Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

Sabtu, 19 Januari 2019 18:24
Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran

Sabtu, 19 Januari 2019 15:51
Bupati Bengkalis: Jangan 'Sunat' Bantuan Kesejahteraan Guru Honor Madrasah

Sabtu, 19 Januari 2019 15:47
Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF

Sabtu, 19 Januari 2019 15:38
Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil

Sabtu, 19 Januari 2019 14:05
Pemkab Inhil Audiensi ke Kemenristek Dikti,
Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional


Sabtu, 19 Januari 2019 14:01
Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati

Jum’at, 18 Januari 2019 21:51
Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Masyarakat Desa Bongkal Malang, Inhu berikan harapan kepada Paslon Nomor 4 di Pilgubri 2018. Mereka meminta dibangunkan SMP ke Andi Rachman.

Riauterkini - PEKANBARU - Calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, dinilai telah sukses meningkatkan kualitas pendidikan, pasca peralihan kewenangan pendidikan SMA/SMK. Dalam waktu satu tahun telah mempu memberikan yang terbaik bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan perekonomian guru.

Untuk itu, masyarakat Desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, meminta kepada Gubernur Riau yang sedang cuti ini, untuk bisa membangun sekolah SMP di Desa mereka. Sudah beberapa kali diajukan namun tak kunjung dibangun.

Tokoh masyarakat Desa Bongkal Malang, Devi Aria, mengatakan, Gubernur Riau ini dikenal dengan Gubernur yang peduli dengan pendidikan. Namun di Desa mereka yang jumlah penduduknya mencapai 3000 orang, sekolah yang ada baru tingkat Sekolah Dasar (SD).

"Pendidikan yang ada di tempat kami ini baru SD pak Gubernur. Kami minta ada SMP, desa kami ini termauk salah satu gerbang Kecamatan Telayang, sudah semakin banyak warganya. Tentu perlu ditingkatkan pendidikan bagi anak-anak kami, supaya tidak jauh pergi sekolahnya," kata Devi.

"Kami sudah beberapa kali mengajukan tapi belum terkabulkan. Untuk itulah kami mengadu ke pak Gubernur. Mudah-mudahan bisa terkabulkan ada SMP di Desa kami ini," tambahnya.

Selain sekolah SMP, masyarat juga meminta kepada calon Gubernur nomor 4 ini bisa membantu berdirinya pondok pesantren. Ataupun didirikannya sekolah madrasah.

"Anak-anak kami juga membutuhkan program pendidikan agama sehingga generasi kita kedepan bisa terkontrol. Anak-anak bisa jauh dari penyakit masyarakat dengan adanya pendidikan agama, terhindar dari narkoba," harapnya.

Sementara itu, salah seorang guru honorer komite di salah satu SMK di Kecamatan Telayang, Ayundra, juga mengapresiasi kepedulian Gubernur yang telah menaikkan gaji guru honorer sesuai dengan UMP. Namun ia meminta agar Gubernur bisa memperhatikan guru honorer bisa dijadikan pegawai negri.

"Saya sudah mengabdikan diri di dunia Pendidikan. Kalau bisa pak ada pengangkatan guru honor jadi pegawai. Saya sudah 10 tahun menjadi guru honor, jadi jangan ada perbedaan kalau mengangkat guru pegawai. Kalau untuk gaji Alhamdulillah cukup pak, tapi yang pegawai ini pak diutamakan," ungkap Ayundra.

Menjawab keinginan dari warga Telayang, calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, menjelaskan bahwa pendidikan sangat penting bagi masyarakat, termasuk kesejahteraan guru. Dan ia telah bertekat untuk memberikan pedidikan yang terbaik, baik SD, SMP dan SMK.

"Bapak ibu kalau memang serius untuk membangun SMP di sini silahkan ajukan proposalnya. Kita siap menampungnya, kalau Kabupaten belum membangunnya. Untuk pendidikan menjadi prioritas kita," kata Andi Rachman.

Sedangkan untuk guru honor SMA/SMK, Andi Rachman, mengatakan bahwa satu tahun setelah peralihan kewenangan, ia langsung meminta dinasnya untuk mensejahterakan guru, dengan menaikkan gaji guru sesuai UMP.

Sedangkan untuk guru honor yang akan diangkat menjadi pegawai negri, Andi Rachman menjelaskan bahwa Pemprov akan mendahulukan guru yang pernah kontrak. Dan daerah tidak bisa menerima asal pegawai yang diangkat dari honorer.

"Kami ini baru menerima satu tahun kewenangan ini, dan masukan ibu ini bagus akan saya beri tahu kepala dinas jangan main-main. Kami menerima awal apa adanya, jadi ibu mohon bersabar ya, Insya Allah ada jalannya," kata Andi Rachman.***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek
- Tak Terdaftar di DPT di seluruh Indonesia,
Warga Pertanyakan Keabsahan Identitas Calon Anggota KPU Bengkalis Subhan Eka Putra

- Ketua RT/RW di Bengkalis Harus Jadi Penggerak Goro dan Kamtibmas dan Corong Pemerintah
- Banyak Jalan Rusak, Komisi III DPRD Inhil Mengadu ke Dewan Provinsi
- Caleg DPR-RI Ramli FE Dirikan Posko Pemenangan di Sorek
- Legislator Kuansing Minta Pemerintah Tambah Mesin Cetak e-KTP
- Dipimpin Arsadianto Rachman, Relawan Bravo 5 se-Riau Resmi Dikukuhkan
- Luhut Panjaitan: Pelantikan Syamsuar 19 Februari
- Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Bengkalis Siapkan 55 Relawan Demokrasi ke Masyarakat
- RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan
- Bawaslu Bengkalis Akan Rekrut 1.800 Pengawas TPS Pileg dan Pilpres 2019
- Yayasan Bening Nusantara Laporkan Panitia Pilkades Bonai ke Polres Rohul
- Politisi PDIP Sesalkan Langkah PLN Padamkan Lampu Jalan di Rengat
- Berkunjung ke KPU Kampar, KAMMI Ingatkan KPU Jaga Integritas 
- Rangkaian Agenda Kunker Kemenkomaritim di Pelalawan
- Putuskan PJU Jelang Pilpres, PLN Area Rengat Dinilai Lakukan Pembusukan Secara Politis
- Terkait Posisi Wabup, Pemprov Segera Surati Pemkab Rohul
- Tak Berdasar, Pemprov Riau Anggap Pernyataan Ketua GP Ansor Angin Lalu
- BKPP Umumkan 27 Nama Pejabat yang Lulus Lelang 17 Jabatan PTP Bengkalis 2018
- Caleg DPR RI Sayed Abubakar Assegaf Sampaikan 14 Program Prioritas Partai Demokrat di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com