Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 21:39
Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya


Selasa, 22 Mei 2018 20:58
3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun

Selasa, 22 Mei 2018 20:12
Pjs Bupati Inhil Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

Selasa, 22 Mei 2018 19:25
Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:12
Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:02
Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju

Selasa, 22 Mei 2018 18:59
Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud

Selasa, 22 Mei 2018 18:54
Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018

Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Masyarakat Desa Bongkal Malang, Inhu berikan harapan kepada Paslon Nomor 4 di Pilgubri 2018. Mereka meminta dibangunkan SMP ke Andi Rachman.

Riauterkini - PEKANBARU - Calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, dinilai telah sukses meningkatkan kualitas pendidikan, pasca peralihan kewenangan pendidikan SMA/SMK. Dalam waktu satu tahun telah mempu memberikan yang terbaik bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan perekonomian guru.

Untuk itu, masyarakat Desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, meminta kepada Gubernur Riau yang sedang cuti ini, untuk bisa membangun sekolah SMP di Desa mereka. Sudah beberapa kali diajukan namun tak kunjung dibangun.

Tokoh masyarakat Desa Bongkal Malang, Devi Aria, mengatakan, Gubernur Riau ini dikenal dengan Gubernur yang peduli dengan pendidikan. Namun di Desa mereka yang jumlah penduduknya mencapai 3000 orang, sekolah yang ada baru tingkat Sekolah Dasar (SD).

"Pendidikan yang ada di tempat kami ini baru SD pak Gubernur. Kami minta ada SMP, desa kami ini termauk salah satu gerbang Kecamatan Telayang, sudah semakin banyak warganya. Tentu perlu ditingkatkan pendidikan bagi anak-anak kami, supaya tidak jauh pergi sekolahnya," kata Devi.

"Kami sudah beberapa kali mengajukan tapi belum terkabulkan. Untuk itulah kami mengadu ke pak Gubernur. Mudah-mudahan bisa terkabulkan ada SMP di Desa kami ini," tambahnya.

Selain sekolah SMP, masyarat juga meminta kepada calon Gubernur nomor 4 ini bisa membantu berdirinya pondok pesantren. Ataupun didirikannya sekolah madrasah.

"Anak-anak kami juga membutuhkan program pendidikan agama sehingga generasi kita kedepan bisa terkontrol. Anak-anak bisa jauh dari penyakit masyarakat dengan adanya pendidikan agama, terhindar dari narkoba," harapnya.

Sementara itu, salah seorang guru honorer komite di salah satu SMK di Kecamatan Telayang, Ayundra, juga mengapresiasi kepedulian Gubernur yang telah menaikkan gaji guru honorer sesuai dengan UMP. Namun ia meminta agar Gubernur bisa memperhatikan guru honorer bisa dijadikan pegawai negri.

"Saya sudah mengabdikan diri di dunia Pendidikan. Kalau bisa pak ada pengangkatan guru honor jadi pegawai. Saya sudah 10 tahun menjadi guru honor, jadi jangan ada perbedaan kalau mengangkat guru pegawai. Kalau untuk gaji Alhamdulillah cukup pak, tapi yang pegawai ini pak diutamakan," ungkap Ayundra.

Menjawab keinginan dari warga Telayang, calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, menjelaskan bahwa pendidikan sangat penting bagi masyarakat, termasuk kesejahteraan guru. Dan ia telah bertekat untuk memberikan pedidikan yang terbaik, baik SD, SMP dan SMK.

"Bapak ibu kalau memang serius untuk membangun SMP di sini silahkan ajukan proposalnya. Kita siap menampungnya, kalau Kabupaten belum membangunnya. Untuk pendidikan menjadi prioritas kita," kata Andi Rachman.

Sedangkan untuk guru honor SMA/SMK, Andi Rachman, mengatakan bahwa satu tahun setelah peralihan kewenangan, ia langsung meminta dinasnya untuk mensejahterakan guru, dengan menaikkan gaji guru sesuai UMP.

Sedangkan untuk guru honor yang akan diangkat menjadi pegawai negri, Andi Rachman menjelaskan bahwa Pemprov akan mendahulukan guru yang pernah kontrak. Dan daerah tidak bisa menerima asal pegawai yang diangkat dari honorer.

"Kami ini baru menerima satu tahun kewenangan ini, dan masukan ibu ini bagus akan saya beri tahu kepala dinas jangan main-main. Kami menerima awal apa adanya, jadi ibu mohon bersabar ya, Insya Allah ada jalannya," kata Andi Rachman.***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru
- Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju
- DPRD Riau Sayangkan Pemberhentian Sementara Program GISA
- Selama Ramadhan, Cawagubri Edy Nasution Safari Ramadhan ke Masjid
- Tak Ingin Masyarakat Nyebrang Bayar Pakai Pompong, Andi Rachman Komit Bangun Jembatan Dusun Sukajadi-Kuala Cinaku
- Terkesan dengan Program Rumah Layak Huni, Warga Kuala Cenaku Siap Coblos Nomor 4
- Panwaslu Pekanbaru Rekrut 1.798 Pengawas TPS
- Demokrat Pekanbaru Buka Pendaftaran Caleg
- Kosong Sejak Februari,
Masyarakat Rohul Pertanyakan Posisi Wabup ke Wakilnya di DPRD Riau

- Pansus DPRD Riau Panggil Biro Hukum Bahas Draf Ranperda Adat
- Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan
- Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil
- Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022
- Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah
- Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag
- Pilkades serentak ditunda, 48 ASN Meranti Disiapkan untuk Pj Kepala Desa
- Kadernya Jadi Tersangka Politik Uang,
Demokrat Riau Junjung Tinggi Azas Praduga Tak Bersalah

- In syaa Allah, Andi Rachman dan Wardan Bisa Menang di Atas 80 Persen di Pulau Burung
- Mudik Lebaran, Ancaman Longsor di Jalan Lintas Riau Sumbar Jadi Perhatian
- Menginap, Andi dan Wardan Blusukan ke Pasar Ramadhan dan Sholat Tarawih di Guntung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com