Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 14:32
PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja

Rabu, 12 Desember 2018 14:18
Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 21:17
Kuota Premium Tak sampai 70 Persen,
DPRD Riau Segera Sidak ke Sejumlah SPBU


Kelangkaan dan tidak sampainya kuota 70 persen BBM jenis premium di Riau mendapat sorotan kalangan dewan. Komisi II DPRD Riau segera lakukan kunjungan ke sejumlah SPBU.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi II DPRD Riau soroti pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Riau yang tidak sampai dari kuotanya, 70 persen. Adanya permainan oknum diduga menjadi penyebabnya.

Hal ini diketahui dari hasil pertemuan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pertamina beberapa waktu yang lalu. Dari laporan Dinas ESDM dan Biro Perekonomian Riau, untuk BBM premium di Riau realisasinya 66 persen dari kuota yang ada. Informasi dari BP Migas, kuota premium untuk Riau sekitar 70 persen.

"Nah tidak cukup itu karena apa, apakah ada pihak yang bermain, apakah memang Riau diberikan kuota yang tidak cukup. Pihak Pertamina harus terbuka dan transparan," kata Sugianto, anggota Komisi II kepada wartawan, Selasa (13/02/18).

Selain itu, ia pun tidak pungkiri jika premium di Riau kerap kali habis di SPBU sehingga banyak masyarakat yang melaporkan hal ini kepadanya. Ini juga menjadi indikasi adanya kecurangan pendistribusian BBM.

"Itu kan hak rakyat kecil, kenapa masih dicurangi. Oknum yang bermain harus diberantas, mengapa ada selisih empat persen yang tidak direalisasikan," ungkap anggota dewan Dapil Siak-Pelalawan ini.

Bendahara DPW PKB Riau ini katakan, dalam waktu dekat pihaknya berencana akan melakukan Sidak ke SPBU dan mengecek kelangkaan BBM jenis premium. Untuk jadwalnya, ia tidak mungkin menjelaskannya.

"Yang jelas, pihak Pertamina mesti menjelaskan hal ini ke masyarakat, kenapa membatasi penyaluran premium di bawah kuota," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau

- Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap
- Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar
- Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019
- Diterima Gubri, Presiden Serahkan DIPA Riau Sebesar Rp26,9 triliun
- Dilantik sebagai Gubri Definitif, Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Bekerja Maksimal
- Meneropong Pejabat yang Cocok Menduduki Kursi Sekda Kota Dumai
- Ketua KPU Kuansing Masuk 10 Besar Seleksi Komisioner KPU Riau
- Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai
- SKK Migas Paparkan Proyek EMP Bentu Dihadapan Komisi 1 DPRD Pelalawan
- Bawaslu Bengkalis Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu
- PD Tuah Sekata Pelalawan Kantongi Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
- Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja
- Legislator Noviwaldy Jusman Sayangkan Pelapornya tak Penuhi Panggilan Bawaslu Pekanbaru
- Ringankan Beban Sesama, Anak Sulung Bupati Bengkalis Kunjungi Bayi Penderita Kanker Ginjal di Duri
- Jelang Pelantikan Gubri Definitif,
Wan Thamrin: Rasanya Biasa Saja, Cuma Mengganti 'Plt'

- Persaingan Antar Caleg Memanas, Dedet pun Dipanggil Bawaslu
- DPRD Riau Sebut Pemilihan Rektor UNRI Penuh Nuansa Politis
- Pelajari Penanganan Bencana dan Fakir Miskin, Komisi C DPRD Kuansing Kunker ke Sumbar
- KPK Tahan M Nasir, Walikota Segara Cari Pengganti Sekda Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com