Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 19:35
Jika Asap Masih Ada, Mahasiswa Riau Janji Akan Demo Lagi dengan Massa Lebih Banyak

Selasa, 17 September 2019 18:49
E- Samsat Kepri Resmi Diluncurkan melalui E-Channel Bank Riau Kepri

Selasa, 17 September 2019 18:22
Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak


Selasa, 17 September 2019 18:17
Video Viral Dua Hijaber yang Nyebrang Sungai Pakai Flying Fox Ternyata di Tambusai, Rohul

Selasa, 17 September 2019 18:10
Gandeng IDI dan PERSI, DPRD Riau Dirikan Posko Kesehatan Kedap Asap

Selasa, 17 September 2019 18:00
Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman

Selasa, 17 September 2019 17:48
Demo Mahasiswa Gabungan di Mapolda Riau Ricuh, 7 Polisi Terluka dan Dirawat di RS Bhayangkara

Selasa, 17 September 2019 16:51
Ambruknya Dermaga Buton, Diduga Seorang Honorer Dishub Riau Hilang

Selasa, 17 September 2019 16:38
Politisi Senior Ini Siap Diusung Menjadi Balon Bupati Bengkalis

Selasa, 17 September 2019 16:27
Tahun Ini, DPRD Kuansing Akan Bangun Musala

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Juli 2018 14:30
Bupati Syamsuar Duduk di Samping Presiden Jokowi,
18 Bupati se-Indonesia Diundang Khusus ke Istana Kepresidenan Bogor


Presiden RI Joko Widodo mengundang 18 Bupati se-Indonesia, termasuk Bupati Siak Syamsuar. Dalam kesempatan itu, Syamsuar diberi posisi di samping Presiden.

Riautetkini-JAKARTA- Presiden RI Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, mengundang 18 Bupati se-Indonesia termasuk Bupati Siak Syamsuar. Kamis (5/7/18), undangan khusus tersebut sebelum Puncak acara Apkasi XI dilaksanakan pada hari Jumat 6 Juli 2018 yang dipusatkan di Gedung ICE Tangerang Selatan, Banten. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syamsuar duduk disamping kanan Presiden Jokowi.

Dalam arahan Presiden Jokowi, menerangkan dihadapan Para Bupati, ‎pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah.selain itu juga,beliau menginginkan agar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota betul-betul satu garis lurus dalam menerapkan kebijakan Pusat serta saling bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten.

"Ini undangan khusus kepada Bapak Ibu Bupati, saya memang ingin mengundang dalam forum-forum yang lebih kecil seperti ini, sehingga lebih bebas untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan Pemerintahan di Daerah,Setiap kebijakan di Pemerintah Pusat harus bisa dikerjakan secara sinergi bersama-sama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten," terang Presiden Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyampaikan hal yang berkaitan dengan Pertumbuhan Ekonomi. Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa situasi Ekonomi Dunia sekarang penuh dengan ketidakpastian dan sulit dikalkulasi.

"Saya kira Bapak Ibu Bupati juga merasakan betapa ketidakpastian Ekonomi dunia itu betul-betul sulit dikalkulasi dan sulit dihitung," jelas Presiden.

‎ ‎ Selain itu, Bupati Siak Syamsuar juga mengatakan, kegiatan yang dihadiri oleh 18 Bupati pada sore hari tersebut merupakan undangan khusus dari bapak Presiden. Selain sebagai menjalin silaturahmi bersama para Bupati yang hadir,juga bertujuan agar Pemerintah yaitu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten harus saling bersinergi.

"Hal tersebut tentunya agar dalam penerapan kebijakan yang telah dilakukan bisa berjalan dengan baik.sehingga bisa menuju peningkatan daya saing yang tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi maupun dalam peningkatan daya saing daerah dalam menghadapi revolusi industri," ujar Syamsuar yang juga Gubernur Riau terpilih.

‎ Ditambahkan Syamsuar, "Presiden menyampaikan arahan tentang peningkatan pertumbuhan ekonomi serta upaya menekan inflasi, meningkatkan daya saing daerah dalam menghadapi revolusi industri, seperti penggunaan robot.selain itu pula, kemajuan digitalisasi yang harus dihadapi oleh dunia secara global juga sebagai tantangan kedepan," tambahnya.

Daerah harus mampu menghadapi perubahan yang begitu cepat dengan berbagai inovasi,bukan bekerja seperti manual saja. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing, harus mampu meningkatkan investasi dan komoditas eksport.

disamping itu Presiden Joko Widodo berkenan menerima masukan dari berbagai daerah untuk suksesnya penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan pelaksanaan pembangunan Daerah.(rls/vila)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Gandeng IDI dan PERSI, DPRD Riau Dirikan Posko Kesehatan Kedap Asap
- Politisi Senior Ini Siap Diusung Menjadi Balon Bupati Bengkalis
- Setelah ke PDIP,
Wabup Bengkalis Mendaftar Penjaringan Balon Bupati ke DPD PAN

- Ketua Sementara DPRD Riau Jumpai Seratusan Massa UIR
- DPRD Pelalawan Gelar Paripurna Penetapan 7 Fraksi dan Pimpinan
- Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik
- 40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik, Zulkifli Jadi Ketua Sementara
- Wakil Rakyat Kepulauan Meranti Periode 2019-2024 Resmi di Lantik
- Sidang Paripurna Perdana Pasca Pengambilan Sumpah, DPRD Bengkalis Bentuk Fraksi
- Pengurus DPC PDI Perjuangan Tinjau Posko Kesehatan di Pangkalan Kerinci
- Usai Bersumpah Berjanji, Enam Anggota DPRD Bengkalis Ini Langsung Tepuk Tepung Tawar
- Demo Mahasiswa dan SAPMA PP Warnai Pelantikan Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2019-2024
- Satu Ambil Formulir Satu Lagi Mendaftar,
Dua Mantan Pimpinan DPRD Pelalawan Incar Sampan PDI Perjuangan

- 45 Anggota DPRD Inhil Dilantik
- Balon Bupati Wakil Bupati Pilkada 2020,
Wabup Bengkalis Mendaftar di PDIP dan Tiga Kandidat Mendaftar ke PAN

- Berikut 19 Desa di Kabupaten Rohul yang Melaksanakan Pilkades Serentak 2020
- DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar
- 45 Anggota DPRD Bengkalis 2019-2024 Bersumpah dan Berjanji di Gedung Cik Puan
- Ditunjuk DPP Golkar, Eet si Budak Parit Bangkung Siap Pimpin DPRD Riau
- Soal Asap, Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com