Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 21:52
SU, Sosok Wakil Bupati Inhil Yang Komunikatif dan Merakyat

Senin, 22 April 2019 21:27
Pemkab Kampar Pemegang Saham Ketiga di Bank Riaukepri, Ini Kata Bupati Kampar pada RUPS

Senin, 22 April 2019 20:08
Berasal dari Internal, OJK Serahkan Dua Nama Calon Direksi BRK ke Pemprov Riau

Senin, 22 April 2019 20:03
Bupati Inhil Pantau Pelaksanaan UNBK Jenjang SMP

Senin, 22 April 2019 18:29
Didukung Kepala Daerah dan Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Jokowi-Ma'aruf Amin Kalah di Kuansing

Senin, 22 April 2019 18:20
Anggota KPPS Desa Kumantan Meninggal Dunia, KPU Kampar Sampaikan Belasungkawa

Senin, 22 April 2019 18:05
Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel

Senin, 22 April 2019 16:32
11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019

Senin, 22 April 2019 16:28
Sekda Rohul Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di MTsN 3 Rohul dan SMPN 1 Rambah

Senin, 22 April 2019 16:24
Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Juli 2018 20:52
'Jemput Bola' Terdaftar Pemilih, Panwas Bengkalis Sediakan Posko Bergerak

Panwas Bengkalis menyiapkan Posko pengaduan DPS untuk Pileg dan Pilpres 2019. Posko bergerak tersebut bertujuan menjemput bola agar warga turut aktif.

Riauterkini-BENGKALIS- Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Kabupaten Bengkalis mulai hari ini, Kamis (12/7/18) menyiapkan Posko Pengaduan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang serentak pada 2019 mendatang.

Pembentukan Posko tersebut merupakan upaya dari Panwas Bengkalis untuk 'jemput bola' dan berinisiatif apabila ada warga yang belum terdaftar sebagai pemilih dan kemudian bisa menjadi pemilih tetap atau DPT. Berdasarkan dari pengalaman pada Pilgubri 2018 beberapa waktu lalu, ada sekitar 6.300 jiwa lebih masyarakat Bengkalis dilaporkan tidak masuk dalam DPT meskipun masih bisa memilih dan masuk pemilih tambahan.

"Artinya Panwas ingin memfasilitasi masyarakat agar dapat menyampaikan hak konstitusinya pada Pemilu serentak 2019 mendatang," ungkap Ketua Panwas Kabupaten Bengkalis, Mukhlasin, Kamis (12/7/18).

Menurut mantan Panwascam Bantan ini, hal mendasar dibentuknya posko pengaduan Panwaslu ini, karena masih banyak masyarakat yang belum masuk atau terdaftar sebagai pemilih tetap. Panwas juga ingin memastikan agar masyarakat terdaftar seluruhnya terdaftar dalam DPT.

Keberadaan posko pengaduan ini akan dilakukan secara bergerak atau berpindah-pindah terutama ke titik keramaian. Seperti di area air mancur, kemudian akan dibuka di Pelabuhan Penyeberangan Air Putih dan beberapa kawasan lainnya. Adanya posko ini masyarakat juga bisa mengecek langsung apakah sudah masuk dalam DPS atau belum.

Terkait dengan jadwal posko pengaduan, disampaikan Mukhlasin akan berlangsung hingga menjelang penetapan DPT Pemilu 2019.

"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan adanya posko pengaduan Panwas ini dapat mengecek apalah sudah terdaftar atau belum. Dan apabila belum terdaftar bisa melapor ke desa langsung atau ke petugas pemungutan suara setempat," imbaunya.

Selain dari datang langsung ke Posko Pengaduan bergerak ini, masyarakat juga dapat menyampaikan informasi ke Panwas Bengkalis melalui sambungan WA/SMS ke nomor 081372897577.***(dik)

Foto : Posko pengaduan Panwas Kabupaten Bengkalis.

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Didukung Kepala Daerah dan Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Jokowi-Ma'aruf Amin Kalah di Kuansing
- PPK Mandau Akui Banyak Kekurangan di Pemilu 2019
- KPK Ingatkan Komitmen Pemprov Riau Cegah Korupsi
- Singingi Hilir Jadi Lumbung Suara Banteng untuk Pilpres
- Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana
- Petugas Pemilu yang Berkorban
- PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen
- DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif
- Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL
- Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi
- Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf

- Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU
- Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar
- Teleconference Bersama Kemendagri,
Gubri Laporkan Situasi Pasca Pemilu Hingga Kekurangan Surat Suara

- Bawaslu Rohul Sebut Pemilih DPKtb Membludak di Pemilu 2019, Tapi Surat Suara Terbatas
- Laporkan Hasil Pemilu, Sekda Pelalawa Video Conference Bersama Pemprov Riau
- Hasil Sementara, Prabowo-Sandi Menang di Pelalawan
- Pasca Qiuck Count Pilpres, Polda Riau Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi
- Bawaslu Rekomendasikan PSU di 7 TPS di Riau
- Coblos Surat Suara Pilpres 20 Lembar, Pemuda Ini Harus Berurusan dengan Bawaslu Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com