Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Nopember 2018 17:08
Perdana di Pekanbaru,
UMRI Dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA


Selasa, 20 Nopember 2018 16:24
Sambut Hari Juang Kartika, Korem 031/WB Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Selasa, 20 Nopember 2018 14:12
Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk

Selasa, 20 Nopember 2018 13:46
Sekda Lantik 136 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Inhil

Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Selasa, 20 Nopember 2018 10:30
Camat Kuantan Tengah, Kuansing Bantu panti Asuhan dan Lansia Tunanetra

Selasa, 20 Nopember 2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

Selasa, 20 Nopember 2018 06:57
Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat

Selasa, 20 Nopember 2018 06:54
Sekretaris Banggar DPRD Riau Pastikan Usulan Tambah Modal BUMD Rp3 Triliun Dicoret

Senin, 19 Nopember 2018 22:25
Sampah Rumah Tangga Berserakan,
Mahasiswa Stikes Hang Tuah Pekanbaru Beri Solusi Pada Warga Pulau Gadang


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 September 2018 17:41
Setelah 11 Tahun Dikuasai PT Palma I,
Warga Desa Penyaguhan Kini Terima Kembali Lahan Kebunnya


Warga Desa Penyaguhan, Inhu mendapatkan kembali lahan mereka setelah sekitar 11 tahun dikuasai PT Palam I. Anggota DPRD RI asal Riau Marsiaman Saragih yang turut memperjuangkan berharap pemerintah segera mengeluarkan sertifikatnya.

Riauterkini-INHU- Anggota DPR RI asal Riau, Marsiaman Saragih lakukan kunjungan kerja ke Desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Hulu, Inhu, setelah para petaninya berhasil mendapatkan kembali lahan mereka. Selama 11 tahun lahan itu dikuasai perusahaan PT Palma I.

Kedatangan politisi PDI Perjuangan ini disambut dengan konvoi sepeda motor dari warga setempat yang menganggap, Marsiaman Saragih berhasil memperjuangkan penyelesaian konflik lahan masyarakat dengan PT Palma 1 yang merupakan anak perusahaan dari PT Duta Palma.

Saat tiba di areal lahan, warga tampak memasang sejumlah spanduk yang berisi ucapan terima kasih kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Presiden RI yang telah mengembalikan hak lahan masyarakat yang dikuasai perusahaan, lebih kurang 11 tahun lamanya.

"Sekarang tinggal sertifikatnya saja yang belum diserahkan ke masyarakat," kata Marsiaman Saragih kepada wartawan di areal lahan.

Untuk itu, ia meminta pemerintah agar sertifikat tanah segera dikeluarkan sehingga masyarakat punya kekuatan hukum yang jelas dalam mengelola kebunnya tanpa merasa khawatir akan mengalami intimidasi dan gangguan dari berbagai pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sementara itu, Irwan Toni, anggota DPRD Inhu yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap, proses pengembalian hak lahan masyarakat bisa dipercepat.

"Jika itu terlaksana, maka masyarakat bisa mengelola lahannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari," ujarnya yang didampingi anggota DPRD Inhu yang lain, Halasson Sinaga.

Sebagai data tambahan, warga Desa Penyaguhan merasa dirugikan atas pengambilalihan lahannya secara sepihak oleh PT Palma 1. Padahal, lahan dengan luas 600 hektar tersebut dikelola masyarakat lebih awal sebelum perusahaan beroperasi.

Bahkan, persolaan ini sudah mengalami pasang surut dan sempat terkendala hingga masyarakat menggelar unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Inhu. Warga pun sempat menduduki lahan yang dimaksud. ***(rls/ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD
- Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat
- Sekretaris Banggar DPRD Riau Pastikan Usulan Tambah Modal BUMD Rp3 Triliun Dicoret
- Sampaikan RAPBD Kampar 2019, Bupati Kampar Akui Terus Berupaya Wujudkan 3i
- Cemari Sungai, DPRD Kuansing Minta PT SUN Ditutup
- 7 Proyek MY Batal 2018, Mulai 2019 Dijadikan Kegiatan Reguler
- Dinilai Tak Paham Pemerintahan, DPRD Kembali Akan Panggil Bupati - Wabup
- Seorang Caleg DCT di Pelalawan, Ikut Pilkades Menang dan Dilantik
- Pembangunan al-Qur'an Center Gubri Terpilih Terancam Tak Masuk APBD Riau 2019
- Besok, Cawapres Maaruf Amin Kunjungi Riau
- Ditaja Pijar Melayu,
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau

- Mendadak Dihampiri Ketua DPRD Kuansing, Ibu-ibu di Benai Merasa Tersanjung
- Bawaslu Riau Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 pada Media Massa
- Makan dan Minum SMA Plus Dihentikan, Waka DPRD Riau Tak Yakin Karena Anggaran
- Rakor Sehari,
DPMP Rohul Harapkan Panwas Bisa Selesaikan Sengketa Pilkades Serentak 2018

- KPU Kampar Tetapkan DPT Hasil Perbaikan Kedua 475.554 Pemilih
- Pilkades Serentak di Bengkalis, Tiga Desa Resmi Ajukan Keberatan
- KPU Riau Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 3,86 juta Pemilih
- Bertambah 25.045 Jiwa, KPU Tetapkan 387.039 Pemilih Pemilu 2019 di Bengkalis
- KPU Tetapkan DPTHP-2 Pemilu 2019‎ di Kabupaten Rohul‎ 314.903 Pemilih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com