Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 22:27
Target Menang, Golkar Riau Gelar Bimtek Aplikasi Saksiku

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 September 2018 17:41
Setelah 11 Tahun Dikuasai PT Palma I,
Warga Desa Penyaguhan Kini Terima Kembali Lahan Kebunnya


Warga Desa Penyaguhan, Inhu mendapatkan kembali lahan mereka setelah sekitar 11 tahun dikuasai PT Palam I. Anggota DPRD RI asal Riau Marsiaman Saragih yang turut memperjuangkan berharap pemerintah segera mengeluarkan sertifikatnya.

Riauterkini-INHU- Anggota DPR RI asal Riau, Marsiaman Saragih lakukan kunjungan kerja ke Desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Hulu, Inhu, setelah para petaninya berhasil mendapatkan kembali lahan mereka. Selama 11 tahun lahan itu dikuasai perusahaan PT Palma I.

Kedatangan politisi PDI Perjuangan ini disambut dengan konvoi sepeda motor dari warga setempat yang menganggap, Marsiaman Saragih berhasil memperjuangkan penyelesaian konflik lahan masyarakat dengan PT Palma 1 yang merupakan anak perusahaan dari PT Duta Palma.

Saat tiba di areal lahan, warga tampak memasang sejumlah spanduk yang berisi ucapan terima kasih kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Presiden RI yang telah mengembalikan hak lahan masyarakat yang dikuasai perusahaan, lebih kurang 11 tahun lamanya.

"Sekarang tinggal sertifikatnya saja yang belum diserahkan ke masyarakat," kata Marsiaman Saragih kepada wartawan di areal lahan.

Untuk itu, ia meminta pemerintah agar sertifikat tanah segera dikeluarkan sehingga masyarakat punya kekuatan hukum yang jelas dalam mengelola kebunnya tanpa merasa khawatir akan mengalami intimidasi dan gangguan dari berbagai pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sementara itu, Irwan Toni, anggota DPRD Inhu yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap, proses pengembalian hak lahan masyarakat bisa dipercepat.

"Jika itu terlaksana, maka masyarakat bisa mengelola lahannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari," ujarnya yang didampingi anggota DPRD Inhu yang lain, Halasson Sinaga.

Sebagai data tambahan, warga Desa Penyaguhan merasa dirugikan atas pengambilalihan lahannya secara sepihak oleh PT Palma 1. Padahal, lahan dengan luas 600 hektar tersebut dikelola masyarakat lebih awal sebelum perusahaan beroperasi.

Bahkan, persolaan ini sudah mengalami pasang surut dan sempat terkendala hingga masyarakat menggelar unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Inhu. Warga pun sempat menduduki lahan yang dimaksud. ***(rls/ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Target Menang, Golkar Riau Gelar Bimtek Aplikasi Saksiku
- Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih
- Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Tak Pasti, Komisi A DPRD Riau Sayangkan Sikap Pemerintah Pusat
- H-4 AMJ, Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Masih Gelap
- 11 Rusak Tergores,
Bawaslu: 3 Kardus Suara Pemilu di Riau Rusak Kena Hujan

- DPRD Riau Ucapkan Syukur Atas Peresmian Jembatan Siak IV dan Dua Fly Over
- Begitu Dilantik Jadi Gubri, Elit PAN Bersiap Usulkan Syamsuar sebagai Ketua DPW
- DPRD Kuansing Belajar Regulasi Kelola Wisata ke DPRD Kepri
- Komisi A DPRD Kuansing Kunjungi Inspektorat Batam
- Rusli Zainal Bersyukur Jembatan Siak IV dan Dua Fly Over Besok Diresmikan
- Jelang Pileg 2019, PAN Targetkan Kursi Ketua Dewan di Riau
- Minta Dispensasi JCH Langsung ke Batam,
DPRD Riau Beri Respon Positif Keinginan Meranti

- Pedagang di Pasar Telukkuantan Terharu Dikunjungi Ketua DPRD Kuansing
- Pedagang Curhat Kondisi Pasar Telukkuantan pada Ketua DPRD Kuansing
- Sebelum Masa Jabatan Berakhir,
Dewan Minta Wan Thamrin Hasyim Selesaikan Dua Persoalan

- Jelang Pemilu Serentak, KPU Bengkalis Gelar Rakor Pengamanan Kantor dan Logistik
- ‎Mengejutkan, 4 Calon Kades Bonai Akui Bayar Uang Pendaftaran Rp20 Juta ke Panitia Pilkades
- KPU, KPI dan Bawaslu Gelar Rakor Bahas Aturan Kampanye di Media
- Pleno Pilkades Bonai di Kantor Satpol PP Rohul Ricuh, Petahana Tetap Raih Suara Terbanyak
- PKS Sebut Alfedri akan Cocok dengan Hendry Munief sebagai Wabup Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com