Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 7 Agustus 2018 18:16
Tanggapan Anggota Dewan Nazzarudin Arnazh Terkait Polemik Pegawai Honorer Menyaleg

Polemik tenaga honorer di Pelalawan yang mencaleg menjadi perhatian. Dewan memberikann solusi jalan tengah dengan memberikan hak cuti.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Tampaknya, pegawai honorer yang ikut mencaleg 2019 menjadi polemik antara KPU dan Pemda Pelalawan. KPU menegaskan tidak harus mundur lantaran tidak ada tertuang di Peraturan KPU itu sendiri.

Sementera Pemda bersikukuh, pegawai dilingkungan pemda Pelalawan yang sudah terlanjur mencaleg diminta mundur dengan alasan digaji memakai duit negara.

Ditengah pro dan kontra pemda dan KPU tersebut ditanggapi serius oleh anggota DPRD Pelalawan dari Fraksi PAN, Nazzarudin Arnazh. Dengan dalil Undang-undang maupun PKPU ia menyampaikan pendapatnya.

"Terkait dengan penjelasan yang disampaikan oleh KPUD Pelalawan, menyikapi imbauan bupati Pelalawan tentang tenaga honorer yang mencaleg untuk mundur. Memang diperaturan yang ada baik di UU maupun PKPU tidak ada mengatur, tapi perlu kita simak terhadap peraturan yang ada, bahwa di pasal yang mengatur persyaratan pasal 159 UU Pemilu 2019," terang Nazzarudin Arnazh, kepada riauterkini.com, Selasa (7/8/18).

Bila disimak dari pasal 159 UU Pemilu tahun 2019 huruf k, kata politisi Partai PAN ini menjelaskan bahwa mengundurkan diri sebagai kepala daerah, wakil kepala daerah, aparatur negeri sipil negara, anggota TNI, anggota Polri, direksi komesaris, dewan pengawas dan karyawan pada badan usaha milik negara dan atau badan usaha milik daerah, atau badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri yang tidak bisa ditarik kembali.

"Memang tidak ada menyebut tenaga honorer harus mengundurkan diri, tapi setiap individu yang sumber pendapatannya dari keuangan negara, itukan oleh UU Pemilu diminta mengundurkan diri. Nah, tenaga honor pendapatannya bersumber dari keuangan negara," tegasnya.

Namun demikian ditengah pro dan kontra tersebut tambah Nazzarudin Arnazh, pemda harus mengambil langkah bijak terhadap fenomena ini. Mungkin bisa saja untuk sementaa tenaga honorer yang mencaleg ini dicutikan dulu tanpa digaji, setelah tahapan Pemilu nanti usai, bagi yang belum beruntung barangkali bisa dipekerjakan kembali sebagai tenaga honorer.

"Setidaknya, ini jalan tengah yang saya tawarkan tawarkan terhadap persoalan tersebut," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat
- Partisipasi Pemilih Pemilu di Bengkalis 80 Persen
- 21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Demo Malam di Depan Kantor Bupati Bengkalis
- Datangi Polda Riau, Puluhan Massa HMI-MPO Pertanyakan Buruknya Komitmen Penegakan Hukum
- Kuansing Aman, Tidak Ada Pergerakan Massa Demo Bawaslu
- Polda Riau Berlakukan Siaga 1
- Animo Pemilih Cerdas Meningkat,
Kapemary Apresiasi Pesta Demokrasi di Duri, Bengkalis

- Seribuan Masyarakat Riau Ikut Aksi Damai 22 Mei di Jakarta
- Geruduk DPRD Riau, Ratusan Mahasiswa Desak Masuk
- Tunggu Pemberitahuan MK,
KPU Kampar Belum Tetapkan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD Kabupaten

- Hampir Seluruh OPD Pemkab Pelalawan Habiskan Belanja ATK Rp80-Rp100 Juta/Tahun
- Kinerja PU-PR Pelalawan Disorot Fraksi PDI Perjuangan
- Tiga Petahana Gagal, ini Daftar 13 Caleg Lolos ke DPR RI Asal Riau
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan
- PKS Pemenang,
Berikut 45 Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis 2019-2024

- Kapolres Bidik Tersangka Lain Tindak Pidana Pemilu di Pelalawan
- Jelang Aksi 22 Mei, Wagub Imbau Warga dan ASN Riau tak Perlu Ikut Demo
- FH UIR Gelar Aksi Demo ke KPU Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com