Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

Jum’at, 20 Juli 2018 21:19
Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018

Jum’at, 20 Juli 2018 21:15
Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg

Jum’at, 20 Juli 2018 21:11
Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci

Jum’at, 20 Juli 2018 20:37
Diduga Keracunan Pecal, Puluhan Warga Kemuning, Inhil Dirawat di Puskesmas

Jum’at, 20 Juli 2018 20:21
Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun

Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 September 2017 14:34
Legislator Minta Iskandar Husein Dukung Tol Listrik Sumatera

Tidak akomodirnya Iskandar Husein terhada program tol listrik, anggota DPRD Riau minta ketua Nasdem Riau itu untuk mendukung Tol Listrik Sumatera.

Riauterkini-PEKANBARU-Anggota Komisi I DPRD Riau, Eddy Muhammad Yatim meminta Iskandar Husein untuk bersikap kooperatif dan mau membebaskan lahannya untuk pembangunan tapak tower listrik 150 KV, Jalur Kerinci-Rengat yang saat ini terganjal di salah satu lahan perusahaan di mana Iskandar Husein menjadi pemilik perusahaan PT Jalur Pusaka Sakti Kumala tersebut.

Eddy Yatim mengatakan, sebagai orang politik dan memegang pucuk pimpinan Partai Nasdem di Riau, Iskandar Husein harusnya mengedepankan kepentingan pembangunan, apalagi program ini menjadi salah satu program Nawacita Presiden Jokowi.  

"Sebagai orang Nasdem, seharusnya Pak Iskandar pembawa restorasi di Riau, bagaimana program-program Pak Jokowi bisa sukses di Riau, jangan malah sebaliknya. Kita minta kerjasama yang baik dengan Pak Iskandar, karena ini untuk kepentingan masyarakat Riau," kata Eddy Muhammad Yatim, Rabu (13/9/17). 

Sebagai anggota dewan yang membidangi masalah hukum di Komisi I DPRD Riau, Eddy Yatim berharap masalah ini jangan sampai ke masalah hukum nantinya, apalagi sampai terjadi konsinyasi atau penitipan uang di pengadilan sebagai ganti rugi.  

"Jangan sampailah masalah ini ke persoalan hukum, tak bagus. Beliau orang politik, yang paham hukum dan aturan. Bagaiamana pun dibilang ini konteks pribadi, dia tak bisa melepaskan jabatannya yang melekat sebagai Ketua DPW Nasdem Riau, karena itu, mari sama-sama kita sukseskan program Pak Jokowi," tuturnya.  

Ditambahkan Eddy Yatim, masalah listrik ini sebaiknya jangan lagi diulur dan diundur lagi. Karena kasihan masyarakat yang selama ini menunggu program ini tuntas dan terealisasi.   

"Kan tidak elok nanti jadinya ketika orang bertanya, kenapa ini terbengkalai, karena Pak Iskandar, siapa Pak Iskandar, Ketua DPW Nasdem Riau," ujarnya.  

Politisi Demokrat ini juga berharap, agar masalah tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik oleh Iskandar Husein dengan pihak PLN.  

"Kita yakin ada jalan terbaik, bagaiamana Pak Iskandar tak diberatkan, dan pihak PLN juga tak diberatkan, sehingga bisa mengambil jalan tengahnya," ulasnya.   

Sementara itu, Iskandar Husein ketika dikonfirmasi mengaku dirinya sudah sangat kooperatif untuk mendukung program kelistrikan PT PLN di Riau. Ia pun  menjelaskan, ini bukan kali pertama proyek kelistrikan melalui lahan miliknya.    

Sebelumnya, Iskandar Husein telah menerima ganti rugi di 10 titik tower yang juga melintasi lahannya di kawasan Pasir Putih-Kerinci, juga untuk transmisi 150 KV. Keseluruhan uang ganti rugi itu pun sudah dibayarkan sepenuhnya oleh PLN.   

"Untuk yang satu ini saya menolak karena masak semuanya dilahan saya, pada hamparan yang sama dibangun tiang-tiang menara. Kenapa tidak digeser saja ke lahan sebelahnya?," ujar Iskandar melalui sambungan telepon.  

Ia mengatakan akan bersikap terbuka apabila pimpinan PT PLN (Persero) yang mengurus proyek jaringan listrik tersebut bersedia mendengarkan keluhannya dan duduk satu meja.   

"Saya terbuka saja kalau ingin berdiskusi," tutupnya.***(H-we)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg
- Sebanyak 487 Bacaleg di Kuansing Siap Bertarung di Pileg 2019
- Mensukseskan Akreditasi Puskesmas, A2K3 Kampar Taja Pelatihan K3 dan APAR
- Nyoblos 2 kali, Anggota KPPS Kampar Divonis 24 Bulan Penjara
- Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis
- Pindah Partai,
Anggota DPRD Riau Muhammad Adil Ajukan Surat Pengunduran Diri ke Sekretariat DPRD Riau

- DPD Golkar Riau Belum Terima Surat Pengunduran Yopi
- Kecewa Usulan Bacaleg Hilang, Yopi Mundur dari Ketua Golkar Inhu
- Pelayanan Dikeluhkan Masyarakat, Ketua DPRD Pelalawan Sidak Diskes
- Komisi IV DPRD Riau Ingatkan Dinas PUPR Tuntaskan 5 Proyek Rp700 Miliar Seusai Jadwal
- Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan
- Partai PSI Tak Ikut Pileg di Inhu
- 658 Bacaleg dari 16 Parpol Daftar ke KPU Bengkalis
- Noviwaldy Jusman Temui Masyarakat Eks Transmigrasi di Siak
- Loncat Pagar, Kader Hanura Muhammad Adil Pilih Gabung PKB di Pileg 2109
- 605 Bacaleg Sudah Terdaftar,
Partai Berkarya Tutup‎ Pendaftaran Bacaleg di KPU Rohul

- Enam Parpol di Kampar Tak Penuhi Kuota Maksimal
- Serahkan Berkas Bacaleg,
16 Partai di Kuansing Dinyatakan Lolos Verifikasi KPU

- Besok, Gubri Konsultasi Soal Tim Transisi pada Kemendagri
- ‎Targetkan 6 Kursi di 4 Dapil, DPC Partai Hanura Rohul Daftarkan 36 Bacaleg ke KPU


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com