Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 21:17
Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar

Ahad, 19 Agustus 2018 21:08
Semakin Irit dan Bertenaga, Capella Honda Hadirkan All New Honda PCX Hybrid di Riau

Ahad, 19 Agustus 2018 21:04
Meriahkan HUT RI Ke - 73, Bupati Inhil Apresiasi Berbagai Lomba yang Digelar DWP

Ahad, 19 Agustus 2018 21:01
Dikendalikan dari Lapas Tangerang, Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

Ahad, 19 Agustus 2018 17:11
Ratusan Warga Selat Panjang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Ahad, 19 Agustus 2018 16:51
Peringati Hari ke-57,
Bupati Kuansing: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat NKRI


Ahad, 19 Agustus 2018 16:48
‎Tiga JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang di Hotel

Ahad, 19 Agustus 2018 16:37
Peduli Kemanusiaan,
DDI Bathin Solapan, Bengkalis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok


Ahad, 19 Agustus 2018 15:34
Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI

Ahad, 19 Agustus 2018 14:55
Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Juni 2018 08:48
Tak Lolos Seleksi Calon DPD RI, Dinawati Laporkan KPU Riau ke Bawaslu

Dinawati tak terima dirinya tereliminasi dalam seleksi calon anggota DPD RI. Ia melaporkan KPU ke Bawaslu.

Riauterkini-PEKANBARU-Senin (11/6/18), Dinawati, mantan anggota DPD RI melayangkan sengketa ke Bawaslu Riau atas Keputusan  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau yang tidak mengakomodir namanya untuk maju ke tahap berikutnya dalam proses pencalonan setelah dihentikan oleh KPU di tahapan verifikasi administrasi syarat dukungan calon DPD.  

Dinawati dinyatakan gugur atau tidak lolos oleh KPU Provinsi Riau dalam pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) tahun 2019-2024 yang tertera dalam surat Berita Acara KPU dengan Nomor 88 dan 106 tentang pengumuman calon yang lolos dalam tahap penelitian administrasi. 

Senin (4/6/18), Hj. Dinawati mengajukan permohonan Sengketa Proses Pemilu kepada Bawaslu Provinsi Riau tentang Hasil Penelitian Administrasi Bacaleg yang tertuang dalam Berita Acara no 88 dan 106 yang menyatakan bahwa Dinawati tidak dapat melanjutkan proses Pencalonan untuk tahap selanjutnya. 

Pada hari yang sama, Bawaslu Provinsi Riau melakukan register laporan tersebut dan meminta kepada Hj.Dinawati untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang merupakan syarat untuk  pengajuan sengketa pemilu dan menyurati KPU Provinsi Riau (termohon) dan Hj.Dinawati (pemohon) untuk hadir dalam proses mediasi yang ditetapkan pada hari Sabtu 9 Juni 2018 bertempat di Aula Bawaslu Provinsi Riau Jalan Adi Sucipto, Pekanbaru pukul 20.00 Wib. 

Dihari mediasi yang telah ditetapkan, Pemohon Hj.Dinawati yang didampingi oleh pengacara dan operator datang ke lokasi mediasi, sedangkan dari pihak termohon/ KPU Provinsi Riau hadir Ketua KPU Provinsi Riau Nurhamin, Sekretaris KPU Riau Rudinal, dan staff KPU dengan jumlah kurang lebih 10 orang.  

Sekitar pukul 23.30 Wib, mediasi dihari itu belum mencapai mufakat, sehingga mediasi di lanjutkan pada esok harinya, Minggu 10 Juni 2018 pukul 20.00 Wib. 

Dihari kedua mediasi, pihak pemohon hadir dengan didampingi pengacara yang sama, sedangkan pihak termohon atau Ketua KPU Riau diwakili oleh Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, Ilham beserta jajaranya. Mediasi dimulai pada pukul 20.00 Wib dan berakhir pada pukul 23.15 Wib. 

Pada Mediasi di hari kedua ini, mediasi mencapai mufakat. Adapun hasil mufakat tersebut pertama Pemohon tidak puas dengan penjelasan KPU Riau terhadap hal-hal yang disengketakan pemohon. Kedua, pemohon menerima hail atau keputusan yang tercantum dalam Berita Acara Nomor 88. Ketiga, Pemohonan menerima keputusan yang tercantum dalan Berita Acara Nomor 106. Dan yang terakhir keempat, pemohon tidak akan meneruskan sengketa pemilu kejenjang/ tingkat yang lebih tinggi atau ajudikasi (sidang). 

Gema Wahyu Adinata, Komisoner Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi Riau, sekaligus Mediator dalam kasus tersebut merasa bersyukur bahwa permasalahan sengketa pemilu ini tidak perlu sampai ke tahap ajudikasi/ persidangan.*(H-we)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Riau Tetapkan 28 Bakal Calon Anggota DPD
- Peringati HUT ke-73 RI, PDIP Riau Ajak Syukuri Kemerdekaan
- Gelar Muscab I, Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP Pekanbaru
- Gerindra Targetkan 75 Persen Suara Kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Riau
- Sambil Makan Siang Sekda dan Ketua DPRD Kuansing Sharing Masalah Daerah
- Sukses jadi Legislator, M Adil Ajak Istri dan Anaknya Nyaleg
- Wamen ESDM Setuju BUMD Riau Dilibatkan Kelola Blok Rokan
- ‎Membelot dari Hanura ke PKB,
Kecewa dengan Ketum DPP, Alasan Muhammad Adil Pindah Partai di Pileg 2019

- Mantan Ketua HMI Kuansing: Pernyataan Ketua Bawaslu Riau Tidak Rasional dan Inkonstitusional
- Kontrak Media tak Transparan, Dewan Siap Panggil Kominfo Kuansing
- Neno Warisman Bakal Semangati Deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru
- Tiga Hari DCS Ditetapkan, KPU Kuansing Baru Terima Tanggapan Melalui Telpon
- Bahas Pengelolaan Blok Rokan, LAMR Diterima Kementerian ESDM
- Gubri Ikut Pileg 2019, DPRD Riau Belum Terima Surat Penguduran Diri
- Melihat Nama Gubri dan Keluarganya di DCS untuk Pileg 2019
- Pemkab dan DPRD Bengkalis Sepakat, 'Tunda Bayar' ADD 2017
- Kunjungi Rohul, Bagus Santoso Disambut Warga 45 Desa Asal Boyolali
- Loloskan 916 Bacaleg,  KPU Beri Warga Waktu 12-21 Agustus Tanggapinya 
- Pelantikan Pejabat Pratama di Pemkab Kuansing Tunggu Laporan KASN
- Banyak yang Gagal, Fraksi Hanura DPRD Kuansing Minta Bupati Evaluasi OPD


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com