Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Maret 2019 15:33
Imra PT RAPP Bangunkan Rumah Layak untuk Andini

Senin, 25 Maret 2019 15:25
447 Pengawas TPS Kecamatan Resmi Dilantik

Senin, 25 Maret 2019 15:22
Kurang 16 Orang,
1.784 Pengawas TPS Pemilu Bengkalis Siap Bertugas


Senin, 25 Maret 2019 15:17
Hadiri Seminar Nasional di Inhil, Gubri Harapkan Kebangkitan Harga Kelapa

Senin, 25 Maret 2019 15:12
Korupsi Sarpras, Dua Mantan Pejabat Dispora Riau Diadili

Senin, 25 Maret 2019 15:05
Joker Dorong Entrepreneur Naik Hingga 7 Persen di Nusantara

Senin, 25 Maret 2019 14:01
Sempena HUT, Persit Kartika Chandra Kirana Anjangsana ke Panti Asuhan dan Warakawuri

Senin, 25 Maret 2019 13:58
Satgas Gakkum Karhutla Proses 12 tmTersangka Pembakar Lahan di Riau

Senin, 25 Maret 2019 13:55
Pemulung di Duri Temukan Jasad Bayi di Tepian Kali

Senin, 25 Maret 2019 13:50
Wakil Bupati Inhil Ikuti Pengajian dan Silaturrahmi Ulama Nusantara

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 18 Maret 2018 19:00
LE-Hardianto Sudah Teken 500 Kontrak Politik dengan Masyarakat

Tim Pemenangan AKU mengaku telah 500 kontrak politik yang telah diteken Paslon LE-Hardianto. Jumlah tersebut diakui melebihi target.

Riauterkini-PEKANBARU- 500 kontrak politik antara paslon Gubri Wagubri nomor urut 2, LE-Hardianto, sudah diteken. Jumlah ini diluar target, dimana awalnya tim menargetkan 500 kontrak politik tersebut diteken hingga akhir Maret ini. Namun, masih pertengahan bulan, 500 kontrak politik sudah diteken.

"Perkiraan kita, akhir bulan ini ada 500 kontrak politik yang sudah diteken. Namun, belum lagi sampai akhir bulan, 500 kontrak politik sudah diteken semua," begitu kata ketua tim relawan AKU LE, Eddy RM kepada media, Minggu (19/3/2018).

Dijelaskan Eddy RM, setelah 500 kontrak politik ini diteken, maka tim menargetkan sebulan lagi akan ada 500 kontrak politik yang baru diteken. Target 500 per bulan ini cukup rasional mengingat medan wilayah Riau cukup luas sehingga membutuhkan waktu yang cukup untuk menyelesaikan 1800 kontrak politik yang ditargetkan seluruhnya.

"Apalagi kalau kita lihat medan geografis di Inhil, antar desanya harus menyeberangi pulau," jelas mantan anggota DPRD Riau ini.

Seperti diketahui, pasangan LE-Hardianto ini memang dalam kampanyenya selalu mengajak masyarakat meneken kontrak politik dengan dirinya. Kontrak politik tersebut berisi tentang komitmen pasangan ini untuk menganggarkan dana Rp1 miliar per desa per tahun untuk pembangunan. Dimana dalam klausul kontrak politik tersebut, pasangan ini siap mundur jika nantinya setelah mereka terpilih tidak mewujudkan Rp1 miliar per desa per tahun tersebut. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- 447 Pengawas TPS Kecamatan Resmi Dilantik
- Kurang 16 Orang,
1.784 Pengawas TPS Pemilu Bengkalis Siap Bertugas

- Joker Dorong Entrepreneur Naik Hingga 7 Persen di Nusantara
- KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi
- Ternyata Asri Auzar Sudah Minta DPRD Riau Ganti Waka Dedet
- Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau
- Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel
- Dalam Rangka Pileg dan Pilpres 2019,
Inhil Apel Gelar Pasukan Kesiapan TNI-Polri dan Komponen Bangsa Lainnya

- Tim Gabungan Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pemilu 2019
- Apel Gelar Pasukan, Bupati Kampar Tegaskan Jangan Ada Intimidasi pada Pemilu 2019
- 300 Personel BKO Polda Riau Ikut Amankan Pemilu 2019 di Rohul
- Harapkan WTP, Gubri Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah
- TNI Polri Bengkalis Siap Amankan Pesta Demokrasi Serentak April 2019
- Batas 2 Mei, tak Serahkan LPPDK, Caleg Bakal Dicoret
- Pimpin Apel Siaga Pengaman Kampanye, Gubri Minta Aparat Netral di Pemilu 2019
- Soal Reposisi Waka DPRD, Dedet Bersyukur dan Auzar Ngaku tak Tau
- Demokrat Minta Reposisi Waka DPRD Riau, Dedet Diganti Asri Auzar
- Tak Serahkan LADK 11 Parpol Dicoret di Sejumlah Daerah
- Dewan Nilai Kinerja ASN pemkab Rohil Harus Terus Ditingkatkan
- Usulan Perampingan OPD, BP2D Nilai Tidak Begitu Penting


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com