Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Nopember 2018 21:22
Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir

Sabtu, 17 Nopember 2018 20:59
Ayo Datang ke Pantai Selatbaru, Bengkalis Ada Festival Budaya Bahari

Sabtu, 17 Nopember 2018 18:16
Diterima Pemkab Siak,
BRK Serahkan CSR Berupa Asrama Tahfidz Al Alim dan 3 RKB SD Sains Tahfizh Islamic Center


Sabtu, 17 Nopember 2018 17:55
Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata

Sabtu, 17 Nopember 2018 17:25
Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan

Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:12
Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Sabtu, 17 Nopember 2018 13:24
Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:35
Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 13:06
Panwaslu Rohul Deklarasi Bersama Tolak dan Lawan Politik Uang, Serta Politisasi SARA

Dalam rangka menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Pilkada Riau 2018, Panwaslu Rohul menggelar deklarasi bersama menolak dan melawan politik uang dan politisasi SARA.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Deklarasi Bersama Tolak dan Lawan Politik Uang, serta Politisasi SARA‎, Rabu (14/2/2018).

Ikrar deklarasi bersama dipusatkan di Taman Kota Pasirpangaraian, diikuti Panwas kecamatan dan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Rohul, perwakilan Polres Rohul, Komisioner KPU Rohul, serta masyarakat.

‎Pada deklarasi bersama dengan tema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", anggota Panwas kecamatan dan PPL ikrarkan 5 poin janji‎ dalam menolak dan melawan politik uang, serta politisasi SARA.

Lima poin ikrar dibacakan, yakni pertama mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 dari politik uang dan politisasi SARA karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Kedua, Panwas tidak menggunakan politik uang dan SARA sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih karena mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada. Ketiga, mengajak pemilih untuk menentukan pilihan secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA.

Ke empat, mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA dilakukan oleh Pengawas Pemilu.

Dan kelima, tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kehencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan SARA.

Di sela acara deklarasi, Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul ‎Fajrul Islami Damsir SH, MH, mengatakan deklarasi bersama adalah upaya menghadapi Pilkada Riau atau Pilgubri 2018, mulai tahapan kampanye tanggal 15‎-23 Juni 2018, dengan tujuan menciptakan suasana yang kondusif.

"Artinya, suasana yang betul-betul damai, menghindari terhadap hal-hal ‎berbau kecurangan dan pelanggaran-pelanggaran selama Pilkada 2018. Ini maksud dan tujuan kami mengadakan acara deklarasi damai ini," jelas Fajrul.

Fajrul mengungkapkan ada dua jenis pelanggaran sensitif yang sangat krusial terjadi di Indonesia, seperti politik uang dan isu SARA di tengah-tengah masyarakat.

Upaya minimalisir politik uang di masyarakat atau 'serangan fajar', Fajrul mengaku Panwaslu Rohul melakukan upaya dalam bentuk sosialisasi ke masyarakat calon pemilih.

Selain itu, Panwaslu Rohul juga tetap melakukan upaya pencegahan dan pengawasan di setiap aspek di lingkungan kemasyarakatan bahwa masalah politik uang dan SARA sangat sensitif.

Mengantisipasi itu, Panwaslu Rohul melibatkan seluruh stake holder yang ada, baik unsur ulama, unsur masyarakat, tokoh masyarakat, dalam meminimalisir gangguan-gangguan selama pelaksanaan Pilkada Riau 2018 ke depan, khususnya menjelang tanggal 23 Juni.

Untuk mencegah isu SARA, Fajrul meminta masyarakat lebih mengedepankan keamanan, tidak membedakan suki, agama atau ras.

"Bahwa politisisasi SARA itu sangat tidak bermartabat," imbaunya.

Panwaslu Rohul, diakui Fajrul, sudah memetakan daerah-daerah yang rawan kecurangan saat pelaksanaan Pilkada 2018, Kecamatan Kabun yang berbatasan dengan Kampar,‎ Kubang Buaya Kecamatan Rokan IV Koto dengan Sumbar, dan Tambusai Utara dengan Rokan Hilir.

Fajrul mengimbau Panwas kecamatan dan PPL benar-benar melaksanakan kewajiban dan melaksanakan tugas wewenangnya. Meski demikian, tugas Panwas, PPL, dan Panwaslu Rohul tetap mengedepankan pengawasan dan pencegahan‎, dan mengantisipasi kecurangan saat penyelenggaraan.

Fajrul juga meminta Panwas kecamatan dan PPL menjaga kontitusi masyarakat, khususnya khususnya masyarakat Rohul, bagaimana hak pilih atau hak konstitusi pemilih tidak terabaikan‎ atau tidak dirugikan.

"Inilah yang kita kedepankan khusus kepada kawan-kawan di PPL kecamatan,"‎ tandas Fajrul.***(zal)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Seorang Caleg DCT di Pelalawan, Ikut Pilkades Menang dan Dilantik
- Pembangunan al-Qur'an Center Gubri Terpilih Terancam Tak Masuk APBD Riau 2019
- Besok, Cawapres Maaruf Amin Kunjungi Riau
- Ditaja Pijar Melayu,
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau

- Mendadak Dihampiri Ketua DPRD Kuansing, Ibu-ibu di Benai Merasa Tersanjung
- Bawaslu Riau Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 pada Media Massa
- Makan dan Minum SMA Plus Dihentikan, Waka DPRD Riau Tak Yakin Karena Anggaran
- Rakor Sehari,
DPMP Rohul Harapkan Panwas Bisa Selesaikan Sengketa Pilkades Serentak 2018

- KPU Kampar Tetapkan DPT Hasil Perbaikan Kedua 475.554 Pemilih
- Pilkades Serentak di Bengkalis, Tiga Desa Resmi Ajukan Keberatan
- KPU Riau Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 3,86 juta Pemilih
- Bertambah 25.045 Jiwa, KPU Tetapkan 387.039 Pemilih Pemilu 2019 di Bengkalis
- KPU Tetapkan DPTHP-2 Pemilu 2019‎ di Kabupaten Rohul‎ 314.903 Pemilih
- Ketua DPRD Kuansing Bantu Perbaikan Rumah Warga Rudak Akibat Banjir
- Meski Pro Kontra, DPRD Kampar Setujui Rencana Pembangunan Gedung Delapan Lantai
- Dewan Tuding APBDP Kuansing 2018 Tersandera Kepentingan Oknum Pejabat Dua Instansi
- Paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Pemko Pekanbaru Sampaikan Ranperda Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019
- Dewan Pastikan Pembangunan Fly Over Simpang IV Mall SKA Tak Selesai Tahun Ini
- PAN Riau Buat Deklarasi, Irwan Nasir Malah ke Batam
- Sebut Provinsi Riau Banyak Persoalan, Puluhan Massa Gemmpar Demo di DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com