Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:12
Dikucuri Dana BRG Sekira Rp50 Miliar,
Riau Prioritaskan Bangun Kanal dan Pemberdayaan Masyarakat


Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:06
Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu

Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:04
Sempena Buka KBM UPP,
Bupati Rohul Canangkan Desa Koto Ranah sebagai Kampung Wisata Pertama‎


Jum’at, 23 Pebruari 2018 14:55
Berdekatan dengan Sungai,
Aktivitas Limbah PKS PT MAS Sangat Rentan Cemari Sungai Kerumutan


Jum’at, 23 Pebruari 2018 14:49
DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit

Jum’at, 23 Pebruari 2018 14:04
Profesional dan Amanah, 149 Advokat Peradi Pekanbaru Dilantik

Jum’at, 23 Pebruari 2018 14:02
Silaturahmi dengan Tokoh Adat,
Kapolres Kampar Sambangi Sekretariat Lembaga Adat Setempat


Jum’at, 23 Pebruari 2018 13:22
Pencuri HP Ditangkap Polsek Tambusai Saat Sedang Service di Toko Ponsel

Jum’at, 23 Pebruari 2018 12:58
Utamakan Keselamatan Masyarakat,
Sat Lantas Polres Pelalawan Sebar Spanduk Imbauan di Berbagai Titik


Jum’at, 23 Pebruari 2018 12:52
Formas Riau Gelar Rapat Konsulidasi DPP

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 14:07
Tolak Waduk Serbaguna Lompatan Harimau, Aliansi Masyarakat Cipang Ngadu ke DPRD Rohul

Aliansi Masyarakat Cipang mendatangi DPRD Rohul. Mereka menyampaikan penolakan rencana proyek waduk serbaguna Lompatan Harimau.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Aliansi Masyarakat Cipang dari empat desa menolak pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau dilakukan pemerintah pusat di Desa Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).‎‎

Penolakan pembangunan Waduk serba guna Lompatan Harimau disampaikan puluhan masyarakat perwakilan dari Aliansi Masyarakat Cipang pada hearing dengan wakil rakyat, dipimpin Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Senin sore (12/2/2018).

Sebelum mengadu ke DPRD Rohul, awalnya warga empat desa berencana melakukan unjuk rasa bertepatan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Desa Bukit Intan Makmur, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul. Namun agenda orang nomor satu di Indonesia tersebut ditunda sampai batas waktu yang belum ditetapkan.‎

Hearing dengan masyarakat empat desa, yakni‎ warga Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Cipang Kanan, dan Desa Tibawan, turut dihadiri ‎Ketua Komisi I DPRD Rohul Mazril, Sekretaris Komisi I Adam Syafaat, Novliwanda dan Amron Rosadi. Hadir juga Kasat Intelkam Polres Rohul AKP Aditya Reza.

Sedangkan perwakilan dari warga empat desa di antaranya Juru Bicara warga empat desa Revika Putra S.Pd selaku Ketua BPD Cipang Kiri Hilir, Kepala Desa Cipang Kiri Hilir Azwir Abbas, ninik mamak ZET Datuk Kayo, serta Tokoh Mahasiswa Rio Andri.‎

Juru bicara warga empat desa dari Aliansi Masyarakat Cipang, Revika Putra, mengatakan kedatangan mereka ke DPRD Rohul adalah untuk meminta wakil rakyat untuk mendesak pemerintah pusat membatalkan proyek pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau.

Menurut Revika, dampak dari proyek pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau dikhawatirkan akan merendam empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto, seperti Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Cipang Kanan, dan Desa Tibawan.

Revika mengatakan proyek waduk serba guna Lompatan Harimau akan mengusir warga empat desa dari kampung halaman mereka, termasuk menghilangkan kultur budaya, dan tentunya akan menenggelamkan lahan pertanian dan perkebunan masyarakat, seperti terjadi saat proyek PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar.

"Jika pembangunan waduk tetap dilanjutkan, maka akan ada sekitar 10.000 jiwa penduduk harus pindah dari kampung halaman, karena kampung akan ditenggelamkan seperti yang pernah terjadi pada pembangunan PLTA Koto Panjang Kampar," ungkap Revika.‎

Saat ini, sambung Revika, warga empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto sepakat untuk menolak pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau. Mereka juga menolak direlokasi dari kampungnya, dan sudah "harga mati".

"Kami menilai pembangunan waduk serba guna ini lebih banyak dampak negatifnya dari pada positifnya, jadi kami tetap menolak, karena kami yang akan merasakan dampaknya," tegas Revika.

