Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK RI Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


Jum’at, 21 September 2018 17:03
KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul

Jum’at, 21 September 2018 17:00
Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis

Jum’at, 21 September 2018 16:58
Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Agustus 2018 19:38
Dewan Minta Bupati Kuansing Tindak Tegas PNS yang Nyaleg

Anggota DPRD Kuansing kembali ingatkan kembali terkait ASN yang nyaleg. Dewan meminta bupati untuk bertindak tegas.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Anggota DPRD Kuansing Rustam Efendi meminta bupati Mursini mengambil langkah tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencalonkan diri menjadi Caleg.

"Pegawai yang mencalonkan diri, harus diberhentikan," ujar Rustam Efendi, saat menyampaikan interupsi pada sidang Paripurna Dewan, dengan agenda jawaban Pemerintah, Senin (20/8/2018) tadi siang.

Menurut Rustam Efendi, aturan harus dipatuhi oleh seorang ASN ketika maju menjadi Caleg dan aturan ini kata dia sangat jelas.

Dikatakannya, dalam Pasal 240 ayat (1) huruf k Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dijelaskan jika sudah ditetapkan maka diwajibkan mundur dan pengunduran ini tidak bisa ditarik kembali.

Ini kata dia berlaku, bagi TNI, Polri dan ASN aktif.

"Untuk itu, ASN yang maju ini, kami ingatkan wajib mundur," tegasnya.

Kepada bupati, selaku kepala daerah, ia meminta agar aturan ini dijalankan sepenuhnya.*** (Jok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul
- Resmi Nyaleg, Sekretaris PWI Kuansing Ambil Cuti
- Massa FPPRB Gelar Aksi Demo di KPU Riau
- Berikut Jumlah Caleg Perdapil yang Diumumkan KPU Kuansing
- KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT
- Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman
- KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019
- KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019
- KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019
- Bahas Ranperda Aset, Pansus DPRD Kuansing Sambangi Depdagri
- Jeda Antara Plt dan Gubri definitif Dipastikan tak Lama
- Andi Nurbai Gugat Pemecatan PAN Atas Dirinya dari DPRD Kuansing
- Dewan Minta Pemprov Perhatinan Ponpes di Riau
- 370 Personel Polres Bengkalis Bakal Amankan Pemilu dan Pilpres
- Usir Balik Ketua GP Anshor dari Bumi Melayu,
Bukan Balas Dendam, Cuma Beri Pelajaran untuk GP Anshor

- ‎Dibantu TNI dan Linmas,
Pengamanan di 1.515 TPS Pemilu 2019 di Rohul Melibatkan 650 Personel Polri

- Sudah Dipecat PAN, Anggota DPRD Kuansing ini Tunggu Diberhentikan Gubri
- Cakra 19 Klaim.9 Bupati dan Walikota di Riau Dukung Jokowi
- Tidak Mendapat Dana Pusat, Dewan Tolak Pembangunan Pustaka Kuansing dari APBD
- Mahasiswa Ikut Soroti Kekosongan Kursi Wakil Bupati Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com