Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 Juni 2019 18:26
Wagubri: PSPS Harus Berkaca Kenapa Perusahaan Enggak Beri Bantuan

Senin, 24 Juni 2019 18:05
Desak Tingkatkan Pengawasan, Ampera Datangi Kantor DPRD Bengkalis

Senin, 24 Juni 2019 17:28
Halal Bi Halal di Islamic Center,
Sekda Ajak DWP Rohul Dukung Kinerja Suami‎ Demi Pembangunan Daerah


Senin, 24 Juni 2019 17:22
KPU Kuansing Terima Draft Jadwal Pilkada Serentak 2020

Senin, 24 Juni 2019 17:14
Merga Silima Tampilkan Warisan Budaya Karo untuk Generasi Muda

Senin, 24 Juni 2019 17:06
Fakta-Fakta Terbaru Terungkap pada Sidang Pidana Pemilu Pelalawan

Senin, 24 Juni 2019 16:41
Hina Gubri, Wagubri Pertimbangkan Pidanakan Supporter PSPS

Senin, 24 Juni 2019 15:42
Perekonomian Terus Menurun, Pemkab Kuansing Disarankan Gunakan Anggaran pada Pos Primer

Senin, 24 Juni 2019 15:05
Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati

Senin, 24 Juni 2019 14:58
Masuk Tahap Pendaftaran Balon Kades,
Pilkades Serentak di Kabupaten Meranti Dilaksanakan 26 Agustus 2019 Mendatang


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Juli 2018 14:30
Bupati Syamsuar Duduk di Samping Presiden Jokowi,
18 Bupati se-Indonesia Diundang Khusus ke Istana Kepresidenan Bogor


Presiden RI Joko Widodo mengundang 18 Bupati se-Indonesia, termasuk Bupati Siak Syamsuar. Dalam kesempatan itu, Syamsuar diberi posisi di samping Presiden.

Riautetkini-JAKARTA- Presiden RI Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, mengundang 18 Bupati se-Indonesia termasuk Bupati Siak Syamsuar. Kamis (5/7/18), undangan khusus tersebut sebelum Puncak acara Apkasi XI dilaksanakan pada hari Jumat 6 Juli 2018 yang dipusatkan di Gedung ICE Tangerang Selatan, Banten. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syamsuar duduk disamping kanan Presiden Jokowi.

Dalam arahan Presiden Jokowi, menerangkan dihadapan Para Bupati, ‎pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah.selain itu juga,beliau menginginkan agar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota betul-betul satu garis lurus dalam menerapkan kebijakan Pusat serta saling bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten.

"Ini undangan khusus kepada Bapak Ibu Bupati, saya memang ingin mengundang dalam forum-forum yang lebih kecil seperti ini, sehingga lebih bebas untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan Pemerintahan di Daerah,Setiap kebijakan di Pemerintah Pusat harus bisa dikerjakan secara sinergi bersama-sama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten," terang Presiden Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyampaikan hal yang berkaitan dengan Pertumbuhan Ekonomi. Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa situasi Ekonomi Dunia sekarang penuh dengan ketidakpastian dan sulit dikalkulasi.

"Saya kira Bapak Ibu Bupati juga merasakan betapa ketidakpastian Ekonomi dunia itu betul-betul sulit dikalkulasi dan sulit dihitung," jelas Presiden.

‎ ‎ Selain itu, Bupati Siak Syamsuar juga mengatakan, kegiatan yang dihadiri oleh 18 Bupati pada sore hari tersebut merupakan undangan khusus dari bapak Presiden. Selain sebagai menjalin silaturahmi bersama para Bupati yang hadir,juga bertujuan agar Pemerintah yaitu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten harus saling bersinergi.

"Hal tersebut tentunya agar dalam penerapan kebijakan yang telah dilakukan bisa berjalan dengan baik.sehingga bisa menuju peningkatan daya saing yang tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi maupun dalam peningkatan daya saing daerah dalam menghadapi revolusi industri," ujar Syamsuar yang juga Gubernur Riau terpilih.

‎ Ditambahkan Syamsuar, "Presiden menyampaikan arahan tentang peningkatan pertumbuhan ekonomi serta upaya menekan inflasi, meningkatkan daya saing daerah dalam menghadapi revolusi industri, seperti penggunaan robot.selain itu pula, kemajuan digitalisasi yang harus dihadapi oleh dunia secara global juga sebagai tantangan kedepan," tambahnya.

Daerah harus mampu menghadapi perubahan yang begitu cepat dengan berbagai inovasi,bukan bekerja seperti manual saja. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing, harus mampu meningkatkan investasi dan komoditas eksport.

disamping itu Presiden Joko Widodo berkenan menerima masukan dari berbagai daerah untuk suksesnya penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan pelaksanaan pembangunan Daerah.(rls/vila)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Kuansing Terima Draft Jadwal Pilkada Serentak 2020
- Fakta-Fakta Terbaru Terungkap pada Sidang Pidana Pemilu Pelalawan
- Masuk Tahap Pendaftaran Balon Kades,
Pilkades Serentak di Kabupaten Meranti Dilaksanakan 26 Agustus 2019 Mendatang

- Pansus LPP APBD 2018 DPRD Bengkalis Konsultasi ke DPRD Provinsi
- Komisi A DPRD Kuansing Belajar Pengawasan ke Pemko Bandung
- Ketua DPRD Bengkalis Ajak Seluruh Pihak Dukung Visi Misi Bupati
- Tiga Pansus DPRD Bengkalis Sampaikan Laporan
- Pemprov Terus Lobi Pusat Agar DBH Riau Triwulan IV 2019 tak Tunda Salur
- Sharing tentang Pembahasan APBD Perubahan, DPRD Kota Solok Berkunjung ke Dewan Kuansing
- Ketua ARUN Riau Siap Maju Pilkada Bengkalis 2020
- Sebelum Panggil Wabup,
Komisi B DPRD Kuansing Akan Bahas Soal Bibit Sawit Palsu

- F-PDI Perjuangan Kritisi Pejabat Pelalawan Ogah Tinggal di Rumdis
- Buka Layanan di Kantor Camat, Trobosan DPMPTSP Dipuji F-PAN DPRD Pelalawan
- Bupati Bengkalis Serahkan LKPj TA 2018 ke DPRD
- Kalah atau Menang di Pengadilan,
Dua Tersangka PPK Rengat, Inhu Tetap Diberhentikan KPU

- Pansus Penyertaan Modal PT. BSP dan Pembiayaan Haji DPRD Bengkalis Lakukan Finalisasi Draft Perda
- Data Form DC1, Sabarudi Gantikan Syahril Caleg Terpilih
- Rahman Wijayanto Diperhitungkan untuk Pilkada Pelalawan 2020
- Demokrat Riau Tolak Gekaran KLB Max Sopacua
- Fraksi Demokrat dan PAN Kritik Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Riau 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com