Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Oktober 2018 06:40
Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kampar Sukses dan Meriah

Rabu, 24 Oktober 2018 06:38
Material Longsor Dibersihkan, Jalur Sumbar-Riau Kembali Normal

Selasa, 23 Oktober 2018 20:11
MUI Bengkalis Sesalkan Bendera Bertuliskan Tauhid Dibakar Oknum Banser

Selasa, 23 Oktober 2018 17:57
Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pakning, Bengkalis

Selasa, 23 Oktober 2018 17:51
Korupsi Kredit Fiktif BRI Agro Pekanbaru, Mantan Kacab Diadili

Selasa, 23 Oktober 2018 17:34
Peduli Korban Banjir‎ di Rohul, BRK Pasirpangaraian Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Oktober 2018 17:23
Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung


Selasa, 23 Oktober 2018 16:59
Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi

Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

Selasa, 23 Oktober 2018 16:15
Alat Berat Sudah Dikerahkan ke Lokasi Longsor Lintas Riau-Sumbar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Juni 2018 08:48
Tak Lolos Seleksi Calon DPD RI, Dinawati Laporkan KPU Riau ke Bawaslu

Dinawati tak terima dirinya tereliminasi dalam seleksi calon anggota DPD RI. Ia melaporkan KPU ke Bawaslu.

Riauterkini-PEKANBARU-Senin (11/6/18), Dinawati, mantan anggota DPD RI melayangkan sengketa ke Bawaslu Riau atas Keputusan  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau yang tidak mengakomodir namanya untuk maju ke tahap berikutnya dalam proses pencalonan setelah dihentikan oleh KPU di tahapan verifikasi administrasi syarat dukungan calon DPD.  

Dinawati dinyatakan gugur atau tidak lolos oleh KPU Provinsi Riau dalam pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) tahun 2019-2024 yang tertera dalam surat Berita Acara KPU dengan Nomor 88 dan 106 tentang pengumuman calon yang lolos dalam tahap penelitian administrasi. 

Senin (4/6/18), Hj. Dinawati mengajukan permohonan Sengketa Proses Pemilu kepada Bawaslu Provinsi Riau tentang Hasil Penelitian Administrasi Bacaleg yang tertuang dalam Berita Acara no 88 dan 106 yang menyatakan bahwa Dinawati tidak dapat melanjutkan proses Pencalonan untuk tahap selanjutnya. 

Pada hari yang sama, Bawaslu Provinsi Riau melakukan register laporan tersebut dan meminta kepada Hj.Dinawati untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang merupakan syarat untuk  pengajuan sengketa pemilu dan menyurati KPU Provinsi Riau (termohon) dan Hj.Dinawati (pemohon) untuk hadir dalam proses mediasi yang ditetapkan pada hari Sabtu 9 Juni 2018 bertempat di Aula Bawaslu Provinsi Riau Jalan Adi Sucipto, Pekanbaru pukul 20.00 Wib. 

Dihari mediasi yang telah ditetapkan, Pemohon Hj.Dinawati yang didampingi oleh pengacara dan operator datang ke lokasi mediasi, sedangkan dari pihak termohon/ KPU Provinsi Riau hadir Ketua KPU Provinsi Riau Nurhamin, Sekretaris KPU Riau Rudinal, dan staff KPU dengan jumlah kurang lebih 10 orang.  

Sekitar pukul 23.30 Wib, mediasi dihari itu belum mencapai mufakat, sehingga mediasi di lanjutkan pada esok harinya, Minggu 10 Juni 2018 pukul 20.00 Wib. 

Dihari kedua mediasi, pihak pemohon hadir dengan didampingi pengacara yang sama, sedangkan pihak termohon atau Ketua KPU Riau diwakili oleh Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, Ilham beserta jajaranya. Mediasi dimulai pada pukul 20.00 Wib dan berakhir pada pukul 23.15 Wib. 

Pada Mediasi di hari kedua ini, mediasi mencapai mufakat. Adapun hasil mufakat tersebut pertama Pemohon tidak puas dengan penjelasan KPU Riau terhadap hal-hal yang disengketakan pemohon. Kedua, pemohon menerima hail atau keputusan yang tercantum dalam Berita Acara Nomor 88. Ketiga, Pemohonan menerima keputusan yang tercantum dalan Berita Acara Nomor 106. Dan yang terakhir keempat, pemohon tidak akan meneruskan sengketa pemilu kejenjang/ tingkat yang lebih tinggi atau ajudikasi (sidang). 

Gema Wahyu Adinata, Komisoner Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi Riau, sekaligus Mediator dalam kasus tersebut merasa bersyukur bahwa permasalahan sengketa pemilu ini tidak perlu sampai ke tahap ajudikasi/ persidangan.*(H-we)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi
- Ikut Deklarasi Dukung Jokowi, Bupati Harris Siap Hadapi Panggilan Bawaslu
- DPRD Kuansing Tinjau Lahan Pertanian Pemkab di Sentajo
- Target DPRD Riau APBD Riau 2019 Disahkan Akhir November
- Dugaan Kecurangan RAPBDP 2018,Tim Banggar DPRD Kuansing Diminta Buka Suara
- Peringati HUT ke-54 Golkar di Kuansing Digelar di Desa Terisolir
- Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih
- Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD
- Dugaan Kecurangan RPAPBD Kuansing 2018,
Pengamat Ekonomi Riau: Hubungan Harmonis Ekeskutif dan Legislatif Akan Terpengaruh

- Wabup Inhil Resmi Menutup Penyelenggaraan MTQ ke 48 Tahun 2018
- Singgung Soal Pergantian Sekdako Pekanbaru,
Azharisman Rozie Sebut JTP Minimal Dua Tahun Bisa Dievaluasi dan Diganti

- Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul
- DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor
- Demo di Tugu Zapin,
Belasan Massa Pendukung Jokowi tak Mau Disebut Bayaran

- Komisi III DPRD Riau Usulkan Raperda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa
- Sukiman Mengaku Tak Datang dan Tak Tandatangani Dokumen Dukungan
- Penuhi Panggilan Bawaslu Riau, Bupati Rohul Dicecar 33 pertanyaan
- Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu
- Bupati Rohul Ajukan Tiga Ranperda ke DPRD, Salah Satunya Rancangan APBD 2019
- Pemko dan Bawaslu Pekanbaru akan Sosialisasi Gerakan AP-HPA di Arena CFD


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com