Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 21:20
Dermaga Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Segera dibangun

Kamis, 19 Juli 2018 21:15
Memasuki Musim Haji, Telkomsel Hadirkan Layanan Komunikasi Paket Haji 3 in 1

Kamis, 19 Juli 2018 21:13
Launching Program Indonesia Berqurban, ACT Targetkan 65 Ribu Hewan Qurban Disalurkan

Kamis, 19 Juli 2018 19:42
Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang

Kamis, 19 Juli 2018 19:08
Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa

Kamis, 19 Juli 2018 18:36
Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau

Kamis, 19 Juli 2018 18:32
Ikuti Pekan Pameran LHK 2018, PT RAPP Bertekad Dirikan Bank Sampah

Kamis, 19 Juli 2018 18:28
Bupati Inhil Hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme

Kamis, 19 Juli 2018 18:24
Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis

Kamis, 19 Juli 2018 18:20
‎Jelang Latihan TNI AU di Bandara Pasirpangaraian,
Pangkoops AU I dan Ketua PIA Ardhya Garini Daerah Koops Sudah Tiba di Rohul


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Nopember 2017 21:43
Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan

Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Kuansing ditegur anggota Komisi B DPRD setempat. Pasalnya, mereka tak paham cara memperlakukan tamu, sehingga ada yang harus menunggu berjam-jam demi bisa berjumpa dengan Bupati.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Tamu yang hendak menemui Bupati Mursini di ruangan kerjanya harus rela menunggu berjam-jam. Bahkan ada yang sampai tiga jam lamanya. Kondisi seperti ini sangat disayangkan oleh mereka.

Hal ini terungkap saat hearing Komisi B DPRD Kuansing dengan Bagian Protokoler dan Humas di lingkungan Pemkab Kuansing, Senen (13/11/17). “Ini atas laporan yang dialami oleh masyarakat. Dan juga pejabat di lingkungan pemerintahan. Ada tamu yang nunggu hampir tiga jam lamanya. Baru bisa masuk,” ” ujar Rossi Atali anggota Komisi B DPRD Kuansing kepada Kasubag Humas Protokoler, Muradi tadi pagi.

Kata Rossi, mestinya ajudan bupati itu melihat situasi. Mana tamu yang sifatnya mendesak dan sangat penting, segera ditanggapi. Misalnya, para pejabat yang hendak melaporkan program dan kegiatan serta hal lain yang dianggap butuh waktu cepat kepada bupati. “Atau tamu lain yang sifatnya ada kaitannya dengan pemerintahan. Mana tamu yang sifatnya mendesak dan tamu yang sifatnya hanya silaturahmi, ajudan itu harus tanggap,” saran Rossi.

Komisi B juga menyarankan kepada Bupati Mursini untuk bisa memenej waktu kunjungan tamu. Agar jangan sampai mengganggu aktivitas pemerintahan.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Muradi saat dikonfirmasi riauterkinicom di ruangannya tadi siang membenarkan hal tersebut. Selain itu dirinya mengakui, ajudan telah keliru dalam menjalankan tugas. Oleh sebab itu, katanya, akan segera dievaluasi sehingga pelayanan menjadi lebih baik.

“Untuk pembinaan ini, ke depan kami mengusulkan program pelatihan keprotokoleran,” ujar Muradi.

Atas kekeliruan tersebut, ujar Muradi, dirinya pernah ditegur oleh Kajari Kuansing beberapa waktu lalu. Karena waktu itu Kajari Kuansing dan Kepala Pengadilan Negeri Rengat hendak menemui Bupati Mursini. Oleh ajudan waktu itu tidak langsung dipersilakan masuk. Malahan disuruh menunggu di ruangan tamu.

“Mereka ini kan unsur Forkopimda. Harusnya, ajudan lapor bupati dan langsung dipersilakan masuk,” cerita Muradi sembari berharap hal semacam ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang***(dri)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis
- Pindah Partai,
Anggota DPRD Riau Muhammad Adil Ajukan Surat Pengunduran Diri ke Sekretariat DPRD Riau

- DPD Golkar Riau Belum Terima Surat Pengunduran Yopi
- Kecewa Usulan Bacaleg Hilang, Yopi Mundur dari Ketua Golkar Inhu
- Pelayanan Dikeluhkan Masyarakat, Ketua DPRD Pelalawan Sidak Diskes
- Komisi IV DPRD Riau Ingatkan Dinas PUPR Tuntaskan 5 Proyek Rp700 Miliar Seusai Jadwal
- Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan
- Partai PSI Tak Ikut Pileg di Inhu
- 658 Bacaleg dari 16 Parpol Daftar ke KPU Bengkalis
- Noviwaldy Jusman Temui Masyarakat Eks Transmigrasi di Siak
- Loncat Pagar, Kader Hanura Muhammad Adil Pilih Gabung PKB di Pileg 2109
- 605 Bacaleg Sudah Terdaftar,
Partai Berkarya Tutup‎ Pendaftaran Bacaleg di KPU Rohul

- Enam Parpol di Kampar Tak Penuhi Kuota Maksimal
- Serahkan Berkas Bacaleg,
16 Partai di Kuansing Dinyatakan Lolos Verifikasi KPU

- Besok, Gubri Konsultasi Soal Tim Transisi pada Kemendagri
- ‎Targetkan 6 Kursi di 4 Dapil, DPC Partai Hanura Rohul Daftarkan 36 Bacaleg ke KPU
- Didukung Caleg Potensial Pendulang Suara, Gerindra Siap Rebut Ketua DPRD Kampar
- Pemilu 2019, Demokrat Inhil Targetkan 10 Kursi di DPRD
- Partai Berkarya Pelalawan Berharap 'Sio' 77 pada Pileg 2019
- Tinggal Menunggu Hari, Nurzaman Serahkan Berkas Dirinya sebagai PAW Hardianto


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com