Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 16 Juni 2019 19:44
‎Perkosa Korban di Depan Pacarnya, 2 Begal Sadis di Ujung Batu Ditangkap Polisi Rohul

Ahad, 16 Juni 2019 18:57
Diduga Cbuli Adik Ipar Berusia 13 Tahun,
Tukang Panen Sawit di Kepenuhan Diciduk Polisi Rohul


Ahad, 16 Juni 2019 17:00
Dekat dan Berdampak Positif Besar,
Akademisi Sarankan Pulau Bengkalis ke Pulau Padang Dibangun Jembatan


Ahad, 16 Juni 2019 15:16
Diduga Akibat Api Kayu Bakar,
Satu Rumah Papan di Bengkalis Ludes Terbakar


Ahad, 16 Juni 2019 15:12
Besok, PWI Riau Gelar Halal Bi Halal

Ahad, 16 Juni 2019 13:48
Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan


Ahad, 16 Juni 2019 11:13
Guru MDA Penderita Kanker Usus Dirujuk Dinkes Kampar ke Jakarta

Ahad, 16 Juni 2019 11:05
Nasib 5 Komisioner KPU Kuansing Menunggu Pleno DKPP RI

Ahad, 16 Juni 2019 11:00
Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit

Ahad, 16 Juni 2019 04:26
Ops K2YD, Polsek Mandau Amankan Sejumlah Motor Balap Liar di Duri

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Juni 2018 12:00
Sepaham dengan LAM Riau, Syamsuar Dukung Warkah Larangan Politk Uang

LAM Riau mengeluarkan warkah larangan politik uang. Cagubri Syamsuar sangat mendukung karena sepaham dengan sikap tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU- Calon Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, menyambut baik dan mendukung adanya warkah yang dikeluarkan Lembaga Ada Melayu Riau (LAMR), terkait Pilkada Riau yang salah satu pointnya larangan semua kalangan untuk tidak melakukan politik uang, politik transaksional, dan kampanye hitam.

"Semua elemen harus mematuhi warkah itu, karena tujuannya cukup baik untuk membangun Riau lebih baik. Bagaimana jadinya Riau ini ke depannya jika seseorang menjadi pemimpin dengan menggunakan uang atau dengan cara-cara kotor lainnya. Saya sangat mendukung warkah LAMR itu," kata Syamsuar menjawab wartawan.

Syamsuar juga sudah mengharamkan pada dirinya dan Parpol koalisi serta relawan untuk tidak melakukan politik uang. Bahkan, dua priode Syamsuar menjadi Bupati Siak dia meraih kemenangan hati. Tidak melakukan cara-cara kotor untuk menjadi pemimpin di negeri istana itu.

"Jika seseorang melakukan politik uang hingga dia terpilih, maka yang rugi tidak hanya dirinya sendiri namun juga masyarakatnya. Sebab, menjadi seorang pemimpin tidak hanya bertanggung jawab kepada masyarakatnya tetapi juga kepada Allah SWT," ungkap Syamsuar.

Terkait kampanye hitam, kata Syamsuar, seharusnya jika ingin pelita kita terang jangan pelita orang lain dipadamkan. Jadikan Pilkada Riau ini sebagai ajang silaturahmi untuk memperpanjang ukhuwah Islamiyah. Sebab, kita semuanya bersaudara.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ada lima point warkah yang dikeluarkan LAMR terkait pelaksanan pemilihan Gubernur Riau tahun 2018. Masing-masing point tersebut sebagai berikut;

Pertama, Bahwa Lembaga Adat Melayu Riau mengharapkan seluruh lapisan masyarakat di manapun berada untuk menggunakan hak suara sebaik-baiknya dalam pemilihan Gubernur Riau 2018.

Kedua, Bahwa Lembaga Adat Melayu Riau tidak berpihak kepada pasangan calon gubernur manapun sehingga tidak menganjurkan masyarakat memilih pasangan calon gubernur tertentu.

Ketiga, Bahwa Lembaga Adat Melayu Riau berharap agar semua pihak baik pasangan calon gubernur serta para pendukungnya, penyelenggara pemilihan maupun masyarakat, mempertahankan suasana kondusif yang sudah tercipta dalam tahap pemilihan gubernur sampai bila-bila masapun.

Keempat, Bahwa Lembaga Adat Melayu Riau meminta semua pihak baik pasangan calon dan penyelenggara pemilihan maupun masyarakat agar menaati segala ketentuan yang berlaku. Kelima, Bahwa Lembaga Adat Melayu Riau mengimbau semua kalangan untuk tidak melakukan politik uang, politik transaksional, dan kampanye hitam. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Meski Dirahasiakan,
Sekdaprov Mulai Surati Calon Tim Pansel Assessment PTP

- Ditetapkan Tersangka, Komisioner Bawaslu Inhu Gugat Polisi dan Jaksa
- Asal Tulis di Medsos, Caleg di Bengkalis Ini Divonis Hakim Setahun Penjara
- 'Aroma' Pilkada Makin Kental, Bupati Kuansing Terlihat Makan Siang dengan Para Kepala OPD
- Pilkada Bengkalis 2020,
PAN Ancang-ancang Siapkan Calon yang 'Layak Jual'

- Kader Golkar Provinsi Pastikan Ketua DPRD Riau Akan Diemban Sukarmis
- PAN Bertekad Usung Kadernya di Pilkada Pelalawan 2020
- Sharing Informasi, Anggota DPRD Inhu Berkunjung ke DPRD Kuansing
- Bersama Legislator Pangean, Ketua DPRD Kuansing Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Sako
- Bersiap Hadapi Pilkada, Hubungan Andi Putra Bersama Ketua NU Makin Intim
- Usai Lebaran, Pemkab Bengkalis Ajukan Ranperda LPPJ APBD TA 2018
- KPU Riau Umumkan Hasil Audit LPPDK
- 70 Persen Masyarakat Masih Inginkan Mursini,
Pengamat Ekonomi Riau Nilai Biasa Hasil Survei Lembaga IB

- Mursini Masih Kandidat Terkuat di Pilkada Kuansing 2020
- Kepala BKPP Tutup Usia, Ketua DPRD Kuansing Sampaikan Belangsungkawa
- Pilkada Masih Jauh, Tapi Bakal Calon Bupati di Kuansing Sudah Bermunculan
- Gagal Nyaleg, Seorang ASN Kemenag Inhu Kembali Ngantor
- Coblos Surat Suara Pilpres 20 Kali,
Magribi dan Anggota KPPS di Kampar Divonis 4 Bulan Penjara

- Tiga Kades di Pelalawan Dipanggil Jaksa
- Bawaslu Tunggu Penjelasan KPU Riau Soal Salah Imput Data Pilpres


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com