Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Agustus 2018 22:29
Tampil Lebih Macho, Capella Honda Luncurkan New Honda CB150R Streetfire di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 18:54
70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:48
KPU Riau Tetapkan 28 Bakal Calon Anggota DPD

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:00
Merdeka, Kemeriahan HUT ke-73 RI di SMAN 8 Mandau, Bengkalis

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:24
Bupati Wardan Pimpin Peringatan ke-57 Hari Pramuka di Kwarcab Kwarcab Pramuka Inhil

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:20
Jamu Paskibraka di Malam Resepsi, Bupati Kuansing Ucapkan Terima Kasih

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:56
Bupati Serahkan Remisi 407 Napi Lapas Bengkalis

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:39
Diguyur Hujan Lebat, Dirut Bank Riau Kepri Pimpin Upacara HUT RI ke 73

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:28
Gagah, Mantan Presiden BJ Habibi Berteluk Belange Hadir di Sitana Merdeka

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:23
Peringati HUT ke-73 RI, PDIP Riau Ajak Syukuri Kemerdekaan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 17:04
Elemen Masyarakat di Bengkalis Deklarasikan Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Panwaslu Bengkalis mendeklarasikan Tolak dan Lawan Politik Uang, Politisasi SARA‎ yang mungkin akan dilakukan pihak-pihak tertentu demi memenangkan jagoannya di Pilkada nanti.

Riauterkini-BENGKALIS- Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kabupaten Bengkalis Deklarasi Bersama Tolak dan Lawan Politik Uang, Politisasi SARA‎, Rabu (14/2/18).

Ikrar deklarasi bersama berlangsung di aula salah satu hotel di Bengkalis, diikuti Panwas kecamatan dan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Bengkalis perwakilan Kodim 0303, Polres Bengkalis, KPU Kabupaten Bengkalis, partai politik (parpol), kejaksaan, serta tokoh-tokoh masyarakat.

‎Pada deklarasi bersama dengan tema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", anggota Panwas kecamatan dan PPL serta elemen masyarakat ikrarkan 5 poin tolak dan lawan politik uang, serta politisasi SARA.

Lima poin ikrar dibacakan, yakni pertama mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 dari politik uang dan politisasi SARA karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Kedua, tidak menggunakan politik uang dan SARA sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih karena mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada. Ketiga, mengajak pemilih untuk menentukan pilihan secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA.

Ke empat, mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA dilakukan oleh Pengawas Pemilu. Dan kelima, tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kehencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan SARA.

Usai deklarasi, Ketua Panwas Pemilu Kabupaten Bengkalis Mukhlasin Menegaskan bahwa politik uang menjadi musuh bersama karena praktek ini akan menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Kemudian politisasi SARA berpotensi mengganggu persaudaraan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Oleh karena itu kita mengajak seluruh pihak untuk terlibat. Penyelenggaraan, konsistensi dan partisipasi adalah bagian penting dimana semua pihak terlibat berkontribusi terhadap tinggi rendahnya kualitas Pilkada,” ungkapnya.***(dik)



Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Riau Tetapkan 28 Bakal Calon Anggota DPD
- Peringati HUT ke-73 RI, PDIP Riau Ajak Syukuri Kemerdekaan
- Gelar Muscab I, Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP Pekanbaru
- Gerindra Targetkan 75 Persen Suara Kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Riau
- Sambil Makan Siang Sekda dan Ketua DPRD Kuansing Sharing Masalah Daerah
- Sukses jadi Legislator, M Adil Ajak Istri dan Anaknya Nyaleg
- Wamen ESDM Setuju BUMD Riau Dilibatkan Kelola Blok Rokan
- ‎Membelot dari Hanura ke PKB,
Kecewa dengan Ketum DPP, Alasan Muhammad Adil Pindah Partai di Pileg 2019

- Mantan Ketua HMI Kuansing: Pernyataan Ketua Bawaslu Riau Tidak Rasional dan Inkonstitusional
- Kontrak Media tak Transparan, Dewan Siap Panggil Kominfo Kuansing
- Neno Warisman Bakal Semangati Deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru
- Tiga Hari DCS Ditetapkan, KPU Kuansing Baru Terima Tanggapan Melalui Telpon
- Bahas Pengelolaan Blok Rokan, LAMR Diterima Kementerian ESDM
- Gubri Ikut Pileg 2019, DPRD Riau Belum Terima Surat Penguduran Diri
- Melihat Nama Gubri dan Keluarganya di DCS untuk Pileg 2019
- Pemkab dan DPRD Bengkalis Sepakat, 'Tunda Bayar' ADD 2017
- Kunjungi Rohul, Bagus Santoso Disambut Warga 45 Desa Asal Boyolali
- Loloskan 916 Bacaleg,  KPU Beri Warga Waktu 12-21 Agustus Tanggapinya 
- Pelantikan Pejabat Pratama di Pemkab Kuansing Tunggu Laporan KASN
- Banyak yang Gagal, Fraksi Hanura DPRD Kuansing Minta Bupati Evaluasi OPD


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com