Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Pebruari 2018 20:45
Cabuli Balita,
Seorang Pria di Duri, Bengkalis Diamankan Polisi


Selasa, 20 Pebruari 2018 20:29
Pilkda Inhil, Tokoh Masyarakat Kemuning Siap Menangkan Wardan-SU

Selasa, 20 Pebruari 2018 20:27
Polantas Pekanbaru Larang Siswa Bawa Kendaraan Pribadi ke Sekolah

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:26
Dituding 'bermain' di Proyek RTH,
Ketua Kadin Riau Laporkan Korlap FMPAK ke Polda Riau


Selasa, 20 Pebruari 2018 19:19
Tanpa Dihadiri Harris, Arsyadjuliandi Rachman Kampanye Dialogis di Pelalawan

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:09
Cawagubri Hardianto Prihatin, Pinggiran Pekanbaru Masih Tertinggal

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:05
Cagub Arsyadjuliandi Rachman Ngopi Bareng Tokoh Masyarakat Pelalawan

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:01
LAM Tabalkan Gelar Adat untuk UAS,
Syamsuar-Edy: Beliau Layak Mendapatkan


Selasa, 20 Pebruari 2018 18:36
Hasil Koordinasi Dengan Provinsi,
PUPR Inhil Segera Perkuatan Konstruksi Jembatan Desa Teluk Kiambang


Selasa, 20 Pebruari 2018 18:30
Bupati Kampar Ingatkan Semua Desa Harus Dapat Jatah Pembangunan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 17:04
Elemen Masyarakat di Bengkalis Deklarasikan Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Panwaslu Bengkalis mendeklarasikan Tolak dan Lawan Politik Uang, Politisasi SARA‎ yang mungkin akan dilakukan pihak-pihak tertentu demi memenangkan jagoannya di Pilkada nanti.

Riauterkini-BENGKALIS- Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kabupaten Bengkalis Deklarasi Bersama Tolak dan Lawan Politik Uang, Politisasi SARA‎, Rabu (14/2/18).

Ikrar deklarasi bersama berlangsung di aula salah satu hotel di Bengkalis, diikuti Panwas kecamatan dan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Bengkalis perwakilan Kodim 0303, Polres Bengkalis, KPU Kabupaten Bengkalis, partai politik (parpol), kejaksaan, serta tokoh-tokoh masyarakat.

‎Pada deklarasi bersama dengan tema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", anggota Panwas kecamatan dan PPL serta elemen masyarakat ikrarkan 5 poin tolak dan lawan politik uang, serta politisasi SARA.

Lima poin ikrar dibacakan, yakni pertama mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 dari politik uang dan politisasi SARA karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Kedua, tidak menggunakan politik uang dan SARA sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih karena mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada. Ketiga, mengajak pemilih untuk menentukan pilihan secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA.

Ke empat, mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA dilakukan oleh Pengawas Pemilu. Dan kelima, tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kehencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan SARA.

Usai deklarasi, Ketua Panwas Pemilu Kabupaten Bengkalis Mukhlasin Menegaskan bahwa politik uang menjadi musuh bersama karena praktek ini akan menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Kemudian politisasi SARA berpotensi mengganggu persaudaraan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Oleh karena itu kita mengajak seluruh pihak untuk terlibat. Penyelenggaraan, konsistensi dan partisipasi adalah bagian penting dimana semua pihak terlibat berkontribusi terhadap tinggi rendahnya kualitas Pilkada,” ungkapnya.***(dik)



Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilkda Inhil, Tokoh Masyarakat Kemuning Siap Menangkan Wardan-SU
- Tanpa Dihadiri Harris, Arsyadjuliandi Rachman Kampanye Dialogis di Pelalawan
- Cawagubri Hardianto Prihatin, Pinggiran Pekanbaru Masih Tertinggal
- Cagub Arsyadjuliandi Rachman Ngopi Bareng Tokoh Masyarakat Pelalawan
- LAM Tabalkan Gelar Adat untuk UAS,
Syamsuar-Edy: Beliau Layak Mendapatkan

- Dirjen Otda: Jumlah Penduduk Ikut Pilkada Serentak 2018 Sebanyak 160 Juta
- Kecewa Pembangunan tak Merata,
Seorang Dewan Sebut Siak Hulu Rela Berpisah dengan Kampar

- Pemprov Riau Diminta Tiru Kaltim Cara Salurkan Beasiswa
- Dewan Dukung Pemkab Kuansing Terima Honor Kontrak
- Coret Plang Nama Kantor Bupati Kuansing,
Legislator Ini Sebut Itu Salah, tapi Jangan Laporkan

- Partai Koalisi Jamin Pasangan AYO Menang Telak di Pelalawan
- Pilgubri 2018,
Berikut 3 Lokasi Kampanye Dialogis Paslon Firdaus-Rusli di Kabupaten Rohul

- Soal Tuntutan Warga Kerumutan, Komisi III DPRD Pelalawan Hearing PT Gandaera Hendana
- Kalangan Dewan Sambut Positif Penetapan Riau Siaga Darurat Karlahut
- Beri Penjelasan ke Gakumdu, KPU Riau Pastikan Seluruh Paslon Penuhi Syarat
- Berkunjung ke Dumai, Hardianto Bahas Sengketa Lahan Masyarakat
- LAM Tabalkan Gelar Adat untuk UAS,
Arsyadjuliandi Rachman Sebut UAS Kebanggaan Riau

- Syamsuar: Jalan Provinsi di Kota Pekanbaru Segera Diaspal
- Firdaus-Rusli Cagub dan Cawagub Pertama Kampanye di Meranti
- Lahannya Diserobot PT SBBI,
Masyarakat Anak Talang, Inhu Mengadu ke DPRD Riau



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.119.59
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com