Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Pebruari 2018 21:38
Pendukung Harris dan Zukri Bersatu, Siap Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution

Jum’at, 23 Pebruari 2018 21:31
Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:45
HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:38
Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:28
YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:25
Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:20
Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 19:03
Lolos Peserta Pileg, PSI Langsung Tancap Gas Target Dua Digit

Jum’at, 23 Pebruari 2018 18:28
Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah


Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:49
Sulit Ditempuh, Petugas Pemadam Bengkalis Harus Berjibaku ke Lokasi KarhutlaD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Nopember 2017 20:14
Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil


Anggota DPRD Riau Masnur sayangkan pernyataan rekanya Muhammad Adil yang dinilai menepuk air di dulang. Ungkapan RAPBD 2018 tak ada gebrakan adalah dewan turut membahasnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Anggota DPRD Riau dari Partai Golkar, Masnur tampak meradang atas pernyataan salah seorang koleganya di DPRD Riau (Muhammad Adil, red) yang menyatakan, banyak program di RAPBD Riau tahun 2018 yang tidak punya gebrakan. Muhammad Adil pun diminta untuk tidak menepuk air di dulang.

"Jangan menepuk air di dulang lah. APBD itu kan dibahas bersama, eksekutif dan legislatif. Jangan banyak komentar saat membahas RAPBD, waktu KUA-PPAS kemarin dong dikomentari," kata Masnur kepada riauterkinicom, Selasa (14/11/17).

Menurutnya, APBD Riau yang diajukan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke DPRD Riau merupakan aspirasi masyarakat yang didapat dari pokok-pokok pikiran anggota dewan dalam Musrenbang dan forum-forum lainnya.

"APBD yang disusun tu sudah melalui mekanisme dari bawah. Jadi gebrakan apa yang diinginkan Pak Adil tu, apa karena mungkin aspirasi atau pokok pikiran dia yang tidak masuk dalam RAPBD sehingga ngomong seperti itu, dialah yang tau," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama kepemimpinan Gubernur Riau saat ini, banyak program yang sudah dijalankan yang semuanya itu punya gebrakan serta berhubungan dengan kepentingan masyarakat Riau. Begitu juga dengan RAPBD Riau tahun 2018.

"Dari tahun 2014, total bantuan keuangan dari provinsi yang sudah dikucurkan untuk kabupaten/kota sekitar Rp3 triliun. Banyak infrastruktur jalan yang dibangun, jembatan, Puskesmas, rumah sakit, pembelian mobil ambulance dan lainnya. Nah tahun 2018 begitu juga, banyak program yang mempunyai gebrakan," jelas mantan anggota DPRD Kampar ini.

Terkait dana desa, Pemprov Riau sudah mengajukan anggaran sebesar Rp100 juta per desa dalam RAPBD Riau tahun 2018. Namun, saat MoU KUA-PPAS, anggaran tersebut dipotong menjadi Rp50 juta per desa.

"Pemotongan itu menyesuaikan dengan keuangan daerah, tidak mungkin dianggarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan keuangan daerah. Dalam APBD Perubahan 2017, sebenarnya Pemprov ajukan Rp50 juta tapi karena waktu yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, maka akhirnya dibatalkan," ungkapnya.

Gubernur Riau pun sebutnya, sudah menyiapkan Peraturan Gubernur tentang tata cara penggunaan dana desa. Hal ini untuk menghindari kepala desa agar tidak masuk dalam persoalan hukum di kemudian hari.

"Jadi jangan cari panggung. Kalau dia benar, apa yang benar itu. Saya sarankan, mari kita bekerja sesuai prosedur dan aturan main yang ada," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pendukung Harris dan Zukri Bersatu, Siap Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution
- Lolos Peserta Pileg, PSI Langsung Tancap Gas Target Dua Digit
- Sosialisasi ke Meranti, Warga Minta Cagubri Arsyadjuliandi Bangun SMA di Pulau Padang
- Partai Demokrat Panggil Putra dan Putri Terbaik Rohul sebagai Bacaleg di Pileg 2019
- Formas Riau Gelar Rapat Konsulidasi DPP
- Blusukan ke Pasar Bengkalis,
Cawagub Suyatno Diminta Perhatikan Ekonomi Pedagang

- Kunjungi Posko Karib Pelalawan, Syamsuar Ajak Relawan Kompak Cari Dukungan
- Kampanye Dialogis di Pulau Padang, Andi Ingin Rangkai Pulau dengan Jembatan
- Bukan untuk Menjatuhkan, LE Laporkan 3 Pesaingnya ke Bawaslu
- Ditemui Demonstran dari BEM se-Indonesia,
Legislator Riau Janji Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa

- Menuju Swasembada Daging,
Cagubri Andi Rachman Bertemu Para Peternak Pejuang di Siak

- Paslon Ber-KK 2, Gakkumdu Klarifikasi KPU RI
- Demo di Gedung DPRD Riau,
Ratusan Massa BEM se-Indonesia Tolak UU MD3

- Pemkab Kuansing Tuntas Bahas Anjab dan ABK
- Kunjungi Saleh Djasit, LE Diskusikan Misi Bangkitkan Riau
- RAL Ditutup, Dewan Minta Hutang Rp54,8 Miliar ke Bank Muamalat Tetap Dibayar
- Arsyadjuliandi Rachman Buka Festival Band Remaja se Kecamatan Tualang, Siak
- Ini Jurus LE-Hardianto Menghapus "Fee Belah Semangka"
- Terbukti Berhasil Bangun Inhil,
Alasan Syamsuddin Mau Jadi Wakil Wardan

- Dikunjungi Syamsuar, Pedagang Pasar Terapung Inhil Sampaikan Kekecewaannya Terhadap Pemprov


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.234.233.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com