak
- Mendagri Sebut Penyerapan Anggaran Daerah Banyak yang tak Fokus
- Razia KTP, Tim Yustisi Pekanbaru Berhasil Jaring 69 Warga 
- Syarat Embarkasi Haji Antara, DPRD Riau Gesa Pengerjaan Ranperda Transportasi Haji Daerah
- 2018, Pemprov Ajukan Rp170 Miliar Bangun Gedung Mapolda Riau
- Cak Imin Terharu Disebut "Next" Wapres
- Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil

- Komisi I DPRD Riau Lakukan Observasi ke Balai Besar Rehabilitasi Milik BNN
- Wakil Rakyat Sebut Banyak Program di RAPBD Riau 2018 Tak Punya Gebrakan
- Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja RAPP, Dua Waka DPRD Riau Datangi Kementerian LHK
- Cak Imin Nobatkan LE-Asri Auzar "Next" Gubernur dan Wagub Riau"
- Dewan Kuansing Menilai Pemerintah MH Tidak Serius Kelola Pariwisata
- Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan
- Hadapi 4 Event Pesta Demokrasi, DPW PKB Riau Gelar Mukerwill
- 2018, Belanja Pemkab Bengkalis Bakal Sentuh Rp3,62 T
- 28 Pejabat di Dinas PUPR Ingin Mundur,
Dewan Ingatkan Bekerja Tetap dalam Koridor Hukum



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.50.80
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com