Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 17:26
Fikri Wahyudi Hamdani Pimpin Ketua IKA SMA Negeri 10 Pekanbaru

Ahad, 22 Oktober 2017 17:11
Sukses Konsolidasi, Keanggotaan dan Program, MPC PP Bengkalis Juara III Riau

Ahad, 22 Oktober 2017 17:03
Peserta Seminar Edukasi Uang Digital Bitconnect Coin Membludak

Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Ahad, 22 Oktober 2017 15:28
Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan


Ahad, 22 Oktober 2017 15:22
Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB

Ahad, 22 Oktober 2017 14:20
Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki

Ahad, 22 Oktober 2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

Ahad, 22 Oktober 2017 10:07
Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Oktober 2017 17:56
RAPBDP Riau 2017 Alami Penurunan Rp610,57 Miliar

RAPBD Perubahan 2017 yang diajukan Pemprov Riau alami penurunan. Semula sekitar Rp11 triliun pada APBD Murni berkurang menjadi Rp10,39 triliun.

Riauterkini-PEKANBARU- RAPBD Perubahan 2017 yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke DPRD Riau mengalami penurunan, yang semula sekitar Rp11 triliun pada APBD Murni berkurang menjadi Rp10,39 triliun.

Hal ini diketahui dari kemampuan keuangan daerah yang meliputi kemampuan pendapatan dan kemampuan pembiayaan. Oleh sebab itu, maka jumlah pendanaan yang dimungkinkan untuk dibelanjakan dalam APBD perubahan tahun 2017 terpaksa alami penurunan.

"Kondisi negara yang sedang tidak baik berimplikasi kepada penurunan belanja daerah di Provinsi Riau," kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau kepada wartawan saat menjelaskan salah satu penyebab terjadinya penurunan, Rabu (11/10/17).

Ia pun menjelaskan, penurunan yang dimaksud sekitar Rp610,57 miliar atau 5,55 persen. Penurunan tersebut berada pada kelompok belanja langsung yang terkait dengan program dan kegiatan organisasi perangkat daerah.

Lebih lanjut ia mengatakan, Banggar DPRD Riau dan TAPD Provinsi Riau terpaksa melakukan revisi atau menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Saat ini terjadi penurunan penerimaan akibat dari beberapa faktor sehingga ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan rasionalisasi di APBD Perubahan.

"Untuk pembiayaan daerah sebelum Perubahan sebesar Rp2,14 triliun setelah Perubahan sebesar Rp1,34 triliun mengalami penurunan sebesar Rp805,93 miliar atau turun 37,50 persen," tutupnya. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- 213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi
- DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018
- Dikepung Seribuan Pendemo, di DPRD Riau Hanya Dua Wakil Rakyat
- Aksi di DPRD Riau, Massa BEM Se-Riau Sempat Sandera Satu Unit Mobil Tanki BBM
- Dewan Anggap Terlalu Kecil,
2018, Pemprov Riau Anggarkan Ro 50 JUta Per Desa

- Pilkada Inhil 2018, Wardan Jemput Rekomendasi DPP Demokrat ke Jakarta
- Pilgubri 2018, Ketum Golkar Dikabarkan Setujui Duet Andi-Suyatno


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.203.224
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com