Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 11:30
Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk

Sabtu, 16 Desember 2017 10:51
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers

Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 13 Oktober 2017 14:00
18 Tahun Kuansing, Ini Harapan Masyarakat

Tak hanya keluhan, tapi pujian juga disampaikan masyarakat seiring bertambahnya usai Kabupaten Kuansing. Tahun ini genap 18 tahun. Berikut suara masyarakat.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Kini Kabupaten Kuansing telah berumur 18 tahun sejak dimekarkan dari Kabupaten induk Inderagiri Hulu. Beragam harapan dan kekecewaan yang disampaikan oleh masyarakat terhadap penyelenggara pemerintah saat ini. Mulai dari menurunnya daya beli masyarakat hingga semakin meningkatnya angka pengangguran.

Namun tak sedikit pula masyarakat yang memuji semakin baiknya pelayanan. Salah seorang aktifis, Khairul Ihsan menilai, seiring bertambahnya usia Kabupaten Kuansing, banyak harapan yang ingin disampaikannya untuk daerah ini. Salah satunya adalah peningkatan mutu pelayanan yang nyaman dan bebas dari pungli.

"Kami selaku masyarakat sangat berharap pelayanan yang diberikan pemda membuat masyarakat mudah dan tidak ada biaya-biaya tambahan yang membuat masyarakat enggan mengurus sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah. Baik dari kecamatan sampai ke urusan tingkat kabupaten," harap Khairul.

Sejauh ini kata dia, banyak program Pemkab Kuansing yang telah bersahabat dengan masyarakat. Misalnya, layanan kesehatan dan pendidikan. "Ini sudah tergolong bagus," katanya.

Pentolan ormas Pospera ini melihat, Pemkab Kuansing saat ini terus berbenah dan telah gencar meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. "Salahsatunya program yang pro masyarakat adalah pembagian bibit sawit untuk masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Zubirman SH, salah seorang warga yang berprofesi sebagai advokat ini juga mengharapkan, Pemerintahan Kuansing lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Dia juga berharap, pemerintah memberi ruang partisifasi masyarakat dalam pembangunan. Dan memberikan jaminan terhadap akses informasi publik. Karena, sebutnya, hingga saat ini akses ini masih terkesan tertutup. Misalnya, kata Zubirman, masyarakat sangat susah sekali untuk mendapatkan buku lintang APBD. Padahal melalui buku inilah masyarakat bisa berpartisifasi dalam mengawasi pembangunan.

"Buku lintang itu kan bukan suatu hal keramat. Tapi kenapa masyarakat tidak mendapatkannya," beber Zubirman.

Harapan lainya, kata Zubirman, pegawai dilingkungan Pemkab Kuansing itu sebagai aparatur sipil negara harus memiliki integritas yang memiliki tanggungjawab sebagai abdi negara. "Jangan mengharap gaji saja," tegasnya.

Lanjut zubirman, sebagai abdi negara mestinya mereka harus seimbang dengan beban tugas dengan apa yang telah diberikan negara kepada mereka. "Jangan main-main dalam bekerja. Ikuti perintah atasan,' sarannya.

Terkahir katanya, Pemkab Kuansing segera membenahi diri dari segi SDM yang berkualitas. Agar tidak lagi bertambah pengangguran ke depannya dan bisa memberikan lapangan pekerjaan yang lebih banyak lagi.***(dri)



Berita Politik lainnya..........
- Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad
- Gantikan Setya Novanto,
Golkar Riau Harapkan Airlangga Hartarto Dikukuhkan sebagai Ketum Baru Jelang Munaslub

- Kebut Kerja Akhir Tahun, DPRD Riau Sahkan 4 Perda
- Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur
- Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau
- Jelang Pilgubri,
Demokrat Riau akan Umumkan Jagoannya Dua Hari Lagi

- Batas Wilayah Tiga Daerah di Riau Akhirnya Tuntas Dibahas
- Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba,
DPRD Riau Hearig Bersama Pengelolah Hiburan Malam di Pekanbaru

- Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas
- Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan

- Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi
- Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau
- Pemkab Meranti Tak Anggarkan Gaji Guru Madrasah
- Pilgubri 2018, Bupati Harris Siarkan Survei Tertinggi Versi LSI
- Rp500 Ribu Per Siswa, Dewan Anggarkan BOSDA dalam APBD Riau 2018
- Buntut Penolakan Ustadz Abdul Somad,
Legislator Riau Lukman Edy Laporkan Senator Asal Bali

- Komisi V DPRD Riau Usulkan Standarisasi Honor Guru Bantu SMA se-Derajat
- Legislator Pelalawan Ini Minta Pengelolaan Air Bersih Dialihkan ke Swasta
- Temuan DPRD, PDAM Pelalawan Distribusikan Air Sungai Kampar Tanpa Diolah
- PT ADEI tak Hadiri Hearing dengan DPRD Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.56.95
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com