Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Pebruari 2018 21:38
Pendukung Harris dan Zukri Bersatu, Siap Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution

Jum’at, 23 Pebruari 2018 21:31
Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:45
HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:38
Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:28
YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:25
Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:20
Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 19:03
Lolos Peserta Pileg, PSI Langsung Tancap Gas Target Dua Digit

Jum’at, 23 Pebruari 2018 18:28
Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah


Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:49
Sulit Ditempuh, Petugas Pemadam Bengkalis Harus Berjibaku ke Lokasi KarhutlaD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 21:17
Kuota Premium Tak sampai 70 Persen,
DPRD Riau Segera Sidak ke Sejumlah SPBU


Kelangkaan dan tidak sampainya kuota 70 persen BBM jenis premium di Riau mendapat sorotan kalangan dewan. Komisi II DPRD Riau segera lakukan kunjungan ke sejumlah SPBU.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi II DPRD Riau soroti pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Riau yang tidak sampai dari kuotanya, 70 persen. Adanya permainan oknum diduga menjadi penyebabnya.

Hal ini diketahui dari hasil pertemuan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pertamina beberapa waktu yang lalu. Dari laporan Dinas ESDM dan Biro Perekonomian Riau, untuk BBM premium di Riau realisasinya 66 persen dari kuota yang ada. Informasi dari BP Migas, kuota premium untuk Riau sekitar 70 persen.

"Nah tidak cukup itu karena apa, apakah ada pihak yang bermain, apakah memang Riau diberikan kuota yang tidak cukup. Pihak Pertamina harus terbuka dan transparan," kata Sugianto, anggota Komisi II kepada wartawan, Selasa (13/02/18).

Selain itu, ia pun tidak pungkiri jika premium di Riau kerap kali habis di SPBU sehingga banyak masyarakat yang melaporkan hal ini kepadanya. Ini juga menjadi indikasi adanya kecurangan pendistribusian BBM.

"Itu kan hak rakyat kecil, kenapa masih dicurangi. Oknum yang bermain harus diberantas, mengapa ada selisih empat persen yang tidak direalisasikan," ungkap anggota dewan Dapil Siak-Pelalawan ini.

Bendahara DPW PKB Riau ini katakan, dalam waktu dekat pihaknya berencana akan melakukan Sidak ke SPBU dan mengecek kelangkaan BBM jenis premium. Untuk jadwalnya, ia tidak mungkin menjelaskannya.

"Yang jelas, pihak Pertamina mesti menjelaskan hal ini ke masyarakat, kenapa membatasi penyaluran premium di bawah kuota," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pendukung Harris dan Zukri Bersatu, Siap Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution
- Lolos Peserta Pileg, PSI Langsung Tancap Gas Target Dua Digit
- Sosialisasi ke Meranti, Warga Minta Cagubri Arsyadjuliandi Bangun SMA di Pulau Padang
- Partai Demokrat Panggil Putra dan Putri Terbaik Rohul sebagai Bacaleg di Pileg 2019
- Formas Riau Gelar Rapat Konsulidasi DPP
- Blusukan ke Pasar Bengkalis,
Cawagub Suyatno Diminta Perhatikan Ekonomi Pedagang

- Kunjungi Posko Karib Pelalawan, Syamsuar Ajak Relawan Kompak Cari Dukungan
- Kampanye Dialogis di Pulau Padang, Andi Ingin Rangkai Pulau dengan Jembatan
- Bukan untuk Menjatuhkan, LE Laporkan 3 Pesaingnya ke Bawaslu
- Ditemui Demonstran dari BEM se-Indonesia,
Legislator Riau Janji Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa

- Menuju Swasembada Daging,
Cagubri Andi Rachman Bertemu Para Peternak Pejuang di Siak

- Paslon Ber-KK 2, Gakkumdu Klarifikasi KPU RI
- Demo di Gedung DPRD Riau,
Ratusan Massa BEM se-Indonesia Tolak UU MD3

- Pemkab Kuansing Tuntas Bahas Anjab dan ABK
- Kunjungi Saleh Djasit, LE Diskusikan Misi Bangkitkan Riau
- RAL Ditutup, Dewan Minta Hutang Rp54,8 Miliar ke Bank Muamalat Tetap Dibayar
- Arsyadjuliandi Rachman Buka Festival Band Remaja se Kecamatan Tualang, Siak
- Ini Jurus LE-Hardianto Menghapus "Fee Belah Semangka"
- Terbukti Berhasil Bangun Inhil,
Alasan Syamsuddin Mau Jadi Wakil Wardan

- Dikunjungi Syamsuar, Pedagang Pasar Terapung Inhil Sampaikan Kekecewaannya Terhadap Pemprov


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.55.151
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com