Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 18 Desember 2018 17:50
Tahun Ini, DPRD Kuansing Sahkan Dua Perda

Selasa, 18 Desember 2018 17:45
Sidak, Komisi V DPRD Riau Temukan Banyak TKA di PT Indah Kiat Dapat Fasilitas Mewah

Selasa, 18 Desember 2018 17:40
Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing


Selasa, 18 Desember 2018 17:31
Belasan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Pelalawan

Selasa, 18 Desember 2018 17:03
Bawa 2 Kilogram Shabu, WN Malaysia Diringkus Polres Rohul

Selasa, 18 Desember 2018 16:59
‎Kanwil Kemenkumham Riau Belum Ada Rencana Tambah Kamar dan Blok di Lapas Pasirpangaraian

Selasa, 18 Desember 2018 16:56
10 Hari Kebanjiran,
Masyarakat Buluh Cina Kecewa dengan Wakilnya di DPRD Riau


Selasa, 18 Desember 2018 16:53
IECTA dan STAI Le Taja Seminar Sosialisasi dan Simulasi Uji Kompetensi Bahasa Inggris

Selasa, 18 Desember 2018 16:48
Dikunjungi Tim KARS, Sekda Yakin RSUD Rohul Bisa Terakreditasi Paripurna

Selasa, 18 Desember 2018 16:42
Kuansing Peroleh DIPA 2019 Rp1,43 Triliun

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Maret 2018 18:26
Dewan Minta Segera Tembak Bius Harimau Serang Warga di Inhil

Anggota DPRD Riau akhirnya angkat bicara terkait serangan harimau yang terjadi di Inhil. Dewan meminta segera dilakukan penembakan bius.

Riauterkini-PEKANBARU- Harimau yang menyerang dua warga di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhi, beberapa waktu yang lalu mendapat respon dari anggota DPRD Riau dari Inhil. Penembakan dengan bius mesti dilakukan segera.



"Harimau pemakan manusia ini harus segera dilumpuhkan. Jika perlu, ditembak dengan bius sesuai dengan aturan yang ada," kata Abdul Wahid, anggota DPRD Riau dari Inhil kepada wartawan, Senin (12/03/18).



Menurutnya, keselamatan masyarakat mesti diutamakan. Jika langkah penembakan tidak dilakukan, maka dikhawatirkan akan menimbulkan korban baru akibat harimau yang diketahui bernama Bonita.



"Keamanan masyarakat setempat maupun di luar itu harus menjadi yang utama. Pencarian harimau harus dilakukan segera. Jangan sampai nanti ada korban baru akibat ulah harimau itu," ungkap Ketua DPW PKB Riau ini.



Sebagaimana diketahui, Bonita sudah memakan korban dua nyawa manusia. Pertama Jumiati, karyawan perusahaan sawit yang diserang pada 3 Januari 2018 lalu. Selanjutnya, Yusri yang tewas diserang pada Sabtu lalu.



Hingga kini, Bonita masih berkeliaran di sekitaran pemukiman penduduk dan perkebunan sawit yang ada di sana. Lokasi konflik ini terjadi di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil. *(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Tahun Ini, DPRD Kuansing Sahkan Dua Perda
- Kuansing Peroleh DIPA 2019 Rp1,43 Triliun
- Bahas Pengrusakan Atribut, Demokrat Riau Ikut Rapat Darurat di Kediaman SBY di Jakarta
- Kecewa Jokowi Diberi Gelar,
Syarwan Hamid Lusa Kembalikan Gelar Adat ke LAM Riau

- Polda Riau Nyatakan Pembayar Perusak Atribut Partai Demokrar Buron
- Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah
- PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya
- Kapitra Ampera Tuding SBY Bawa Konflik ke Riau
- Diinstruksikan SBY, DPC Demokrat Pekanbaru Bersihkan APK Partai
- Ribuan Warga Kampar Sambut Kedatangan SBY dan Rombongan di Tapung
- Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'
- Baleho dan Bendera PD Dirusak, Hinca Tuding untuk Ganggu Kunjungan SBY
- Andi Arif Sebut Perusak Atribut PD di Pekanbaru Dibayar Partai Penguasa
- Pelantikan DPC PD se-Riau Disaksikan Langsung SBY dan Istri
- Ani Yudhoyono Nangis Saksikan Video Perusakan Balehonya dan Bendera PD
- Balehonya dan Bendera PD Dirusak, SBY Pilih Mengalah
- SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau
- Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM
- Bergelar Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Ini Skenario Penyambutan Jokowi di LAM Riau Besok

- Sakit, Seorang Napi Lapas Bengkalis Meninggal Dunia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com