Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 14:19
Si-BiRU Resmi Diluncurkan di Riau

Senin, 10 Desember 2018 14:15
Jelang Pelantikan, Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Tampak Bahagia

Senin, 10 Desember 2018 14:09
Legislator Noviwaldy Jusman Sayangkan Pelapornya tak Penuhi Panggilan Bawaslu Pekanbaru

Senin, 10 Desember 2018 14:03
Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant

Senin, 10 Desember 2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

Senin, 10 Desember 2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

Senin, 10 Desember 2018 12:52
Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat

Senin, 10 Desember 2018 12:46
Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan

Senin, 10 Desember 2018 12:41
Provinsi Ketiga Penerapan Tekhnologi Penyelengaraan Infrastuktur, Riau Dapat Bonus Rp20 Miliar

Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 24 Juni 2018 20:49
Bupati Rohul Sebut Pemekaran 20 Desa Persiapan karena Kepedulian Gubri

Gubri menyerahkan nomor registrasi 20 desa persiapan se-Rohul. Diterima langsung oleh Bupati Sukiman.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, langsung menyerahkan nomor register (Noreg) 20 desa Persiapan se Kabupaten Rokan Hulu, kepada Bupati Rokan Hulu, Sukiman, Minggu (24/6), di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara.

20 Desa persiapan tersebut berada di 7 Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, di antaranya, Kecamatan Ujung Batu, Kecamatan Tambusai Utara, Kunto Darusaalam, Bangun Purba, Tambusai, Rambah Hilir, dan Bonai Darussalam.

Dalam sambutannya Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengatakan, keterlambatan dikeluarkannya Noreg 20 Desa persiapan ini dikarenakan menunggu disahkannya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau. Dan setelah disahkan RTRW Riau, barulah di keluarkan Noreg Desa persiapan.

“Sekarang RTRW kita sudah disahkan dan ada badan hukumnya. Barulah Noreg desa persiapan ini kita keluarkan, tinggal sekarang pemerintah Kabupaten dan dewan untuk menggesa perdanya. Kalau ingin desa Mahato ini ingin dimekarkan menjadi kecamatan. Agar Desa persiapan ini menjadi desa defenitif,” ujar Arsyadjuliandi Rachman.

Dijelaskan Gubri, tujuan dimekarkannya desa-desa yang ada di Kabupaten Rokan Hulu ini, tidak lain untuk meningkatkan perekonomian, dan mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi pemerintahan.

“Tentu aktivitas perekonomi, sosial, budaya dan lainnya terus meningkat. Perlu pelayanan yang lebih cepat untuk masyarakat. Makanya kita mendorong pemenakaran. Kalau kita di Provinsi tinggal melanjutkan pembangunan yang belum diselesaikan,” jelas Gubri.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menghimbau kepada kepala desa yang telah dilantik bisa memanfaatkan potensi yang ada di desa. Apalagi desa-desa yang telah dimekarkan ini juga akan mendapatkan anggaran desa. Potensi yang ada di desa dijalankan dengan didirikannya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kepala desa yang dilantik bisa menjadi Desa-desa yang dipimpin lebih mandiri. terutama BUMDes harus dikembangkan yang bisa menjadi pendapatan bagi desa dan masyarakat. BUMDes akan menjadi pilar kegiatan ekonomi di Desa,” kata Andi Rachman, biasa ia disapa.

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu, Sukiman, mengapresiasi Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, yang datang langsung dan memberikan Noreg Desa persiapan ke Desa Mahato. Dimekarkannya 20 Desa se Kabupaten Rohul ini, tidak terlepas peran dari Gubernur Riau.

“Ini semua tidak terlepas besarnya kepedulian Gubernur, harapan masyarakat terwujud dengan keluarnya noreg ini. Dan momen bahagia ini perlu juga diingat hasil perjuangan masyarakat mahato, dan desa lainnya,” kata Sukiman.

“Bagi penjabat kepala desa yang dilantik, mulai bekerja dengan niat yang tulus mengabdi dan melayani masyarakat dengan sepenuhnya. Jangan menyiakan tugas dan wewenang, tanggung jawab kepada masyarakat,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Provinsi Riau, Syarifuddin AR, menjelaskan setelah dikeluarkannya Noreg tersebut maka menjadi tugas dari Pemkab Rohul untuk menyegerakan pengajuan, untuk menjadi 20 desa tersebut menjadi desa defenitif.

“Batas waktunya itu tiga tahun untuk pengajuan desa tersebut menjadi desa defentif. Kalau bisa dalam setahun ini selesai kita segerakan juga ajukan ke Kemendagri,” jelasnya.

“Kalau sudah ada perangkat desanya, kantor desanya, masyarakat sudah bisa mengurus segala sesuatunya urusan pemerintah barulah bisa menjadi desa defenitif. Kalau lewat dari tiga tahun nanti bisa dikembalikan lagi ke desa induknya,” tambah mantan Kadis Sosial ini.

Usai penyerahan Noreg desa persiapan dari Gubernur Riau kepada Bupati Rokan Hulu, dilanjutkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah 20 penjabat kepala Desa persiapan oleh Bupati Rokan Hulu, Sukiman. Turut menyaksikan, Asisten II Setdaporv Riau, Masperi, anggota DPRD Riau, DPRD Rohul, unsur forkopimda, tokoh masyarakat, dan ribuan masyarakat yang memadati lapangan tempat acara pelantikan.***(mok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Legislator Noviwaldy Jusman Sayangkan Pelapornya tak Penuhi Panggilan Bawaslu Pekanbaru
- Ringankan Beban Sesama, Anak Sulung Bupati Bengkalis Kunjungi Bayi Penderita Kanker Ginjal di Duri
- Jelang Pelantikan Gubri Definitif,
Wan Thamrin: Rasanya Biasa Saja, Cuma Mengganti 'Plt'

- Persaingan Antar Caleg Memanas, Dedet pun Dipanggil Bawaslu
- DPRD Riau Sebut Pemilihan Rektor UNRI Penuh Nuansa Politis
- Pelajari Penanganan Bencana dan Fakir Miskin, Komisi C DPRD Kuansing Kunker ke Sumbar
- KPK Tahan M Nasir, Walikota Segara Cari Pengganti Sekda Dumai
- Said Hasyim Hadiri Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Riau
- Ekspos RKPD 2020, Pemkab Kuansing Harapkan Kesepakatan dengan Semua Pihak Terkait
- Rapat Persiapan Pelantikan Gubernur Riau Definitif Mulai Digelar di Setneg
- Semua OPD di Kuansing Diharuskan Punya Data Statistik yang Valid
- Pendemo Minta DPRD Riau Bantu Stabilkan Harga Kelapa
- Pilkades Serentak di Bengkalis, Satu Permohonan Keberatan Ditolak dan Satu Direkomendasikan Pencoblosan Ulang
- DPRD Kuansing Ingatkan Pemerintah Untuk Tidak Mengubah Kesepakatan APBD
- Membandel, Aparat Diminta Usut Dugaan Penyelewengan Izin PT ADEI Plantation
- Presiden Joko Widodo Batal Kunjungi Riau 8 Desember
- Raih Dana untuk Kuansing,
Dewan Nilai Pemkab Kurang Gencar Melobi Pusat

- Pesta Demokrasi, Bupati Bengkalis Terbitkan SE Awasi ASN Tidak Netral
- Deklarasi Damai, Bupati Rohul Ajak Panitia dan Calon Kades Ikut Sukseskan Pilkades Serentak 2018
- Rekan Jokowi Gelar Pelatihan Jurnalistik Sekaligus Deklarasi Dukungan Dua Periode


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com