Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Nopember 2017 20:14
Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil


Anggota DPRD Riau Masnur sayangkan pernyataan rekanya Muhammad Adil yang dinilai menepuk air di dulang. Ungkapan RAPBD 2018 tak ada gebrakan adalah dewan turut membahasnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Anggota DPRD Riau dari Partai Golkar, Masnur tampak meradang atas pernyataan salah seorang koleganya di DPRD Riau (Muhammad Adil, red) yang menyatakan, banyak program di RAPBD Riau tahun 2018 yang tidak punya gebrakan. Muhammad Adil pun diminta untuk tidak menepuk air di dulang.

"Jangan menepuk air di dulang lah. APBD itu kan dibahas bersama, eksekutif dan legislatif. Jangan banyak komentar saat membahas RAPBD, waktu KUA-PPAS kemarin dong dikomentari," kata Masnur kepada riauterkinicom, Selasa (14/11/17).

Menurutnya, APBD Riau yang diajukan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke DPRD Riau merupakan aspirasi masyarakat yang didapat dari pokok-pokok pikiran anggota dewan dalam Musrenbang dan forum-forum lainnya.

"APBD yang disusun tu sudah melalui mekanisme dari bawah. Jadi gebrakan apa yang diinginkan Pak Adil tu, apa karena mungkin aspirasi atau pokok pikiran dia yang tidak masuk dalam RAPBD sehingga ngomong seperti itu, dialah yang tau," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama kepemimpinan Gubernur Riau saat ini, banyak program yang sudah dijalankan yang semuanya itu punya gebrakan serta berhubungan dengan kepentingan masyarakat Riau. Begitu juga dengan RAPBD Riau tahun 2018.

"Dari tahun 2014, total bantuan keuangan dari provinsi yang sudah dikucurkan untuk kabupaten/kota sekitar Rp3 triliun. Banyak infrastruktur jalan yang dibangun, jembatan, Puskesmas, rumah sakit, pembelian mobil ambulance dan lainnya. Nah tahun 2018 begitu juga, banyak program yang mempunyai gebrakan," jelas mantan anggota DPRD Kampar ini.

Terkait dana desa, Pemprov Riau sudah mengajukan anggaran sebesar Rp100 juta per desa dalam RAPBD Riau tahun 2018. Namun, saat MoU KUA-PPAS, anggaran tersebut dipotong menjadi Rp50 juta per desa.

"Pemotongan itu menyesuaikan dengan keuangan daerah, tidak mungkin dianggarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan keuangan daerah. Dalam APBD Perubahan 2017, sebenarnya Pemprov ajukan Rp50 juta tapi karena waktu yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, maka akhirnya dibatalkan," ungkapnya.

Gubernur Riau pun sebutnya, sudah menyiapkan Peraturan Gubernur tentang tata cara penggunaan dana desa. Hal ini untuk menghindari kepala desa agar tidak masuk dalam persoalan hukum di kemudian hari.

"Jadi jangan cari panggung. Kalau dia benar, apa yang benar itu. Saya sarankan, mari kita bekerja sesuai prosedur dan aturan main yang ada," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih
- Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD
- Dugaan Kecurangan RPAPBD Kuansing 2018,
Pengamat Ekonomi Riau: Hubungan Harmonis Ekeskutif dan Legislatif Akan Terpengaruh

- Wabup Inhil Resmi Menutup Penyelenggaraan MTQ ke 48 Tahun 2018
- Singgung Soal Pergantian Sekdako Pekanbaru,
Azharisman Rozie Sebut JTP Minimal Dua Tahun Bisa Dievaluasi dan Diganti

- Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul
- DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor
- Demo di Tugu Zapin,
Belasan Massa Pendukung Jokowi tak Mau Disebut Bayaran

- Komisi III DPRD Riau Usulkan Raperda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa
- Sukiman Mengaku Tak Datang dan Tak Tandatangani Dokumen Dukungan
- Penuhi Panggilan Bawaslu Riau, Bupati Rohul Dicecar 33 pertanyaan
- Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu
- Bupati Rohul Ajukan Tiga Ranperda ke DPRD, Salah Satunya Rancangan APBD 2019
- Pemko dan Bawaslu Pekanbaru akan Sosialisasi Gerakan AP-HPA di Arena CFD
- Hasilkan Tiga Poin Kesepakatan, Komisi V DPRD Riau Sebut PT Ricky Salah
- Bahas Tata Cara Rapat Banggar, Sekwan DPRD Batang Hari Jambi Berguru ke Kuansing
- Ketua LSM Permata Kuansing Minta Penegak Hukum Usut Pidana Umum APBDP Kuansing
- Panggilan Diabaikan, Bawaslu Panggil Ulang Kepala Daerah Deklarasi Dukung Jokowi
- Efek Masuknya Visi Misi Gubernur Terpilih, Anggaran Jalan di Rohil Dicoret
- Tak Masuk RKPD 2018, Jalan Siberakun Tak Bisa Dilakukan Perbaikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com