Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Desember 2018 09:46
Saran Jokowi Bikin Heboh Pedagang Sayur Pasar Arengka

Senin, 17 Desember 2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

Ahad, 16 Desember 2018 20:42
Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah

Ahad, 16 Desember 2018 20:37
KOTAKU Gelar Aksi Bersih Sungai Sahabat Sungai Pekanbaru Vol 3

Ahad, 16 Desember 2018 20:29
PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya

Ahad, 16 Desember 2018 14:53
KUBE Bengkalis Terbaik 10 Besar Nasional

Ahad, 16 Desember 2018 14:14
Digelari Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Bupati Kuansing Ucapkan Selamat pada Presiden RI Joko Widodo


Ahad, 16 Desember 2018 14:05
Gerakan Taat Pajak,
Bapenda Bengkalis Apresiasi 25 Perusahaan


Ahad, 16 Desember 2018 13:39
Pelayanan Berbasis HAM,
Lapas Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM


Ahad, 16 Desember 2018 12:49
Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 April 2018 13:59
Digugat Leha, PTUN Medan Terima Eksepsi KPU Riau

PTUN Medan memutuskan menerima eksepsi KPI Riau atas gugatan Paslon Leha terkait dugaan mutasi paslon nomor 1 dan 3.

Riauterkini-PEKANBARU-Majelis hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan memutuskan menerima eksepsi Tergugat (KPU Provinsi Riau) atas gugatan Penggugat (Pasangan Calon Nomor Urut 2 Muhammad Lukman Edi-Hardianto) dalam perkara Nomor: 73/G/Pilkada/2018, Selasa (17/4/18).

Putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Undang Saepuddin, SH, MH pukul 10.30 wib berawal dari permohonan Penggugat menyusul dugaan adanya mutasi jabatan yang dilakukan oleh Calon Gubernur Nomor Urut 3 (Bupati Siak Nonaktif) dan Calon Gubernur Nomor Urut 1 (Walikota Pekanbaru Nonaktif).

Dalam pertimbangannya, majelis menyatakan sengketa Tata Usaha Negara di PT TUN harus terlebih dahulu melalui proses sengketa di Bawaslu Provinsi Riau.

Terkait hal itu, komisioner KPU Riau, Mohammad Ilham Yasir mengatakan bahwa putusan tersebut bagi KPU untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa proses admnistrasi para paslon di KPU tak ada permasalahan hukum yang dilanggar. *(H-we)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah
- PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya
- Kapitra Ampera Tuding SBY Bawa Konflik ke Riau
- Diinstruksikan SBY, DPC Demokrat Pekanbaru Bersihkan APK Partai
- Ribuan Warga Kampar Sambut Kedatangan SBY dan Rombongan di Tapung
- Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'
- Baleho dan Bendera PD Dirusak, Hinca Tuding untuk Ganggu Kunjungan SBY
- Andi Arif Sebut Perusak Atribut PD di Pekanbaru Dibayar Partai Penguasa
- Pelantikan DPC PD se-Riau Disaksikan Langsung SBY dan Istri
- Ani Yudhoyono Nangis Saksikan Video Perusakan Balehonya dan Bendera PD
- Balehonya dan Bendera PD Dirusak, SBY Pilih Mengalah
- SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau
- Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM
- Bergelar Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Ini Skenario Penyambutan Jokowi di LAM Riau Besok

- Sakit, Seorang Napi Lapas Bengkalis Meninggal Dunia
- Mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono Tiba di Pekanbaru
- Beri Gelar Adat ke Jokowi, LAM Riau Mengaku Tak Tersandera
- Pelajari RKPD, Dewan Kuansing Stuban ke Batam
- Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman
- SBY dan Jokowi Sama-sama ke Riau, Diklaim Hanya Kebetulan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com