Masih di tempat sama, Ninik mamak ZET Datuk Kayo mempertanyakan proyek pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau di Desa Rokan Koto Ruang. Menurutnya, mega proyek pemerintah pusat ini akan mengorbankan warga empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto.‎

Menanggapi penolakan masyarakat empat desa dari Rokan IV Koto, Ketua DPRD Kelmi Amri berjanji segera agendakan rapat dengan pihak terkait, yakni Pemkab Rohul untuk mendapatkan informasi lengkap tentang program pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau, sehingga bisa diambil kesimpulan.

"Terus terang saja pemerintah (pusat) belum pernah menyampaikan ke dewan rencana pembangunan waduk (Lompatan Harimau) itu secara lengkap, baru sebatas wacana secara umum saja, sehingga paling lambat Senin depan kita dalam hal ini komisi I akan hearing dengan Pemkab Rokan Hulu," sampai Kelmi.

Mantan Ketua KNPI Kabupaten Rohul menyebutkan pihaknya akan meminta pemerintah menjelaskan dampak pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau, dan kontribusi apa yang akan didapatkan nantinya.‎

"Kami mohon bapak-bapak bersabar, dewan pasti menindaklanjuti hal ini. Setelah kita pelajari dan menerima penjelasan lengkap, nanti kita akan bersikap, percayalah anggota dewan akan tetap berpihak pada keinginan masyarakat," janji Kelmi kepada warga empat desa di Rokan IV Koto.‎

Dalam hearing terungkap, bahwa proyek waduk serba guna Lompatan Harimau di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul, Riau, tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 yang akan menelan dana APBN sekira Rp 3 triliun.

Sebelumnya, warga empat desa bersama mahasiswa juga sudah berkali-kali melakukan aksi unjukrasa penolakan pembangunan waduk serba guna Lompatan Harimau di kantor Gubernur Riau dan Polda Riau.‎

Bahkan, ribuan warga empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto juga berencana akan berunjuk rasa menyambut kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Rohul, dengan agenda memberikan bantuan Program Sawit Rakyat (PSR). Namun agenda ditunda, sehingga warga empat desa gagal bertemu Presiden Jokowi.

Ribuan warga dari empat desa bermaksud menyampaikan aspirasi ke Presiden Jokowi agar pemerintah pusat membatalkan proyek waduk serba guna Lompatan Harimau di Desa Rokan Koto Ruang, karena akan menenggelamkan desa mereka.

‎Informasi dirangkum riauterkinicom, waduk serba guna Lompatan Harimau bukan‎ hanya akan dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) oleh pemerintah pusat, namun untuk mengaliri lahan pertanian, serta dijadikan objek wisata.***(zal)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Formas Riau Gelar Rapat Konsulidasi DPP
- Blusukan ke Pasar Bengkalis,
Cawagub Suyatno Diminta Perhatikan Ekonomi Pedagang

- Kunjungi Posko Karib Pelalawan, Syamsuar Ajak Relawan Kompak Cari Dukungan
- Kampanye Dialogis di Pulau Padang, Andi Ingin Rangkai Pulau dengan Jembatan
- Bukan untuk Menjatuhkan, LE Laporkan 3 Pesaingnya ke Bawaslu
- Ditemui Demonstran dari BEM se-Indonesia,
Legislator Riau Janji Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa

- Menuju Swasembada Daging,
Cagubri Andi Rachman Bertemu Para Peternak Pejuang di Siak

- Paslon Ber-KK 2, Gakkumdu Klarifikasi KPU RI
- Demo di Gedung DPRD Riau,
Ratusan Massa BEM se-Indonesia Tolak UU MD3

- Pemkab Kuansing Tuntas Bahas Anjab dan ABK
- Kunjungi Saleh Djasit, LE Diskusikan Misi Bangkitkan Riau
- RAL Ditutup, Dewan Minta Hutang Rp54,8 Miliar ke Bank Muamalat Tetap Dibayar
- Arsyadjuliandi Rachman Buka Festival Band Remaja se Kecamatan Tualang, Siak
- Ini Jurus LE-Hardianto Menghapus "Fee Belah Semangka"
- Terbukti Berhasil Bangun Inhil,
Alasan Syamsuddin Mau Jadi Wakil Wardan

- Dikunjungi Syamsuar, Pedagang Pasar Terapung Inhil Sampaikan Kekecewaannya Terhadap Pemprov
- RTRW Riau Belum Disahkan, 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan
- Pemerintah RI Beri Perhargaan Terbaik Pencapaian WTP Pekanbaru 2016
- Blusukan ke Pasar Perawang, Andi Dudukung Lanjutkan Pimpin Riau
- Pilkda Inhil, Tokoh Masyarakat Kemuning Siap Menangkan Wardan-SU


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.48.147
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com