Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 Juli 2018 18:12
Loncat Pagar, Kader Hanura Muhammad Adil Pilih Gabung PKB di Pileg 2109

Rabu, 18 Juli 2018 18:03
Turut Terjerat TPPU Penyertaan Modal Pemkab Bengkalis, Direktur CV SPM Batal Disidang

Rabu, 18 Juli 2018 17:58
Sore Ini Hotspot Nihil,
Tim Satgas Karhutla Berjibaku Padamkan Karhutla


Rabu, 18 Juli 2018 17:34
UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah

Rabu, 18 Juli 2018 17:31
605 Bacaleg Sudah Terdaftar,
Partai Berkarya Tutup‎ Pendaftaran Bacaleg di KPU Rohul


Rabu, 18 Juli 2018 16:47
Rezeki di 30 Tahun Pernikahan, Rumah Sugianto Dibedah Lazis Imra

Rabu, 18 Juli 2018 16:33
88 Titik Panas Terpantau, Polda Riau Optimalkan Pencegahan

Rabu, 18 Juli 2018 15:41
Enam Parpol di Kampar Tak Penuhi Kuota Maksimal

Rabu, 18 Juli 2018 15:32
Serahkan Berkas Bacaleg,
16 Partai di Kuansing Dinyatakan Lolos Verifikasi KPU


Rabu, 18 Juli 2018 15:24
Pelaku Masih Berkeliaran,
Ketua RW Mentangor Pekanbaru Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2018 17:55
Cawagubri Edy Nasution Buat Laporan Pelanggaran APK di Panwaslu Inhil

Cawagubri Edy Nasution memberikaan contoh baik saat melihat sebuah pelanggaran. Melihat pemasangan APK yang salahi aturan di Inhil, ia laporkan ke Panwaslu.

Riauterkini-INHIL- Saat melaksanakan kampanye tatap muka dan dialogis yang sudah dijadwalkan sesuai dengan STTP di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Calon Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution mendapati sebuah alat peraga kampanye (apk) yang diduga menyalahi aturan PKPU nomor 4 tahun 2017.

Usai kembali dari lokasi kampanye dan hendak istirahat, Edy Nasution terkejut melihat adanya dua buah spanduk milik salahsatu pasangan calon (paslon) yang dibentangkan disebuah pagar rumah samping Jalan Hotel Elite di Kota Tembilahan.

Dirinya yang merasa ada yang salah dengan alat peraga kampanye itu pun langsung mencari tahu dimana Kantor Panwaslu Kabupaten Indragiri Hilir. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuknya mendapati Kantor Pamwaslu Inhil.

Saat menyambangi Kantor Panwaslu Inhil, Edy Nasution diterima oleh anggota Panwaslu Inhil, Rois Habib. Diskusi dimulai dengan pertanyaan dari Edy Nasution terhadap alat peraga kampanye yang diduga tidak sesuai aturan tersebut.

"Saya melaporkan ini untuk memberikan contoh, sekakigus mengedukasi masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika ditemukannya ada kesalahan dalan kampanye Pilgubri 2018 ini. Karena jika kesalahan biarkan didepan mata, berarti kita setuju dengan kesalahan tersebut. Dan inilah yang saya ingin rubah," kata Edy Nasution, Sabtu (12/5/2018) malam.

Mulai dari proses pelaporan hingga eksekusi dibutuhkan waktubselama 5 hari. Hal ini sangat disayangkan oleh Edy Nasution yang seharusnya jika memang ditemukan adanya pelanggaran bisa langsung ditindaklanjuti Panwaslu kecamatan, kelurahan dan desa.

"Kalau untuk memproses saja membutuhkan waktu yang lama. Bagaimana bisa menurunkan spanduk dan baliho yang menyalahi aturan. Apalagi penurunan baliho dan spanduk diharuskan bekerjasama dengan Saatpol PP," ujar Edy Nasution.

Menerima laporan Cawagub Riau Edy Nasution, anggota Panwaslu Inhil, Rois Habib akan melakukan analisa terlebih dahulu. Pihaknya juga sudah mendokumentasikan atas spanduk yang dilaporkan Edy Nasution tersebut.

"Memang kalau disain spanduknya bukan yang sudah diputuskan KPU Riau. Artinya disain spanduk tersebut tidak sesuai dengan yang dilaporkan paslon ke KPU Riau. Kita akan menyurati KPU Riau terlebih dahulu untuk menindaklanjuti laporan Cawagub Riau Edy Nasution," ungkap Rois. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Loncat Pagar, Kader Hanura Muhammad Adil Pilih Gabung PKB di Pileg 2109
- 605 Bacaleg Sudah Terdaftar,
Partai Berkarya Tutup‎ Pendaftaran Bacaleg di KPU Rohul

- Enam Parpol di Kampar Tak Penuhi Kuota Maksimal
- Serahkan Berkas Bacaleg,
16 Partai di Kuansing Dinyatakan Lolos Verifikasi KPU

- Besok, Gubri Konsultasi Soal Tim Transisi pada Kemendagri
- ‎Targetkan 6 Kursi di 4 Dapil, DPC Partai Hanura Rohul Daftarkan 36 Bacaleg ke KPU
- Didukung Caleg Potensial Pendulang Suara, Gerindra Siap Rebut Ketua DPRD Kampar
- Pemilu 2019, Demokrat Inhil Targetkan 10 Kursi di DPRD
- Partai Berkarya Pelalawan Berharap 'Sio' 77 pada Pileg 2019
- Tinggal Menunggu Hari, Nurzaman Serahkan Berkas Dirinya sebagai PAW Hardianto
- 16 Partai Tuntas Daftarkan Bacalegnya di KPU Riau
- Waktu Habis, PKPI tak Daftarkan Bacaleg ke KPU Pelalawan
- Kepimpinannya d PDIP Riau Diprotes, Rokhmin Dahuri Tuding Pendemo Bukan Kader
- Hendri Munief Sangat Siap Dampingi Alfedri Pimpin Kabupaten Siak
- Targetkan 2 Kursi di Setiap Dapil, DPC PDI-P Rohul Daftarkan 45 Bacaleg
- Daftarkan 45 Bacaleg, Partai Golkar Targetkan Kursi Terbanyak di DPRD Rohul
- Ingin Sama dengan Nomor Urut Partai, PPP Incar 10 Kursi di DPRD Riau
- Daftarkan Bacaleg DPRD Riau, PDI Perjuangan Targetkan 13 Kursi
- Targetkan Pemenang Pileg 2019, Partai Gerindra Pelalawan Daftar ke KPU Diiringi Becak
- ‎Target 6 Kursi di Pemilu 2019, DPC PPP Rohul Turunkan Kekuatan Penuh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com