Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:48
Bupati Inhil Buka Perkemahan Karya di Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:45
Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:10
Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 14 Nopember 2017 20:14
Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil


Anggota DPRD Riau Masnur sayangkan pernyataan rekanya Muhammad Adil yang dinilai menepuk air di dulang. Ungkapan RAPBD 2018 tak ada gebrakan adalah dewan turut membahasnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Anggota DPRD Riau dari Partai Golkar, Masnur tampak meradang atas pernyataan salah seorang koleganya di DPRD Riau (Muhammad Adil, red) yang menyatakan, banyak program di RAPBD Riau tahun 2018 yang tidak punya gebrakan. Muhammad Adil pun diminta untuk tidak menepuk air di dulang.

"Jangan menepuk air di dulang lah. APBD itu kan dibahas bersama, eksekutif dan legislatif. Jangan banyak komentar saat membahas RAPBD, waktu KUA-PPAS kemarin dong dikomentari," kata Masnur kepada riauterkinicom, Selasa (14/11/17).

Menurutnya, APBD Riau yang diajukan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke DPRD Riau merupakan aspirasi masyarakat yang didapat dari pokok-pokok pikiran anggota dewan dalam Musrenbang dan forum-forum lainnya.

"APBD yang disusun tu sudah melalui mekanisme dari bawah. Jadi gebrakan apa yang diinginkan Pak Adil tu, apa karena mungkin aspirasi atau pokok pikiran dia yang tidak masuk dalam RAPBD sehingga ngomong seperti itu, dialah yang tau," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama kepemimpinan Gubernur Riau saat ini, banyak program yang sudah dijalankan yang semuanya itu punya gebrakan serta berhubungan dengan kepentingan masyarakat Riau. Begitu juga dengan RAPBD Riau tahun 2018.

"Dari tahun 2014, total bantuan keuangan dari provinsi yang sudah dikucurkan untuk kabupaten/kota sekitar Rp3 triliun. Banyak infrastruktur jalan yang dibangun, jembatan, Puskesmas, rumah sakit, pembelian mobil ambulance dan lainnya. Nah tahun 2018 begitu juga, banyak program yang mempunyai gebrakan," jelas mantan anggota DPRD Kampar ini.

Terkait dana desa, Pemprov Riau sudah mengajukan anggaran sebesar Rp100 juta per desa dalam RAPBD Riau tahun 2018. Namun, saat MoU KUA-PPAS, anggaran tersebut dipotong menjadi Rp50 juta per desa.

"Pemotongan itu menyesuaikan dengan keuangan daerah, tidak mungkin dianggarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan keuangan daerah. Dalam APBD Perubahan 2017, sebenarnya Pemprov ajukan Rp50 juta tapi karena waktu yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, maka akhirnya dibatalkan," ungkapnya.

Gubernur Riau pun sebutnya, sudah menyiapkan Peraturan Gubernur tentang tata cara penggunaan dana desa. Hal ini untuk menghindari kepala desa agar tidak masuk dalam persoalan hukum di kemudian hari.

"Jadi jangan cari panggung. Kalau dia benar, apa yang benar itu. Saya sarankan, mari kita bekerja sesuai prosedur dan aturan main yang ada," tutupnya. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Sukseskan UMBK, Disdik Riau Ajukan Rp125 Miliar ke Komisi V DPRD Riau
- Anggota DPR RI Idris Laena Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pelalawan
- Bawaslu RI Gelar Sosialisasi Pilgubri
- Dua Desa di Inhu Terancam Tak Ikut Pilkades Serentak
- Mendagri Sebut Penyerapan Anggaran Daerah Banyak yang tak Fokus
- Razia KTP, Tim Yustisi Pekanbaru Berhasil Jaring 69 Warga 
- Syarat Embarkasi Haji Antara, DPRD Riau Gesa Pengerjaan Ranperda Transportasi Haji Daerah
- 2018, Pemprov Ajukan Rp170 Miliar Bangun Gedung Mapolda Riau
- Cak Imin Terharu Disebut "Next" Wapres
- Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil

- Komisi I DPRD Riau Lakukan Observasi ke Balai Besar Rehabilitasi Milik BNN
- Wakil Rakyat Sebut Banyak Program di RAPBD Riau 2018 Tak Punya Gebrakan
- Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja RAPP, Dua Waka DPRD Riau Datangi Kementerian LHK
- Cak Imin Nobatkan LE-Asri Auzar "Next" Gubernur dan Wagub Riau"
- Dewan Kuansing Menilai Pemerintah MH Tidak Serius Kelola Pariwisata
- Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan
- Hadapi 4 Event Pesta Demokrasi, DPW PKB Riau Gelar Mukerwill
- 2018, Belanja Pemkab Bengkalis Bakal Sentuh Rp3,62 T
- 28 Pejabat di Dinas PUPR Ingin Mundur,
Dewan Ingatkan Bekerja Tetap dalam Koridor Hukum

- Pilgubri 2018, PKS dan Gerindra Riau Sepakat Berkoalisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.32
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com