Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

Kamis, 20 September 2018 18:58
Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 13 Mei 2018 19:16
Disebut Ramah, Warga Ujung Batu Pilih Lukman Edy di Pilgubri 2018

Seorang pemilik warung di Ujung Batu mengaku senang dengan sikap Lukman Edy yang ramah dan beragama. Ia bersama keluarga komit memilih Cagubri Zaman Now di Pilgubri 2018.

Riauterkini-ROKANHULU- Ibu Rustini, pemilik kedai kopi di Jalan Garuda, Ujung Batu, Rokan Hulu mantapkan pilihan pada Lukman Edy saat pilgub Riau, 27 Juni 2018.

Hal itu dikatakan saat Cagubri Zaman Now itu singgah di kedai kopinya saat akan silaturahmi dan blusukan di pasar Ujung Batu, Rokan Hulu, Minggu, (13/5).

"Saya dan keluarga suka dengan pak Lukman karena beliau ramah, beragama, dan seorang tokoh nasional. Kalau dibilang pemimpin itu harus taat agamanya," kata Rustini.

Pemilik kedai yang sudah berjualan puluhan tahun ini berharap eks menteri Desa itu bisa memenangi kontestasi pilgub Riau 2018.

"Kita doakan pak Lukman menang pilgub agar program-programnya bisa diwujudkan," tambahnya.

Sementara itu, Laila, pedagang pasar yang berjualan tahu tempe mengeluhkan sepinya pasar dimana dia berjualan selama 12 tahun.

"Disini payah lah sekarang jualannya, harganya juga sekarang beda sama tempat lain," keluh Laila.

Selain itu, kondisi fisik pasar yang kumuh dan jalan yang sempit menambah situasi pasar menjadi tidak nyaman.

"Tolong ini lah, kalau nanti jadi gubernur diperbaiki pasar dan jalan yang sempit ini bisa dilebarkan," pungkas Laila. *(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT
- Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman
- KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019
- KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019
- KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019
- Bahas Ranperda Aset, Pansus DPRD Kuansing Sambangi Depdagri
- Jeda Antara Plt dan Gubri definitif Dipastikan tak Lama
- Andi Nurbai Gugat Pemecatan PAN Atas Dirinya dari DPRD Kuansing
- Dewan Minta Pemprov Perhatinan Ponpes di Riau
- 370 Personel Polres Bengkalis Bakal Amankan Pemilu dan Pilpres
- Usir Balik Ketua GP Anshor dari Bumi Melayu,
Bukan Balas Dendam, Cuma Beri Pelajaran untuk GP Anshor

- ‎Dibantu TNI dan Linmas,
Pengamanan di 1.515 TPS Pemilu 2019 di Rohul Melibatkan 650 Personel Polri

- Sudah Dipecat PAN, Anggota DPRD Kuansing ini Tunggu Diberhentikan Gubri
- Cakra 19 Klaim.9 Bupati dan Walikota di Riau Dukung Jokowi
- Tidak Mendapat Dana Pusat, Dewan Tolak Pembangunan Pustaka Kuansing dari APBD
- Mahasiswa Ikut Soroti Kekosongan Kursi Wakil Bupati Rohul
- Dinilai Mengecewakan, Ketua Komisi IV DPRD Inhu Kembalikan Kartu BPJS Kesehatan
- Dua PAW Anggota DPRD Pelalawan Dilantik
- Alumni UIR Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penghinaan Terhadap Almamaternya
- Pemkab dan DPRD Bengkalis Gesa Bahas Perubahan APBD 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com