Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Maret 2019 15:02
Soal Instruksi ASN Hadiri Acara TGB, Dewan Minta Sekdaprov Bijak

Rabu, 20 Maret 2019 14:27
Mantapkan PMB-RW, Camat Tampan Gelar Rapat Bersama

Rabu, 20 Maret 2019 14:21
Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa

Rabu, 20 Maret 2019 14:14
Peringati Hari TB Sedunia, Diskes Pekanbaru Gelar Sosialisasi dan Pengobatan Gratis di CFD

Rabu, 20 Maret 2019 14:07
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat,
PT Musim Mas Lakukan Penanaman Perdana Kebun Desa di Pelalawan


Rabu, 20 Maret 2019 13:57
Janji Pemkab Rohil Pasang Papan Peringatan “Awas Banyak Buaya” Isapan Jempol Belaka

Rabu, 20 Maret 2019 13:47
Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap

Rabu, 20 Maret 2019 13:11
Diperbaiki RAPP, Jalan Utama Desa Kebon Lado Kini Nyaman Dialalui

Rabu, 20 Maret 2019 13:03
Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan

Rabu, 20 Maret 2019 12:05
BPN Prabowo-Sandi Sebut Safari Dakwah TGB ke Riau Berbau Politik

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 April 2018 21:13
Cagub Nomor 4 Beri Perhatian Besar Terhadap Naker Lokal, Ini Buktinya

Arsyadjuliandi Rachman, cagub Riau nomor 4, punya komitmen yang besar dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan perusahaan swasta. Ini buktinya.

Riauterkini - PEKANBARU - Arsyadjuliandi Rachman, cagub Riau nomor 4, punya komitmen yang besar dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan perusahaan swasta.

Hal ini terungkap saat kampanye dialogis Andi Rachman dengan masyarakat Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Minggu, (15/4/2018).

Ismiyanti, warga setempat dalam sesi dialog mengadu soal banyaknya tenaga kerja dari luar daerah yang bekerja di perusahaan perusahaan di Dumai. Kondisi ini membuat putra putri asal Dumai banyak yang masih menganggur, meskipun sudah sarjana.

"Perusahaan di sini banyak pak. Katanya ini kota industri. Tapi, anak anak kami malah banyak tidak diterima kalau melamar pekerjaan di perusahaan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Andi Rachman langsung menginstruksikan anggota DPRD Dumai terutama yang berasal dari Fraksi Golkar untuk responsif terhadap pengaduan masyarakat atas masalah naker lokal ini.

"Saya yakin Dumai juga sudah punya perda yang mengatur soal itu. Sekarang harus diperkuat pengawasan pelaksanaan perda itu di lapangan," ujarnya.

Provinsi Riau punya Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Ketenagakerjaan Provinsi Riau. Dengan perda ini, perusahaan harus mengakomodir 75 persen tenaga kerja lokal dan 25 persen dari luar.

"Karena provinsi juga ikut mengeluarkan izin berdirinya industri dan perusahaan ini. Makanya harus ditekankan untuk memberdayakan naker lokal. Kalau nggak, tidak kita keluarkan rekomendasi perpanjangan sejumlah izinnya," jelasnya.

Namun demikian, hal yang lebih penting adalah menyiapkan tenaga kerja lokal yang berdaya saing dan terampil. Hal ini bisa dicapai dengan pelaksanaan berbagai macam kegiatan workshop dan pelatihan sertifikasi. Provinsi punya Badan Latihan Kerja yang harus dimanfaatkan sebaiknya baiknya untuk pengembangan sumber daya manusia.

"Jadi perusahaan juga menerima tenaga kerja yang berkualitas. Jadi bisa berjalan beriringan. Perusahaan dan masyarakat bisa saling menguntungkan," tukasnya.***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Soal Instruksi ASN Hadiri Acara TGB, Dewan Minta Sekdaprov Bijak
- BPN Prabowo-Sandi Sebut Safari Dakwah TGB ke Riau Berbau Politik
- Pemkab Absen, DPRD Kuansing Tunda Hearing Bahas Prolegda
- Gubri Ajak Kada di Riau Sukseskan Pemilu Serentak 2019
- Husaimi Yakini PPP Isi Posisi Wabup Kampar
- Tiga Caleg Golkar Berkampanye di Pangkalan Kerinci
- KPU Kota Pekanbaru Tuntaskan Verifikasi Faktual Temuan Data BPN 02
- Soal Ketum PPP Ditangkap KPK, ini Tanggapan DPW PPP Riau
- Bawaslu Inhu Temukan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Rusak
- Dituding Tak Bermanfaat bagi Masyarakat,
DPRD Riau Panggil Empat Perusahaan di Inhu

- Bawaslu Sebut Kampanye Hitam Capres Mulai Meresahkan
- Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ikrar Pileg dan Pilpres Damai
- Dikurangi Tersisa 300 Petugas, Pelipatan Surat Suara di KPU Kampar Kini Berjalan Tertib
- Bawaslu Pelalawan Temukan Ratusan Lembar Surat Suara Rusak
- KPU Bengkalis Laporkan 981 Surat Suara Ditemukan Rusak
- Sosialisasi Pemilu 2019, KPU Riau Gelar Lomba Mural
- Proses Lipat Surat Suara di Kampar Kembali Dilanjutkan
- Bupati Kampar Lantik 128 Pejabat Eselon III dan IV
- Mappilu PWI Rohil Terbentuk
- Panitia Pemilihan Wabup Kampar Terbentuk, Ini Agendanya dalam Waktu Dekat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com