Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 22:28
Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya

Ahad, 20 Januari 2019 22:09
Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR

Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 21:31
Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA, ASN Kampar Diminta Netral

ASN Kampar diminta netral dalam Pilkada yang akan digelar tahun ini. Terkait itu pula, Panwaslu Kampar menggelar Dekralarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA demi aman lancarnya pesta demokrasi ini.

BANGKINANG-Riauterkini– Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA untuk  pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dilaksanakan di 171 wilayah di Indonesia, Rabu (14/2/2018) termasuk di Kabupaten Kampar. Deklarasi ini digelar di Taman Kota, Bangkinang. 

  Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Bupati Mawardes, Kapolres Kampar yang diwakili oleh Waka Polres Kompol B.E. Banjarnahor, Dandim 0313/KPR diwakili Danramil 01 Bangkinang Mayor Inf. Andri, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, Kajari Kampar diwakili oleh Deddy.

  Selain itu hadir Ketua KPUD Kampar Yatarullah dan beberapa komisioner, Ketua Panwaslu Kampar Marhaliman dan beberapa pimpinan Panwaslu Kampar, para Panwascam se-Kabupaten Kampar, PPL dan perwakilan partai politik yang ada di Kabupaten Kampar.

Acara diawali menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan pembacaan do'a yang dipandu Zulfadli, kemudian kata sambutan dari Ketua Panwaslu Kabupaten Kampar Marhaliman.

Dalam sambutannya Ketua Panwaslu Kampar Marhaliman menjelaskan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah dalam rangka Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada Gubri dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018 yang berintegritas.

Ia mengajak masyarakat untuk menolak politik uang dan politisasi SARA pada pilkada 2018 ini. 

  Selain itu disampaikan bahwa pelaksanaan kampanye akan dimulai pada tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018. Ia menegaskan agar aparatur sipil negara (ASN)  dihimbau untuk netral dan tidak boleh melakukan politik praktis.

Selanjutnya Kapolres Kampar yang diwakili oleh Waka Polres Kampar Kompol B.E. Banjarnahor menyampaikan, sejak dimulainya tahapan pilkada 2018 ini, Polri khususnya jajaran Polres Kampar cukup pro aktif dalam mensosialisasikan pilkada damai baik di media sosial maupun melalui media pemberitaan.

Himbauan - himbauan juga disampaikan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas dan anggota lainnya untuk menjaga situasi Kamtibmas selama pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 ini, selain itu Polri juga berkomitmen untuk netral dan menolak politik uang serta politisasi SARA pada pilkada 2018 ini.

    Sementara itu Bupati Kampar yang diwakili oleh Staf Ahli  Mawardes menjelaskan tujuan deklarasi adalah dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018.

Mawardes juga menyatakan bahwa ASN tidak boleh melakukan politik praktis sesuai dengan surat edaran dari Menpan Republik Indonesia.

  Selanjutnya Pembacaan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA  untuk Pilkada 2018 Berintegritas, yang dipandu salahsatu Pimpinan Panwaslu Kampar Syawir Abdullah dan diikuti seluruh peserta.

  Adapun isi Deklarasi yang diikrarkan ini adalah :

1. Mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 dari Politik Uang dan Politisasi Sara karena merupakan ancaman besar bagi Demikrasi dan kedaulatan rakyat. 

2. Tidak menggunakan politik uang dan Sara sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih, karena mencederai integritas penyelenggara Pilkada

3. Mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan politisasi sara. 

4. Mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pemilu terhadap praktik politik uang dan politisasi sara. 

5. Tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan politik uang dan sara

Pada deklarasi ini juga dilakukan penempelan cap telapak tangan pada baliho / spanduk deklarasi oleh perwakilan Forkopimda, Ketua DPRD, Ketua KPUD dan Ketua Panwaslu Kabupaten Kampar. 

Kegiatan ini diakhiri dengan jalan santai dengan rute dari Taman Kota - Jl. Agus Salim - Jl. Datuk Tabano - Jl. Prof. M. Yamin. SH dan kembali ke Taman Kota Bangkinang yang diamankan oleh Personil Polres Kampar dan Polsek Bangkinang Kota.***(man) 

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik
- Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan
- Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek
- Tak Terdaftar di DPT di seluruh Indonesia,
Warga Pertanyakan Keabsahan Identitas Calon Anggota KPU Bengkalis Subhan Eka Putra

- Ketua RT/RW di Bengkalis Harus Jadi Penggerak Goro dan Kamtibmas dan Corong Pemerintah
- Banyak Jalan Rusak, Komisi III DPRD Inhil Mengadu ke Dewan Provinsi
- Caleg DPR-RI Ramli FE Dirikan Posko Pemenangan di Sorek
- Legislator Kuansing Minta Pemerintah Tambah Mesin Cetak e-KTP
- Dipimpin Arsadianto Rachman, Relawan Bravo 5 se-Riau Resmi Dikukuhkan
- Luhut Panjaitan: Pelantikan Syamsuar 19 Februari
- Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Bengkalis Siapkan 55 Relawan Demokrasi ke Masyarakat
- RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan
- Bawaslu Bengkalis Akan Rekrut 1.800 Pengawas TPS Pileg dan Pilpres 2019
- Yayasan Bening Nusantara Laporkan Panitia Pilkades Bonai ke Polres Rohul
- Politisi PDIP Sesalkan Langkah PLN Padamkan Lampu Jalan di Rengat
- Berkunjung ke KPU Kampar, KAMMI Ingatkan KPU Jaga Integritas 
- Rangkaian Agenda Kunker Kemenkomaritim di Pelalawan
- Putuskan PJU Jelang Pilpres, PLN Area Rengat Dinilai Lakukan Pembusukan Secara Politis
- Terkait Posisi Wabup, Pemprov Segera Surati Pemkab Rohul
- Tak Berdasar, Pemprov Riau Anggap Pernyataan Ketua GP Ansor Angin Lalu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com