Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 16 Agustus 2018 23:33
‎343 Narapidana Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Bebas

Kamis, 16 Agustus 2018 22:08
Dansatgas Geram, Bentangan Karhutla di Rohil Capai 17 KM

Kamis, 16 Agustus 2018 21:18
Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah,
Siposan Rimbo Berhak Bawa Pulang Hadia Utama 20 Juta Rupiah


Kamis, 16 Agustus 2018 19:33
Danstagas Karhutla: Perintah Tembak Pembakar Lahan Sudah Disepakati Bersama Kapolda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:17
Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:13
Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:10
Advokasi Harga TBS Petani Sawit, APKASINDO Riau serahkan Rekomendasi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:08
Bawa Airsoftgun dan Resahkan Warga, Pria Gangguan Jiwa di Tenayan Raya Diamankan Polisi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:00
273 ASN Pemkab Bengkalis Berqurban

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57
Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 21:17
Kuota Premium Tak sampai 70 Persen,
DPRD Riau Segera Sidak ke Sejumlah SPBU


Kelangkaan dan tidak sampainya kuota 70 persen BBM jenis premium di Riau mendapat sorotan kalangan dewan. Komisi II DPRD Riau segera lakukan kunjungan ke sejumlah SPBU.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi II DPRD Riau soroti pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Riau yang tidak sampai dari kuotanya, 70 persen. Adanya permainan oknum diduga menjadi penyebabnya.

Hal ini diketahui dari hasil pertemuan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pertamina beberapa waktu yang lalu. Dari laporan Dinas ESDM dan Biro Perekonomian Riau, untuk BBM premium di Riau realisasinya 66 persen dari kuota yang ada. Informasi dari BP Migas, kuota premium untuk Riau sekitar 70 persen.

"Nah tidak cukup itu karena apa, apakah ada pihak yang bermain, apakah memang Riau diberikan kuota yang tidak cukup. Pihak Pertamina harus terbuka dan transparan," kata Sugianto, anggota Komisi II kepada wartawan, Selasa (13/02/18).

Selain itu, ia pun tidak pungkiri jika premium di Riau kerap kali habis di SPBU sehingga banyak masyarakat yang melaporkan hal ini kepadanya. Ini juga menjadi indikasi adanya kecurangan pendistribusian BBM.

"Itu kan hak rakyat kecil, kenapa masih dicurangi. Oknum yang bermain harus diberantas, mengapa ada selisih empat persen yang tidak direalisasikan," ungkap anggota dewan Dapil Siak-Pelalawan ini.

Bendahara DPW PKB Riau ini katakan, dalam waktu dekat pihaknya berencana akan melakukan Sidak ke SPBU dan mengecek kelangkaan BBM jenis premium. Untuk jadwalnya, ia tidak mungkin menjelaskannya.

"Yang jelas, pihak Pertamina mesti menjelaskan hal ini ke masyarakat, kenapa membatasi penyaluran premium di bawah kuota," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Gerindra Targetkan 75 Persen Suara Kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Riau
- Sambil Makan Siang Sekda dan Ketua DPRD Kuansing Sharing Masalah Daerah
- Sukses jadi Legislator, M Adil Ajak Istri dan Anaknya Nyaleg
- Wamen ESDM Setuju BUMD Riau Dilibatkan Kelola Blok Rokan
- ‎Membelot dari Hanura ke PKB,
Kecewa dengan Ketum DPP, Alasan Muhammad Adil Pindah Partai di Pileg 2019

- Mantan Ketua HMI Kuansing: Pernyataan Ketua Bawaslu Riau Tidak Rasional dan Inkonstitusional
- Kontrak Media tak Transparan, Dewan Siap Panggil Kominfo Kuansing
- Neno Warisman Bakal Semangati Deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru
- Tiga Hari DCS Ditetapkan, KPU Kuansing Baru Terima Tanggapan Melalui Telpon
- Bahas Pengelolaan Blok Rokan, LAMR Diterima Kementerian ESDM
- Gubri Ikut Pileg 2019, DPRD Riau Belum Terima Surat Penguduran Diri
- Melihat Nama Gubri dan Keluarganya di DCS untuk Pileg 2019
- Pemkab dan DPRD Bengkalis Sepakat, 'Tunda Bayar' ADD 2017
- Kunjungi Rohul, Bagus Santoso Disambut Warga 45 Desa Asal Boyolali
- Loloskan 916 Bacaleg,  KPU Beri Warga Waktu 12-21 Agustus Tanggapinya 
- Pelantikan Pejabat Pratama di Pemkab Kuansing Tunggu Laporan KASN
- Banyak yang Gagal, Fraksi Hanura DPRD Kuansing Minta Bupati Evaluasi OPD
- DCS diumumkan, KPU Kuansing Persilakan Masyarakat Berikan Tanggapan
- Masa Kepengurusan Berakhir, KNPI Riau Didesak Gelar Musda
- Sebelum Diumumkan, 16 Parpol di Bengkalis Lakukan Otentifikasi DCS


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com