Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 19:27
Pileg 2019, Bulan Depan Demokrat Riau Buka Pendaftaran Baleg

Rabu, 17 Januari 2018 19:11
Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa

Rabu, 17 Januari 2018 19:02
Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari

Rabu, 17 Januari 2018 18:57
Menghadapi Pileg 2019, PAN Rohul Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg

Rabu, 17 Januari 2018 18:53
Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo

Rabu, 17 Januari 2018 17:35
Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura

Rabu, 17 Januari 2018 17:22
Siap Sukseskan Pilgubri,
72 Anggota PPK se-Pekanbaru Resmi Dilantik


Rabu, 17 Januari 2018 16:48
Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3

Rabu, 17 Januari 2018 16:44
Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis


Rabu, 17 Januari 2018 16:40
BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Nopember 2017 21:43
Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan

Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Kuansing ditegur anggota Komisi B DPRD setempat. Pasalnya, mereka tak paham cara memperlakukan tamu, sehingga ada yang harus menunggu berjam-jam demi bisa berjumpa dengan Bupati.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Tamu yang hendak menemui Bupati Mursini di ruangan kerjanya harus rela menunggu berjam-jam. Bahkan ada yang sampai tiga jam lamanya. Kondisi seperti ini sangat disayangkan oleh mereka.

Hal ini terungkap saat hearing Komisi B DPRD Kuansing dengan Bagian Protokoler dan Humas di lingkungan Pemkab Kuansing, Senen (13/11/17). “Ini atas laporan yang dialami oleh masyarakat. Dan juga pejabat di lingkungan pemerintahan. Ada tamu yang nunggu hampir tiga jam lamanya. Baru bisa masuk,” ” ujar Rossi Atali anggota Komisi B DPRD Kuansing kepada Kasubag Humas Protokoler, Muradi tadi pagi.

Kata Rossi, mestinya ajudan bupati itu melihat situasi. Mana tamu yang sifatnya mendesak dan sangat penting, segera ditanggapi. Misalnya, para pejabat yang hendak melaporkan program dan kegiatan serta hal lain yang dianggap butuh waktu cepat kepada bupati. “Atau tamu lain yang sifatnya ada kaitannya dengan pemerintahan. Mana tamu yang sifatnya mendesak dan tamu yang sifatnya hanya silaturahmi, ajudan itu harus tanggap,” saran Rossi.

Komisi B juga menyarankan kepada Bupati Mursini untuk bisa memenej waktu kunjungan tamu. Agar jangan sampai mengganggu aktivitas pemerintahan.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Muradi saat dikonfirmasi riauterkinicom di ruangannya tadi siang membenarkan hal tersebut. Selain itu dirinya mengakui, ajudan telah keliru dalam menjalankan tugas. Oleh sebab itu, katanya, akan segera dievaluasi sehingga pelayanan menjadi lebih baik.

“Untuk pembinaan ini, ke depan kami mengusulkan program pelatihan keprotokoleran,” ujar Muradi.

Atas kekeliruan tersebut, ujar Muradi, dirinya pernah ditegur oleh Kajari Kuansing beberapa waktu lalu. Karena waktu itu Kajari Kuansing dan Kepala Pengadilan Negeri Rengat hendak menemui Bupati Mursini. Oleh ajudan waktu itu tidak langsung dipersilakan masuk. Malahan disuruh menunggu di ruangan tamu.

“Mereka ini kan unsur Forkopimda. Harusnya, ajudan lapor bupati dan langsung dipersilakan masuk,” cerita Muradi sembari berharap hal semacam ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang***(dri)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pileg 2019, Bulan Depan Demokrat Riau Buka Pendaftaran Baleg
- Menghadapi Pileg 2019, PAN Rohul Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg
- Siap Sukseskan Pilgubri,
72 Anggota PPK se-Pekanbaru Resmi Dilantik

- Maju Pilgubri, Hardianto Siapkan Surat Pengunduran Diri dari Dewan
- Maju di Pilgubri, Surat Cuti Firdaus sebagai Wako Pekanbaru sedang Diproses
- Jelang Pilgubri, Komisi I DPRD Riau Minta ASN Jaga Netralitas di Pilgubri
- Tak Penuhi Panggilan Bawaslu, Ini Alasan Sekda Pekanbaru
- Inspektorat Beberkan 38 Masalah RSUD ke Komisi I DPRD Pelalawan
- Mangkir dari Panggilan Bawaslu, Sekdako Pekanbaru Diduga Mobilisasi ASN Jemput Firdaus Pulang Ambil SK Demokrat dan PPP
- KPU Tegaskan Anggota TNI/Polri tak Bisa Kembali Aktif Setelah Pilkada
- DPRD Riau Upayakan Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp3 Juta Punya Rumah
- Legislator Riau Sayed Abubakar Ajak Masyarakat Tidak Beli Beras Impor
- Golkar Pelalawan Bertekad Menangkan Pasangan Andi-Suyatno
- Dewan Desak Kementrian LHK Segera Setujui KLHS RTRW Riau
- Hering DPRD Pelalawan dengan PT Arara Abadi Hanya Berjalan 10 Menitan
- Gubri Optimis Jembatan Siak IV Tuntas Akhir November
- Diusulkan sebagai Bupati Rohul Defenitif, Sukiman Janji Akan Lanjutkan Visi dan Misi
- PD Tuah Sakato Sampaikan ke DPRD Pelalawan TDL Ikut Tarif PLN
- Dipimpin Taufik Arrakhman, DPD LASKAR Partai Gerindra Riau Resmi Dibentuk
- Kapolri Sebut Calon Pendukung Pemerintah Vs Oposisi Bisa Picu Kerawanan Pilkada


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.175.98
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com