Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Oktober 2017 14:33
Bapenda Pekanbaru Pasang Stiker Bagi WP Bandel

Selasa, 24 Oktober 2017 14:29
Lahan Kaplingan di Bengkalis Terbakar

Selasa, 24 Oktober 2017 14:25
Razia KTP di Purna MTQ, 66 Warga Terjaring Raiza

Selasa, 24 Oktober 2017 14:00
Inilah Hasil Pertemuan Serikat Pekerja PT RAPP dengan DPRD Pelalawan

Selasa, 24 Oktober 2017 13:55
Dibongkar Polisi,
5 Batang Tanaman Ganja Setinggi 2 Meter Tumbuh Subur di Pekanbaru


Selasa, 24 Oktober 2017 13:50
Tim Jihandak Brimob Geledah Rumah,
Terduga 4 Teroris Diamankan Densus 88 di Riau


Selasa, 24 Oktober 2017 13:45
Pencabulan Anak Marak, Ketua DPRD Rohul Imbau Ulama Ambil Peran

Selasa, 24 Oktober 2017 12:54
Kali Pertama, Waka DPRD Kuansing Alhamra Pimpin Paripurna

Selasa, 24 Oktober 2017 12:48
Terjerat Korupsi ADD, Mantan Kades Asal Rohil Jalani Sidang

Selasa, 24 Oktober 2017 12:44
Terduga Teroris Menurut Ketua RT,
Kerja Instalasi Listrik dan Sangat Bermasyarakat


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Oktober 2017 17:56
RAPBDP Riau 2017 Alami Penurunan Rp610,57 Miliar

RAPBD Perubahan 2017 yang diajukan Pemprov Riau alami penurunan. Semula sekitar Rp11 triliun pada APBD Murni berkurang menjadi Rp10,39 triliun.

Riauterkini-PEKANBARU- RAPBD Perubahan 2017 yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke DPRD Riau mengalami penurunan, yang semula sekitar Rp11 triliun pada APBD Murni berkurang menjadi Rp10,39 triliun.

Hal ini diketahui dari kemampuan keuangan daerah yang meliputi kemampuan pendapatan dan kemampuan pembiayaan. Oleh sebab itu, maka jumlah pendanaan yang dimungkinkan untuk dibelanjakan dalam APBD perubahan tahun 2017 terpaksa alami penurunan.

"Kondisi negara yang sedang tidak baik berimplikasi kepada penurunan belanja daerah di Provinsi Riau," kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau kepada wartawan saat menjelaskan salah satu penyebab terjadinya penurunan, Rabu (11/10/17).

Ia pun menjelaskan, penurunan yang dimaksud sekitar Rp610,57 miliar atau 5,55 persen. Penurunan tersebut berada pada kelompok belanja langsung yang terkait dengan program dan kegiatan organisasi perangkat daerah.

Lebih lanjut ia mengatakan, Banggar DPRD Riau dan TAPD Provinsi Riau terpaksa melakukan revisi atau menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Saat ini terjadi penurunan penerimaan akibat dari beberapa faktor sehingga ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan rasionalisasi di APBD Perubahan.

"Untuk pembiayaan daerah sebelum Perubahan sebesar Rp2,14 triliun setelah Perubahan sebesar Rp1,34 triliun mengalami penurunan sebesar Rp805,93 miliar atau turun 37,50 persen," tutupnya. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Inilah Hasil Pertemuan Serikat Pekerja PT RAPP dengan DPRD Pelalawan
- Kali Pertama, Waka DPRD Kuansing Alhamra Pimpin Paripurna
- Akui Kadernya, DPW PKB Riau Desak Polisi Usust Kematian Firzha Hendrano
- Pilgubri 2018, Harris tak Mau Berkomentar Setelah Berkunjung ke DPP PDI-P
- 5 November 2017, Jajaran DPD Partai Demokrat Riau Dilantik di Jalan Gajah Mada
- 213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi
- DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com