Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 17:26
Fikri Wahyudi Hamdani Pimpin Ketua IKA SMA Negeri 10 Pekanbaru

Ahad, 22 Oktober 2017 17:11
Sukses Konsolidasi, Keanggotaan dan Program, MPC PP Bengkalis Juara III Riau

Ahad, 22 Oktober 2017 17:03
Peserta Seminar Edukasi Uang Digital Bitconnect Coin Membludak

Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Ahad, 22 Oktober 2017 15:28
Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan


Ahad, 22 Oktober 2017 15:22
Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB

Ahad, 22 Oktober 2017 14:20
Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki

Ahad, 22 Oktober 2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

Ahad, 22 Oktober 2017 10:07
Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Sabtu, 7 Oktober 2017 17:29
Kunker ke Jakarta,
Komisi C DPRD Kuansing Ungkapkan Penyebab Harga Karet Murah


Untuk mengetahui penyebab anjloknya harga karet, anggota Komisi C DPRD Kuansing melakukan kunjungan kerja ke Jakarta. Inilah hasilnya.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Komisi C DPRD Kuansing berkunjung ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (6/10/17) kemarin. Disana mereka mencari tau penyebab anjloknya harga karet di tingkat petani.

Akibat anjloknya harga karet. Petani karet di Kuansing kian meringis. Ekonomi lumpuh. Karena, mayoritas warga Kuansing hidup dari hasil komoditi ini.

Ketua Komisi C DPRD Kuansing, Andi Nurbai menyebutkan kepada wartawan, penyebab anjloknya harga karet ini disebabkan oleh Vietnam. Karena Vietnam ini tidak termasuk kedalam anggota negera pengekspor karet. Sehingga Vietnam lebih murah menjual harga karet dibandingkan negara pengeksport lainya.

"Dari keterangan Kementrian Perdagangan, Indonesia dan Malaysia serta Thaliand melobi agar Vietnam masuk menjadi anggota negara pengeskpor karet. Dengan cara seperti ini mereka bisa bersama sama dapat mengendalikan harga karet dengan menetapkan jumlah volume ekspor dan harga setiap tahunnya. Sekarang Vietnam memang bisa menjual murah tetapi lama kelamaan mereka juga bisa merugi," ucap Andi.

Untuk menyelamatkan ekonomi petani karet saat ini, Komisi C DPRD Kuansing menyarankan kepada Kementerian Perdagangan supaya Pemerintah membuat kebijakan seperti hal yang sama dilakukan oleh Bulog.

" Kalau pemerintah bisa membeli beras dari petani mengapa untuk karet tidak. Langkah seperti ini bisa untuk mendongkrak ekonomi petani karet," saran Andi.

Kata Andi Nurbai, pemeirntah tidak akan merugi jika membeli karet masyarakat. Sebab, karet tidak akan rusak jika disimpan dalam waktu lama. Paktor kerugian juga akan sangat kecil.

Dalam kunjungan kemarin, Komisi C juga mengundang Kementiian Perdaganagn RI untuk turun langsung ke Kuansing. Agar mereka melihat langsung penderitaan yang dialami petani karet saat ini.

Disamping Andi Nurbai ikut serta dalam kunjungan ini anggota Komisi B DPRD Kuansing lainnya seperti Naswan, Rosi Atali, Sutoyo, Anidar, Masran Ali dan Rino Elpando.

Sekedar diketahui, harga karet ditingkat petani saat ini turun drastis. Dalam pekan ini harga karet ditingkat petani hanya berkisar Rp7000 perkilogram. Angka ini jauh lebih murah dari harga sekilogram beras yakni Rp15 ribu perkilogram.**(dri)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- 213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi
- DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018
- Dikepung Seribuan Pendemo, di DPRD Riau Hanya Dua Wakil Rakyat
- Aksi di DPRD Riau, Massa BEM Se-Riau Sempat Sandera Satu Unit Mobil Tanki BBM
- Dewan Anggap Terlalu Kecil,
2018, Pemprov Riau Anggarkan Ro 50 JUta Per Desa

- Pilkada Inhil 2018, Wardan Jemput Rekomendasi DPP Demokrat ke Jakarta
- Pilgubri 2018, Ketum Golkar Dikabarkan Setujui Duet Andi-Suyatno


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.203.224
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com