Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Oktober 2017 14:33
Bapenda Pekanbaru Pasang Stiker Bagi WP Bandel

Selasa, 24 Oktober 2017 14:29
Lahan Kaplingan di Bengkalis Terbakar

Selasa, 24 Oktober 2017 14:25
Razia KTP di Purna MTQ, 66 Warga Terjaring Raiza

Selasa, 24 Oktober 2017 14:00
Inilah Hasil Pertemuan Serikat Pekerja PT RAPP dengan DPRD Pelalawan

Selasa, 24 Oktober 2017 13:55
Dibongkar Polisi,
5 Batang Tanaman Ganja Setinggi 2 Meter Tumbuh Subur di Pekanbaru


Selasa, 24 Oktober 2017 13:50
Tim Jihandak Brimob Geledah Rumah,
Terduga 4 Teroris Diamankan Densus 88 di Riau


Selasa, 24 Oktober 2017 13:45
Pencabulan Anak Marak, Ketua DPRD Rohul Imbau Ulama Ambil Peran

Selasa, 24 Oktober 2017 12:54
Kali Pertama, Waka DPRD Kuansing Alhamra Pimpin Paripurna

Selasa, 24 Oktober 2017 12:48
Terjerat Korupsi ADD, Mantan Kades Asal Rohil Jalani Sidang

Selasa, 24 Oktober 2017 12:44
Terduga Teroris Menurut Ketua RT,
Kerja Instalasi Listrik dan Sangat Bermasyarakat


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 10 Oktober 2017 18:52
Sebut Tidak Suka dengan Said Aqil,
NU Kecam Keras Pernyataan Ketua PKB Kuansing


Pernyataan Ketua PKB Kuansing tidak suka dengan Said Aqil Siraj yang mendukung Ahok dalam Pilkada DKI menjadi bumerang. Ucapanya dinilai tidak pantas dan dikecam oleh pengurus NU.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Gara gara pernyataan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kuansing, Musliadi, yang mengatakan ketidaksukaannya terhadap Ketua Umum NU, Said Aqil Siraj kini menjadi polemik ditubuh NU Kuansing. Bahkan ucapan ketidaksukaan itu menuai kecaman.

Melalui rilis yang disampaikan oleh pengurus NU Kuansing kepada riauterinicom, Selasa (10/10/17) menyebutkan, Musliadi yang notabene anggota DPRD Kuansing dari PKB ini telah mengeluarkan ucapan yang tidak beretika terhadap pemimpin tertinggi NU itu.

Ucapan itu dilontarkan Musliadi diruang tunggu Kantor Bupati Kuansing, Senin (9/10/17) kemarin kepada segenap pengurus NU. Waktu itu, pengurus NU dan pengurus Ansor mau menemui Bupati Kuansing, H Mursini diruangannya. Musliadi juga ada di ruangan tunggu tersebut.

Sebelum memasuki ruangan Bupati Mursini, pengurus NU dan Musliadi terlibat suatu perbincangan seputar polemik Pilkada DKI tempo hari. Dalam perbincangan itu, Musliadi tidak suka dengan Said Aqil Siraj yang telah mendukung Ahok.

Ketidak sukaan itu dikecam keras oleh Ketua Muhtasyar NU Kuansing, Kiyai Hidayatullah. Dalam kesempatan itu, Hidayatullah mempertanyakan alasan Musliadi tidak suka dengan Said Aqil Siraj. Sementara menurut Hidayatullah, NU bukanlah oraganisasi yang mengurusi politik.

Dalam rilis itu dituliskan, Musliadi berulang ulang kali menyebutkan rasa tidak sukanya dengan Said Aqil siraj. Bahkan terlontar dari mulut Musliadi, jika ada yang merasa tidak senang dengan ucapannya itu silahkan diberitahu langsung kepada Said Aqil Siraj. "Kalau bapak bapak gak suka dengan perkataan saya, bilang aja ke Said Aqil Siraj," itu ucapan Musliadi, eperti dikutif dari rilis pengurus NU.

Atas ucapan itu, pengurus NU meminta Musliadi agar segera meminta maaf kepada NU. Jika tidak masalah ini akan dilaporkan kepada DPP PKB dan PBNU. Karena, setakad ini NU merasa tidak senang dengan ucapan itu.

NU menilai, ucapan Musliadi itu sangat melukai para pengurus NU khusunya NU Kuansing. Mengingat, karena Musliadi sebagai Ketua PKB sangat su'ul adab terhadap ulama NU yang merupakan cikal bakal berdirinya PKB itu sendiri.

"Oleh karena itu kami menuntut kepada Musliadi untuk meminta maaf terhadap pengurus dan media atas ucapannya tersebut terkecuali dia itu bukan Ketua PKB maka tidak sesakit ini perasaan kami," kata Kiyai Hidayatullah dalam rilisnya.

Hal senada juga dikatakan oleh para pengurus Tanfidziah, H Rofingi dan Ketua Ansor Kuansing yang juga ikut dalam rombongan tersebut. Mereka juga mengecam ucapan Ketua Komisi A tersebut.

Sementara itu, Ketua PKB Kuansing saat dikofirmasi riauterkinicom melalui telepon terkait ucapannya itu membantah ketidaksukaan itu secara pribadi. "Bukan tidak suka dengan sosok pribadi Said Aqil Siraj. Tapi yang saya katakan adalah tidak suka dengan sikapnya yang mendukung Ahok. Karena berimbas kepada suara di PKB," ucap Musliadi singkat.

Dia meminta agar masalah ini tidak perlu perpanjang karena perseteruan itu sudah selesai.***(dri)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Inilah Hasil Pertemuan Serikat Pekerja PT RAPP dengan DPRD Pelalawan
- Kali Pertama, Waka DPRD Kuansing Alhamra Pimpin Paripurna
- Akui Kadernya, DPW PKB Riau Desak Polisi Usust Kematian Firzha Hendrano
- Pilgubri 2018, Harris tak Mau Berkomentar Setelah Berkunjung ke DPP PDI-P
- 5 November 2017, Jajaran DPD Partai Demokrat Riau Dilantik di Jalan Gajah Mada
- 213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi
- DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com