Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 17:47
20 Tahun Reformasi, Ketua DPRD Inhil: Agenda Reformasi Belum Tuntas

Senin, 21 Mei 2018 17:43
800 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan Dinsos Bengkalis

Senin, 21 Mei 2018 17:39
Kadernya Jadi Tersangka Politik Uang,
Demokrat Riau Junjung Tinggi Azas Praduga Tak Bersalah


Senin, 21 Mei 2018 16:57
Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba


Senin, 21 Mei 2018 16:19
Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP


Senin, 21 Mei 2018 15:32
Geram dengan Menag,
Plt Gubri Besok Temui Moeldoko Ceritakan Soal Embarkasi Haji Antara


Senin, 21 Mei 2018 15:27
Pj Sekdakab Rohul: Melalui Puasa Ramadhan, Tingkatkan Keimanan dan Sabar

Senin, 21 Mei 2018 15:14
23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola

Senin, 21 Mei 2018 15:10
Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai


Senin, 21 Mei 2018 15:01
Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 21:31
Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA, ASN Kampar Diminta Netral

ASN Kampar diminta netral dalam Pilkada yang akan digelar tahun ini. Terkait itu pula, Panwaslu Kampar menggelar Dekralarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA demi aman lancarnya pesta demokrasi ini.

BANGKINANG-Riauterkini– Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA untuk  pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dilaksanakan di 171 wilayah di Indonesia, Rabu (14/2/2018) termasuk di Kabupaten Kampar. Deklarasi ini digelar di Taman Kota, Bangkinang. 

  Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Bupati Mawardes, Kapolres Kampar yang diwakili oleh Waka Polres Kompol B.E. Banjarnahor, Dandim 0313/KPR diwakili Danramil 01 Bangkinang Mayor Inf. Andri, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, Kajari Kampar diwakili oleh Deddy.

  Selain itu hadir Ketua KPUD Kampar Yatarullah dan beberapa komisioner, Ketua Panwaslu Kampar Marhaliman dan beberapa pimpinan Panwaslu Kampar, para Panwascam se-Kabupaten Kampar, PPL dan perwakilan partai politik yang ada di Kabupaten Kampar.

Acara diawali menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan pembacaan do'a yang dipandu Zulfadli, kemudian kata sambutan dari Ketua Panwaslu Kabupaten Kampar Marhaliman.

Dalam sambutannya Ketua Panwaslu Kampar Marhaliman menjelaskan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah dalam rangka Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada Gubri dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018 yang berintegritas.

Ia mengajak masyarakat untuk menolak politik uang dan politisasi SARA pada pilkada 2018 ini. 

  Selain itu disampaikan bahwa pelaksanaan kampanye akan dimulai pada tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018. Ia menegaskan agar aparatur sipil negara (ASN)  dihimbau untuk netral dan tidak boleh melakukan politik praktis.

Selanjutnya Kapolres Kampar yang diwakili oleh Waka Polres Kampar Kompol B.E. Banjarnahor menyampaikan, sejak dimulainya tahapan pilkada 2018 ini, Polri khususnya jajaran Polres Kampar cukup pro aktif dalam mensosialisasikan pilkada damai baik di media sosial maupun melalui media pemberitaan.

Himbauan - himbauan juga disampaikan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas dan anggota lainnya untuk menjaga situasi Kamtibmas selama pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 ini, selain itu Polri juga berkomitmen untuk netral dan menolak politik uang serta politisasi SARA pada pilkada 2018 ini.

    Sementara itu Bupati Kampar yang diwakili oleh Staf Ahli  Mawardes menjelaskan tujuan deklarasi adalah dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018.

Mawardes juga menyatakan bahwa ASN tidak boleh melakukan politik praktis sesuai dengan surat edaran dari Menpan Republik Indonesia.

  Selanjutnya Pembacaan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA  untuk Pilkada 2018 Berintegritas, yang dipandu salahsatu Pimpinan Panwaslu Kampar Syawir Abdullah dan diikuti seluruh peserta.

  Adapun isi Deklarasi yang diikrarkan ini adalah :

1. Mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 dari Politik Uang dan Politisasi Sara karena merupakan ancaman besar bagi Demikrasi dan kedaulatan rakyat. 

2. Tidak menggunakan politik uang dan Sara sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih, karena mencederai integritas penyelenggara Pilkada

3. Mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan politisasi sara. 

4. Mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pemilu terhadap praktik politik uang dan politisasi sara. 

5. Tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan politik uang dan sara

Pada deklarasi ini juga dilakukan penempelan cap telapak tangan pada baliho / spanduk deklarasi oleh perwakilan Forkopimda, Ketua DPRD, Ketua KPUD dan Ketua Panwaslu Kabupaten Kampar. 

Kegiatan ini diakhiri dengan jalan santai dengan rute dari Taman Kota - Jl. Agus Salim - Jl. Datuk Tabano - Jl. Prof. M. Yamin. SH dan kembali ke Taman Kota Bangkinang yang diamankan oleh Personil Polres Kampar dan Polsek Bangkinang Kota.***(man) 

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Kadernya Jadi Tersangka Politik Uang,
Demokrat Riau Junjung Tinggi Azas Praduga Tak Bersalah

- In syaa Allah, Andi Rachman dan Wardan Bisa Menang di Atas 80 Persen di Pulau Burung
- Mudik Lebaran, Ancaman Longsor di Jalan Lintas Riau Sumbar Jadi Perhatian
- Menginap, Andi dan Wardan Blusukan ke Pasar Ramadhan dan Sholat Tarawih di Guntung
- Kampanye Bersama di Pelangiran, Wardan dan Andi Rachman Kian Kompak
- Ribuan Masyarakat Batak Anggota Parna Siap Dukung Andi-Yatno di Pilgubri
- Dukungan Makin Bulat di Setiap Daerah, Firdaus-Rusli Semakin Optimis Menang
- Paslon 4 Blusukan ke Pasar Ramadhan Ujung Batu Rohul,
Andi Rachman: Stabilitas Harga Perlu Dijaga Selama Ramadhan

- Hadiri Pelantikan MKGR Riau, 7 ASN Pelalawan Dipanggil Panwaslu
- Kampanye di Kuansing, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan kepada Firdaus-Rusli
- Siak Raih Opini WTP ke-7, Syamsuar: Terimakasih Pejabat dan Pegawai Telah Bekerja dengan Baik
-
-
- Hanya untuk Rumah, Legislator Pelalawan Dapat Rp10,5 Juta/Bulan
- Keenam Kalinya, Pemprov Riau Raih WTP dari BPK RI
- Golkar Optimis Paslon 4 Raih 40 Persen di Kampar
- Ramadhan, Paslon Dilarang Kampanye
- Pengusaha Senang, Zaman Andi Rachman Tak Lagi Sulit Urus Perizinan
- Kenal dengan Alm Ipda Auzar,
Cawagubri Edy Nasution: Ia Polisi yang Harus Dicontoh

- Lukman Edy-Hardianto Kutuk Aksi Teror di Mapolda Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com