Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Januari 2019 14:05
Pemkab Inhil Audiensi ke Kemenristek Dikti,
Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional


Sabtu, 19 Januari 2019 14:01
Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati

Jum’at, 18 Januari 2019 21:51
Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang

Jum’at, 18 Januari 2019 21:34
Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El

Jum’at, 18 Januari 2019 19:02
Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 kepada Seluruh OPD

Jum’at, 18 Januari 2019 18:55
Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi

Jum’at, 18 Januari 2019 18:35
Dandim 0314 Silahturahmi ke Kantor Bupati Inhil

Jum’at, 18 Januari 2019 17:33
Tak Terdaftar di DPT di seluruh Indonesia,
Warga Pertanyakan Keabsahan Identitas Calon Anggota KPU Bengkalis Subhan Eka Putra


Jum’at, 18 Januari 2019 16:54
BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas

Jum’at, 18 Januari 2019 16:50
Sepanjang 2019, BRG Targetkan Restorasi 143.000 Hektare Gambut Konsesi Perusahaan Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Agustus 2018 08:50
Dianggap Merusak Lingkungan, Legislator Kuansing Pertanyakan SOP Pengerukan Pasir di Sungai Kuantan

Aktifitas pengerukan pasir di Sungai Kuantan untuk material jalan dianggap merusak lingkungan. Ketua Komisi C DPRD Kuansing mempertanyakan standar operasionalnya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Andi Cahyadi Ketua Komisi C DPRD Kuansing dari daerah pemilihan Kecamatan Hulu Kuantan pertanyakan pengerukan pasir yang dilakukan pihak pelaksana proyek jembatan Lubuk Jambi dengan mengeruk pasir di Sungai Kuantan untuk dijadikan jalan alat berat membawa material.

Menurut Andi Cahyadi, apa yang dilakukan pihak pelaksana dapat merusak lingkungan, sebab kondisi sungai terbentukunya lubang-lubang kecil serta gunung kecil dari undakan pasir.

Kemudian, masalah perizinan, apakah menurut Andi Cahyadi, pihak pelaksana sudah mengantongi sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Menurutnya, tidak jelas standar operasional atau SOP-nya.

"Ini kan harus jelas, jangan seenaknya mengeruk pasir yang berada dibawah jembatan tersebut," tegas Andi Rabu (8/8/2018) tadi siang saat bincang-bincang dengan Riauterkini.com.

Karena kata, Andi Cahyadi, setiap bahan dan material dalam pengerjaan sebuah proyek, sudah harus jelas anggarannya.

"Untuk masalah ini, saya minta masyarakat jangan diam, karena ini sangat berdampak buruk terhadap lingkungan desa sekitar jembatan," sebut Andi.

Pelaksana Proyek Roni Saputra, terkait material, pihaknya sudah minta izin ke pemerintah desa. "Tidak ada masalah. Yang penting, setelah jalan tersebut selesai, pasir kami kembalikan ke tempat semula," jelasnya.

Sementara Kepala Desa Banjar Padang, Lenardi, menyebutkan, terkait nominal tidak ada pembicaraan dengan pihak pelaksana mengenai pasir tersebut. "Untuk nilai angkanya tidak ada atau pun ganti rugi terhadap pihak desa juga tidak ada," pungkasnya.*** (Jok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Tak Terdaftar di DPT di seluruh Indonesia,
Warga Pertanyakan Keabsahan Identitas Calon Anggota KPU Bengkalis Subhan Eka Putra

- Ketua RT/RW di Bengkalis Harus Jadi Penggerak Goro dan Kamtibmas dan Corong Pemerintah
- Banyak Jalan Rusak, Komisi III DPRD Inhil Mengadu ke Dewan Provinsi
- Caleg DPR-RI Ramli FE Dirikan Posko Pemenangan di Sorek
- Legislator Kuansing Minta Pemerintah Tambah Mesin Cetak e-KTP
- Dipimpin Arsadianto Rachman, Relawan Bravo 5 se-Riau Resmi Dikukuhkan
- Luhut Panjaitan: Pelantikan Syamsuar 19 Februari
- Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Bengkalis Siapkan 55 Relawan Demokrasi ke Masyarakat
- RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan
- Bawaslu Bengkalis Akan Rekrut 1.800 Pengawas TPS Pileg dan Pilpres 2019
- Yayasan Bening Nusantara Laporkan Panitia Pilkades Bonai ke Polres Rohul
- Politisi PDIP Sesalkan Langkah PLN Padamkan Lampu Jalan di Rengat
- Berkunjung ke KPU Kampar, KAMMI Ingatkan KPU Jaga Integritas 
- Rangkaian Agenda Kunker Kemenkomaritim di Pelalawan
- Putuskan PJU Jelang Pilpres, PLN Area Rengat Dinilai Lakukan Pembusukan Secara Politis
- Terkait Posisi Wabup, Pemprov Segera Surati Pemkab Rohul
- Tak Berdasar, Pemprov Riau Anggap Pernyataan Ketua GP Ansor Angin Lalu
- BKPP Umumkan 27 Nama Pejabat yang Lulus Lelang 17 Jabatan PTP Bengkalis 2018
- Caleg DPR RI Sayed Abubakar Assegaf Sampaikan 14 Program Prioritas Partai Demokrat di Dumai
- Ketua DPC PD Dumai Eko Suharjo: Jangan Mau Dihargai seperti Harga Binatang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com