Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 17:35
Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura

Rabu, 17 Januari 2018 17:22
Siap Sukseskan Pilgubri,
72 Anggota PPK se-Pekanbaru Resmi Dilantik


Rabu, 17 Januari 2018 16:48
Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3

Rabu, 17 Januari 2018 16:44
Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis


Rabu, 17 Januari 2018 16:40
BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo

Rabu, 17 Januari 2018 16:37
Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi

Rabu, 17 Januari 2018 16:33
Maju Pilgubri, Hardianto Siapkan Surat Pengunduran Diri dari Dewan

Rabu, 17 Januari 2018 15:04
Berbagai Promo Spesial Hadir di Perumahan Permata Ratu

Rabu, 17 Januari 2018 15:02
Maju di Pilgubri, Surat Cuti Firdaus sebagai Wako Pekanbaru sedang Diproses

Rabu, 17 Januari 2018 14:59
Jelang Pilgubri, Komisi I DPRD Riau Minta ASN Jaga Netralitas di Pilgubri

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Oktober 2017 18:52
Sebut Tidak Suka dengan Said Aqil,
NU Kecam Keras Pernyataan Ketua PKB Kuansing


Pernyataan Ketua PKB Kuansing tidak suka dengan Said Aqil Siraj yang mendukung Ahok dalam Pilkada DKI menjadi bumerang. Ucapanya dinilai tidak pantas dan dikecam oleh pengurus NU.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Gara gara pernyataan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kuansing, Musliadi, yang mengatakan ketidaksukaannya terhadap Ketua Umum NU, Said Aqil Siraj kini menjadi polemik ditubuh NU Kuansing. Bahkan ucapan ketidaksukaan itu menuai kecaman.

Melalui rilis yang disampaikan oleh pengurus NU Kuansing kepada riauterinicom, Selasa (10/10/17) menyebutkan, Musliadi yang notabene anggota DPRD Kuansing dari PKB ini telah mengeluarkan ucapan yang tidak beretika terhadap pemimpin tertinggi NU itu.

Ucapan itu dilontarkan Musliadi diruang tunggu Kantor Bupati Kuansing, Senin (9/10/17) kemarin kepada segenap pengurus NU. Waktu itu, pengurus NU dan pengurus Ansor mau menemui Bupati Kuansing, H Mursini diruangannya. Musliadi juga ada di ruangan tunggu tersebut.

Sebelum memasuki ruangan Bupati Mursini, pengurus NU dan Musliadi terlibat suatu perbincangan seputar polemik Pilkada DKI tempo hari. Dalam perbincangan itu, Musliadi tidak suka dengan Said Aqil Siraj yang telah mendukung Ahok.

Ketidak sukaan itu dikecam keras oleh Ketua Muhtasyar NU Kuansing, Kiyai Hidayatullah. Dalam kesempatan itu, Hidayatullah mempertanyakan alasan Musliadi tidak suka dengan Said Aqil Siraj. Sementara menurut Hidayatullah, NU bukanlah oraganisasi yang mengurusi politik.

Dalam rilis itu dituliskan, Musliadi berulang ulang kali menyebutkan rasa tidak sukanya dengan Said Aqil siraj. Bahkan terlontar dari mulut Musliadi, jika ada yang merasa tidak senang dengan ucapannya itu silahkan diberitahu langsung kepada Said Aqil Siraj. "Kalau bapak bapak gak suka dengan perkataan saya, bilang aja ke Said Aqil Siraj," itu ucapan Musliadi, eperti dikutif dari rilis pengurus NU.

Atas ucapan itu, pengurus NU meminta Musliadi agar segera meminta maaf kepada NU. Jika tidak masalah ini akan dilaporkan kepada DPP PKB dan PBNU. Karena, setakad ini NU merasa tidak senang dengan ucapan itu.

NU menilai, ucapan Musliadi itu sangat melukai para pengurus NU khusunya NU Kuansing. Mengingat, karena Musliadi sebagai Ketua PKB sangat su'ul adab terhadap ulama NU yang merupakan cikal bakal berdirinya PKB itu sendiri.

"Oleh karena itu kami menuntut kepada Musliadi untuk meminta maaf terhadap pengurus dan media atas ucapannya tersebut terkecuali dia itu bukan Ketua PKB maka tidak sesakit ini perasaan kami," kata Kiyai Hidayatullah dalam rilisnya.

Hal senada juga dikatakan oleh para pengurus Tanfidziah, H Rofingi dan Ketua Ansor Kuansing yang juga ikut dalam rombongan tersebut. Mereka juga mengecam ucapan Ketua Komisi A tersebut.

Sementara itu, Ketua PKB Kuansing saat dikofirmasi riauterkinicom melalui telepon terkait ucapannya itu membantah ketidaksukaan itu secara pribadi. "Bukan tidak suka dengan sosok pribadi Said Aqil Siraj. Tapi yang saya katakan adalah tidak suka dengan sikapnya yang mendukung Ahok. Karena berimbas kepada suara di PKB," ucap Musliadi singkat.

Dia meminta agar masalah ini tidak perlu perpanjang karena perseteruan itu sudah selesai.***(dri)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Siap Sukseskan Pilgubri,
72 Anggota PPK se-Pekanbaru Resmi Dilantik

- Maju Pilgubri, Hardianto Siapkan Surat Pengunduran Diri dari Dewan
- Maju di Pilgubri, Surat Cuti Firdaus sebagai Wako Pekanbaru sedang Diproses
- Jelang Pilgubri, Komisi I DPRD Riau Minta ASN Jaga Netralitas di Pilgubri
- Tak Penuhi Panggilan Bawaslu, Ini Alasan Sekda Pekanbaru
- Inspektorat Beberkan 38 Masalah RSUD ke Komisi I DPRD Pelalawan
- Mangkir dari Panggilan Bawaslu, Sekdako Pekanbaru Diduga Mobilisasi ASN Jemput Firdaus Pulang Ambil SK Demokrat dan PPP
- KPU Tegaskan Anggota TNI/Polri tak Bisa Kembali Aktif Setelah Pilkada
- DPRD Riau Upayakan Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp3 Juta Punya Rumah
- Legislator Riau Sayed Abubakar Ajak Masyarakat Tidak Beli Beras Impor
- Golkar Pelalawan Bertekad Menangkan Pasangan Andi-Suyatno
- Dewan Desak Kementrian LHK Segera Setujui KLHS RTRW Riau
- Hering DPRD Pelalawan dengan PT Arara Abadi Hanya Berjalan 10 Menitan
- Gubri Optimis Jembatan Siak IV Tuntas Akhir November
- Diusulkan sebagai Bupati Rohul Defenitif, Sukiman Janji Akan Lanjutkan Visi dan Misi
- PD Tuah Sakato Sampaikan ke DPRD Pelalawan TDL Ikut Tarif PLN
- Dipimpin Taufik Arrakhman, DPD LASKAR Partai Gerindra Riau Resmi Dibentuk
- Kapolri Sebut Calon Pendukung Pemerintah Vs Oposisi Bisa Picu Kerawanan Pilkada
- Nanti Malam, Gubri Mutasi 400 Pejabat Eselon III dan IV
- Medsos Diawasi,
52 Pejabat Pemkab Bengkalis Teken Pakta Integritas



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.175.98
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com