Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:48
Bupati Inhil Buka Perkemahan Karya di Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:45
Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 14 September 2017 14:34
Legislator Minta Iskandar Husein Dukung Tol Listrik Sumatera

Tidak akomodirnya Iskandar Husein terhada program tol listrik, anggota DPRD Riau minta ketua Nasdem Riau itu untuk mendukung Tol Listrik Sumatera.

Riauterkini-PEKANBARU-Anggota Komisi I DPRD Riau, Eddy Muhammad Yatim meminta Iskandar Husein untuk bersikap kooperatif dan mau membebaskan lahannya untuk pembangunan tapak tower listrik 150 KV, Jalur Kerinci-Rengat yang saat ini terganjal di salah satu lahan perusahaan di mana Iskandar Husein menjadi pemilik perusahaan PT Jalur Pusaka Sakti Kumala tersebut.

Eddy Yatim mengatakan, sebagai orang politik dan memegang pucuk pimpinan Partai Nasdem di Riau, Iskandar Husein harusnya mengedepankan kepentingan pembangunan, apalagi program ini menjadi salah satu program Nawacita Presiden Jokowi.  

"Sebagai orang Nasdem, seharusnya Pak Iskandar pembawa restorasi di Riau, bagaimana program-program Pak Jokowi bisa sukses di Riau, jangan malah sebaliknya. Kita minta kerjasama yang baik dengan Pak Iskandar, karena ini untuk kepentingan masyarakat Riau," kata Eddy Muhammad Yatim, Rabu (13/9/17). 

Sebagai anggota dewan yang membidangi masalah hukum di Komisi I DPRD Riau, Eddy Yatim berharap masalah ini jangan sampai ke masalah hukum nantinya, apalagi sampai terjadi konsinyasi atau penitipan uang di pengadilan sebagai ganti rugi.  

"Jangan sampailah masalah ini ke persoalan hukum, tak bagus. Beliau orang politik, yang paham hukum dan aturan. Bagaiamana pun dibilang ini konteks pribadi, dia tak bisa melepaskan jabatannya yang melekat sebagai Ketua DPW Nasdem Riau, karena itu, mari sama-sama kita sukseskan program Pak Jokowi," tuturnya.  

Ditambahkan Eddy Yatim, masalah listrik ini sebaiknya jangan lagi diulur dan diundur lagi. Karena kasihan masyarakat yang selama ini menunggu program ini tuntas dan terealisasi.   

"Kan tidak elok nanti jadinya ketika orang bertanya, kenapa ini terbengkalai, karena Pak Iskandar, siapa Pak Iskandar, Ketua DPW Nasdem Riau," ujarnya.  

Politisi Demokrat ini juga berharap, agar masalah tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik oleh Iskandar Husein dengan pihak PLN.  

"Kita yakin ada jalan terbaik, bagaiamana Pak Iskandar tak diberatkan, dan pihak PLN juga tak diberatkan, sehingga bisa mengambil jalan tengahnya," ulasnya.   

Sementara itu, Iskandar Husein ketika dikonfirmasi mengaku dirinya sudah sangat kooperatif untuk mendukung program kelistrikan PT PLN di Riau. Ia pun  menjelaskan, ini bukan kali pertama proyek kelistrikan melalui lahan miliknya.    

Sebelumnya, Iskandar Husein telah menerima ganti rugi di 10 titik tower yang juga melintasi lahannya di kawasan Pasir Putih-Kerinci, juga untuk transmisi 150 KV. Keseluruhan uang ganti rugi itu pun sudah dibayarkan sepenuhnya oleh PLN.   

"Untuk yang satu ini saya menolak karena masak semuanya dilahan saya, pada hamparan yang sama dibangun tiang-tiang menara. Kenapa tidak digeser saja ke lahan sebelahnya?," ujar Iskandar melalui sambungan telepon.  

Ia mengatakan akan bersikap terbuka apabila pimpinan PT PLN (Persero) yang mengurus proyek jaringan listrik tersebut bersedia mendengarkan keluhannya dan duduk satu meja.   

"Saya terbuka saja kalau ingin berdiskusi," tutupnya.***(H-we)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Sukseskan UMBK, Disdik Riau Ajukan Rp125 Miliar ke Komisi V DPRD Riau
- Anggota DPR RI Idris Laena Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pelalawan
- Bawaslu RI Gelar Sosialisasi Pilgubri
- Dua Desa di Inhu Terancam Tak Ikut Pilkades Serentak
- Mendagri Sebut Penyerapan Anggaran Daerah Banyak yang tak Fokus
- Razia KTP, Tim Yustisi Pekanbaru Berhasil Jaring 69 Warga 
- Syarat Embarkasi Haji Antara, DPRD Riau Gesa Pengerjaan Ranperda Transportasi Haji Daerah
- 2018, Pemprov Ajukan Rp170 Miliar Bangun Gedung Mapolda Riau
- Cak Imin Terharu Disebut "Next" Wapres
- Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil

- Komisi I DPRD Riau Lakukan Observasi ke Balai Besar Rehabilitasi Milik BNN
- Wakil Rakyat Sebut Banyak Program di RAPBD Riau 2018 Tak Punya Gebrakan
- Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja RAPP, Dua Waka DPRD Riau Datangi Kementerian LHK
- Cak Imin Nobatkan LE-Asri Auzar "Next" Gubernur dan Wagub Riau"
- Dewan Kuansing Menilai Pemerintah MH Tidak Serius Kelola Pariwisata
- Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan
- Hadapi 4 Event Pesta Demokrasi, DPW PKB Riau Gelar Mukerwill
- 2018, Belanja Pemkab Bengkalis Bakal Sentuh Rp3,62 T
- 28 Pejabat di Dinas PUPR Ingin Mundur,
Dewan Ingatkan Bekerja Tetap dalam Koridor Hukum

- Pilgubri 2018, PKS dan Gerindra Riau Sepakat Berkoalisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.210.67
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com