Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Mei 2018 16:31
Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL

Ahad, 20 Mei 2018 15:40
5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai

Ahad, 20 Mei 2018 13:54
Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN

Ahad, 20 Mei 2018 13:51
Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis

Ahad, 20 Mei 2018 13:48
Kampanye Bersama di Pelangiran, Wardan dan Andi Rachman Kian Kompak

Ahad, 20 Mei 2018 13:45
PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga

Ahad, 20 Mei 2018 07:46
Balap Liar di Duri Kian Menggila Selama Ramadhan

Ahad, 20 Mei 2018 07:41
Ribuan Masyarakat Batak Anggota Parna Siap Dukung Andi-Yatno di Pilgubri

Sabtu, 19 Mei 2018 18:45
Dukungan Makin Bulat di Setiap Daerah, Firdaus-Rusli Semakin Optimis Menang

Sabtu, 19 Mei 2018 17:44
Jembatan Penghubung Desa Tanah Merah dan Kuala Enok Ambruk

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 13:06
Panwaslu Rohul Deklarasi Bersama Tolak dan Lawan Politik Uang, Serta Politisasi SARA

Dalam rangka menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Pilkada Riau 2018, Panwaslu Rohul menggelar deklarasi bersama menolak dan melawan politik uang dan politisasi SARA.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Deklarasi Bersama Tolak dan Lawan Politik Uang, serta Politisasi SARA‎, Rabu (14/2/2018).

Ikrar deklarasi bersama dipusatkan di Taman Kota Pasirpangaraian, diikuti Panwas kecamatan dan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Rohul, perwakilan Polres Rohul, Komisioner KPU Rohul, serta masyarakat.

‎Pada deklarasi bersama dengan tema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", anggota Panwas kecamatan dan PPL ikrarkan 5 poin janji‎ dalam menolak dan melawan politik uang, serta politisasi SARA.

Lima poin ikrar dibacakan, yakni pertama mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 dari politik uang dan politisasi SARA karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Kedua, Panwas tidak menggunakan politik uang dan SARA sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih karena mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada. Ketiga, mengajak pemilih untuk menentukan pilihan secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA.

Ke empat, mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA dilakukan oleh Pengawas Pemilu.

Dan kelima, tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kehencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan SARA.

Di sela acara deklarasi, Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul ‎Fajrul Islami Damsir SH, MH, mengatakan deklarasi bersama adalah upaya menghadapi Pilkada Riau atau Pilgubri 2018, mulai tahapan kampanye tanggal 15‎-23 Juni 2018, dengan tujuan menciptakan suasana yang kondusif.

"Artinya, suasana yang betul-betul damai, menghindari terhadap hal-hal ‎berbau kecurangan dan pelanggaran-pelanggaran selama Pilkada 2018. Ini maksud dan tujuan kami mengadakan acara deklarasi damai ini," jelas Fajrul.

Fajrul mengungkapkan ada dua jenis pelanggaran sensitif yang sangat krusial terjadi di Indonesia, seperti politik uang dan isu SARA di tengah-tengah masyarakat.

Upaya minimalisir politik uang di masyarakat atau 'serangan fajar', Fajrul mengaku Panwaslu Rohul melakukan upaya dalam bentuk sosialisasi ke masyarakat calon pemilih.

Selain itu, Panwaslu Rohul juga tetap melakukan upaya pencegahan dan pengawasan di setiap aspek di lingkungan kemasyarakatan bahwa masalah politik uang dan SARA sangat sensitif.

Mengantisipasi itu, Panwaslu Rohul melibatkan seluruh stake holder yang ada, baik unsur ulama, unsur masyarakat, tokoh masyarakat, dalam meminimalisir gangguan-gangguan selama pelaksanaan Pilkada Riau 2018 ke depan, khususnya menjelang tanggal 23 Juni.

Untuk mencegah isu SARA, Fajrul meminta masyarakat lebih mengedepankan keamanan, tidak membedakan suki, agama atau ras.

"Bahwa politisisasi SARA itu sangat tidak bermartabat," imbaunya.

Panwaslu Rohul, diakui Fajrul, sudah memetakan daerah-daerah yang rawan kecurangan saat pelaksanaan Pilkada 2018, Kecamatan Kabun yang berbatasan dengan Kampar,‎ Kubang Buaya Kecamatan Rokan IV Koto dengan Sumbar, dan Tambusai Utara dengan Rokan Hilir.

Fajrul mengimbau Panwas kecamatan dan PPL benar-benar melaksanakan kewajiban dan melaksanakan tugas wewenangnya. Meski demikian, tugas Panwas, PPL, dan Panwaslu Rohul tetap mengedepankan pengawasan dan pencegahan‎, dan mengantisipasi kecurangan saat penyelenggaraan.

Fajrul juga meminta Panwas kecamatan dan PPL menjaga kontitusi masyarakat, khususnya khususnya masyarakat Rohul, bagaimana hak pilih atau hak konstitusi pemilih tidak terabaikan‎ atau tidak dirugikan.

"Inilah yang kita kedepankan khusus kepada kawan-kawan di PPL kecamatan,"‎ tandas Fajrul.***(zal)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Kampanye Bersama di Pelangiran, Wardan dan Andi Rachman Kian Kompak
- Ribuan Masyarakat Batak Anggota Parna Siap Dukung Andi-Yatno di Pilgubri
- Dukungan Makin Bulat di Setiap Daerah, Firdaus-Rusli Semakin Optimis Menang
- Paslon 4 Blusukan ke Pasar Ramadhan Ujung Batu Rohul,
Andi Rachman: Stabilitas Harga Perlu Dijaga Selama Ramadhan

- Hadiri Pelantikan MKGR Riau, 7 ASN Pelalawan Dipanggil Panwaslu
- Kampanye di Kuansing, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan kepada Firdaus-Rusli
- Siak Raih Opini WTP ke-7, Syamsuar: Terimakasih Pejabat dan Pegawai Telah Bekerja dengan Baik
-
-
- Hanya untuk Rumah, Legislator Pelalawan Dapat Rp10,5 Juta/Bulan
- Keenam Kalinya, Pemprov Riau Raih WTP dari BPK RI
- Golkar Optimis Paslon 4 Raih 40 Persen di Kampar
- Ramadhan, Paslon Dilarang Kampanye
- Pengusaha Senang, Zaman Andi Rachman Tak Lagi Sulit Urus Perizinan
- Kenal dengan Alm Ipda Auzar,
Cawagubri Edy Nasution: Ia Polisi yang Harus Dicontoh

- Lukman Edy-Hardianto Kutuk Aksi Teror di Mapolda Riau
- Ketua DPRD Pelalawan Minta Panwaslu Bekerja Sesuai UU
- Anggota DPR RI Jon Erizal Pastikan Evaluasi Siskeudes untuk Lindungi Aparatur Desa
- Penurunan Pertalite Terkendala Perda Masih Tertahan di Kemendagri
- Dididik di MDA, Cawagubri Herdianto Rasakan Pentingnya Pendidikan Ahlak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com