Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 18:21
Targetkan 8 Kursi, Mantan Wabup Rohul Daftarkan 45 Bacaleg PKB ke KPU

Selasa, 17 Juli 2018 18:16
Jadi Lintasan Api Obor Asian Games 2018, Polda Riau Optimalkan Pengamanan

Selasa, 17 Juli 2018 17:22
PN Rengat Gelar Sidang Perdana Money Politik Pilgubri 2018

Selasa, 17 Juli 2018 17:14
‎Target Menangi Pemilu 2019,
DPD PAN Rohul Daftarkan 45 Bacaleg ke KPU


Selasa, 17 Juli 2018 17:08
Razia Tempat Pijit, Satpol PP Pekanbaru Tahan Tiga Wanita

Selasa, 17 Juli 2018 17:04
Syamsuar Minta LAM Riau Tak Segan Menegur Terhadap Hal yang Ganjil

Selasa, 17 Juli 2018 16:59
PKB Menjadi Partai ke-8 Daftarkan Berkas Bacaleg ke KPU Pelalawan

Selasa, 17 Juli 2018 16:54
‎Dewan Juri Diminta Profesional,
Disparbud Gelar Pemilihan Bujang Dara Rohul 2018


Selasa, 17 Juli 2018 16:22
Terparah di Meranti dan Bengkalis,
Luasan Karhutla di Riau Capai 2.006,91 Hektar


Selasa, 17 Juli 2018 16:20
Hingga Pukul 14.00 WB,  Sudah 5 Partai Daftarkan Bacalegnya ke KPU Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Nopember 2017 21:43
Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan

Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Kuansing ditegur anggota Komisi B DPRD setempat. Pasalnya, mereka tak paham cara memperlakukan tamu, sehingga ada yang harus menunggu berjam-jam demi bisa berjumpa dengan Bupati.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Tamu yang hendak menemui Bupati Mursini di ruangan kerjanya harus rela menunggu berjam-jam. Bahkan ada yang sampai tiga jam lamanya. Kondisi seperti ini sangat disayangkan oleh mereka.

Hal ini terungkap saat hearing Komisi B DPRD Kuansing dengan Bagian Protokoler dan Humas di lingkungan Pemkab Kuansing, Senen (13/11/17). “Ini atas laporan yang dialami oleh masyarakat. Dan juga pejabat di lingkungan pemerintahan. Ada tamu yang nunggu hampir tiga jam lamanya. Baru bisa masuk,” ” ujar Rossi Atali anggota Komisi B DPRD Kuansing kepada Kasubag Humas Protokoler, Muradi tadi pagi.

Kata Rossi, mestinya ajudan bupati itu melihat situasi. Mana tamu yang sifatnya mendesak dan sangat penting, segera ditanggapi. Misalnya, para pejabat yang hendak melaporkan program dan kegiatan serta hal lain yang dianggap butuh waktu cepat kepada bupati. “Atau tamu lain yang sifatnya ada kaitannya dengan pemerintahan. Mana tamu yang sifatnya mendesak dan tamu yang sifatnya hanya silaturahmi, ajudan itu harus tanggap,” saran Rossi.

Komisi B juga menyarankan kepada Bupati Mursini untuk bisa memenej waktu kunjungan tamu. Agar jangan sampai mengganggu aktivitas pemerintahan.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Muradi saat dikonfirmasi riauterkinicom di ruangannya tadi siang membenarkan hal tersebut. Selain itu dirinya mengakui, ajudan telah keliru dalam menjalankan tugas. Oleh sebab itu, katanya, akan segera dievaluasi sehingga pelayanan menjadi lebih baik.

“Untuk pembinaan ini, ke depan kami mengusulkan program pelatihan keprotokoleran,” ujar Muradi.

Atas kekeliruan tersebut, ujar Muradi, dirinya pernah ditegur oleh Kajari Kuansing beberapa waktu lalu. Karena waktu itu Kajari Kuansing dan Kepala Pengadilan Negeri Rengat hendak menemui Bupati Mursini. Oleh ajudan waktu itu tidak langsung dipersilakan masuk. Malahan disuruh menunggu di ruangan tamu.

“Mereka ini kan unsur Forkopimda. Harusnya, ajudan lapor bupati dan langsung dipersilakan masuk,” cerita Muradi sembari berharap hal semacam ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang***(dri)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Targetkan 8 Kursi, Mantan Wabup Rohul Daftarkan 45 Bacaleg PKB ke KPU
- ‎Target Menangi Pemilu 2019,
DPD PAN Rohul Daftarkan 45 Bacaleg ke KPU

- Syamsuar Minta LAM Riau Tak Segan Menegur Terhadap Hal yang Ganjil
- PKB Menjadi Partai ke-8 Daftarkan Berkas Bacaleg ke KPU Pelalawan
- Hingga Pukul 14.00 WB,  Sudah 5 Partai Daftarkan Bacalegnya ke KPU Riau
- Target Bisa Pertahankan 8 Kursi,
Bacaleg Demokrat‎ Rohul Jalan Kaki Daftarkan Diri ke Kantor KPU

- Target Tak Tercapai, Rp16 Miliar Anggaran di Dinas TPHP Riau Dirasionalisasi
- Sebelum Daftar ke KPU, DPC Demokrat Bengkalis Gelar Sarapan Bersama
- Hingga Saat Ini, 8 Parpol Sudah Mendaftar ke KPU Kuansing
- Target Kursi Terbanyak,
‎Bupati Sukiman Ikut Daftarkan 45 Bacaleg Partai Gerindra ke KPU Rohul

- Gagal di Pilgub, DPP Golkar Pastikan Andi Rachman Jadi Caleg ke Senayan
- PPP Dumai Daftarkan 30 Bacalegnya ke KPU
- Dua Kadernya Membelot,
Pendaftaran Partai Gerindra ke KPU Pelalawan Berjalan Alot

- Targetkan Kursi Terbanyak,
DPD Perindo Rohul Daftarkan 34 Bacaleg ke KPU,

- Tolak Rokhmin Dahuri, Puluhan Kader Lakukan Aksi di Kantor DPD PDI-P Riau
- Ketua PWI Pelalawan Mendaftar Sebagai Bacaleg PPP
- Targetkan 15 Kursi, Golkar Pelalawan Daftarkan Berkas Bacaleg ke KPU
- Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Ketua DPRD Kampar Minta Bupati Beri Sanksi
- Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing
- Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com