Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 Juli 2018 17:04
Syamsuar Minta LAM Riau Tak Segan Menegur Terhadap Hal yang Ganjil

Tanpa agenda khusus, Gubri terpilih Syamsuar, mengunjungi LAMR. Di sana, ia meminta lembaga adat itu menegurnya bila melihat ada yang tak pantas atau ganjil

Riauterkini-PEKANBARU- Bupati Siak yang juga Gubernur Riau terpilih, Syamsuar, mengunjungi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Senin senja. Ia kelihatan santai dan bersahaja.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar, kepada pers mengaku bahwa tak ada agenda khusus dalam pertemuan itu. "Biasa saja, pertemuan antara abang adik maupun anak kemanakah dalam lingkungan adat. Ya, silaturahim," kata Datuk Syahril yang seperti Syamsuar juga pernah mengenyam pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Pekanbaru.

Syamsuar di LAMR disambut oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H. Al Azhar, selain Datuk Seri Syahril sendiri. Di samping itu adalah Wakil Ketua Umum MKA Datuk H.R. Marjohan dan Sekum MKA Datuk H. Taufik Ikram Jamil. Setelah pembicaraan berlangsung, Syamsuar meminta seorang stafnya di Siak yakni Yan Prana untuk ikut bergabung.

Datuk Syahril mengatakan, secara garis besar, Syamsuar meminta LAMR mendukungnya dalam melaksanakan pembangunan di daerah ini. Bentuknya berbagai macam, termasuk tidak segan menegur sapa terhadap hal-hal yang dinilai ganjil.

"Sesuai dengan kemampuan yang ada pada LAMR, tentu maksud gubernur terpilih itu, menyebabkan organisasi ini merasa tersanjung. Di sisi lain, LAMR sendiri tanpa diminta pun sejak awal sudah bertekad memberi kontribusi positif bagi pembangunan Riau, siapa pun pemimpinnya," cakap Syahril.

Apalagi, sambungnya, visi dan misi Syamsuar sebagai gubernur, amat jelas. Benang hijaunya adalah bagaimana memartabatkan masyarakat Riau untuk lebih baik.

Secara organisatoris pula, bagi LAMR, gubernur adalah payung panji. Sehingga dengan demikian, kebijakan gubernur harus senantiasa menjadi perhatian.

Syamsuar sendiri sekarang ini dari kaca mata adat menurut LAMR adalah Datuk Seri Setia Amanah Masyarakat Adat Siak. Sebagaimana ditentukan dalam AD/ART LAMR, setelah dilantik menjadi Gubernur Riau, ia akan ditabalkan menjadi Datuk Seri Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Riau.

Mengutip pernyataan Syamsuar dalam kunjungannya di LAMR, Syahril mengatakan di antara kebijakan yang akan diambil Syamsuar adalah tetap memelihara keragaman Melayu Riau. Misalnya Bahasa Melayu Riau memiliki berbagai dialek, tidak hanya Riau pesisir, tetapi juga ada dialek Kampar, Rokan, dan Kuansing, yang semuanya menjadi kekayaan daerah ini dan patut dipelihara bersama-sama.

Berkaitan dengan hal itu, kata Syahril, bersama LAMR, muatan lokal di Riau baik melalui pendidikan formal maupun ruang publik patut diperkuat. Siak telah lama melakukannya bahkan melahirkan sedikitnya delapan peraturan daerah yang tak mustahil bisa diubahsuaikan untuk Riau masa depan seperti berkaitan dengan busana maupun kuliner Melayu. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih
- Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD
- Dugaan Kecurangan RPAPBD Kuansing 2018,
Pengamat Ekonomi Riau: Hubungan Harmonis Ekeskutif dan Legislatif Akan Terpengaruh

- Wabup Inhil Resmi Menutup Penyelenggaraan MTQ ke 48 Tahun 2018
- Singgung Soal Pergantian Sekdako Pekanbaru,
Azharisman Rozie Sebut JTP Minimal Dua Tahun Bisa Dievaluasi dan Diganti

- Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul
- DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor
- Demo di Tugu Zapin,
Belasan Massa Pendukung Jokowi tak Mau Disebut Bayaran

- Komisi III DPRD Riau Usulkan Raperda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa
- Sukiman Mengaku Tak Datang dan Tak Tandatangani Dokumen Dukungan
- Penuhi Panggilan Bawaslu Riau, Bupati Rohul Dicecar 33 pertanyaan
- Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu
- Bupati Rohul Ajukan Tiga Ranperda ke DPRD, Salah Satunya Rancangan APBD 2019
- Pemko dan Bawaslu Pekanbaru akan Sosialisasi Gerakan AP-HPA di Arena CFD
- Hasilkan Tiga Poin Kesepakatan, Komisi V DPRD Riau Sebut PT Ricky Salah
- Bahas Tata Cara Rapat Banggar, Sekwan DPRD Batang Hari Jambi Berguru ke Kuansing
- Ketua LSM Permata Kuansing Minta Penegak Hukum Usut Pidana Umum APBDP Kuansing
- Panggilan Diabaikan, Bawaslu Panggil Ulang Kepala Daerah Deklarasi Dukung Jokowi
- Efek Masuknya Visi Misi Gubernur Terpilih, Anggaran Jalan di Rohil Dicoret
- Tak Masuk RKPD 2018, Jalan Siberakun Tak Bisa Dilakukan Perbaikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com